[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 18

6 comments
[Salaryman Episode 18]
Dengan langkah penuh amarah Yeo Chi mendatangi Mo Ga Bi yang sedang berjalan dengan para eksekutif. Amarahnya hampir tak terbendung, Mo Ga Bi menatap tajam ke arah Yeo Chi.
Saat itulah Yoo Bang datang dan membekap mulut Yeo Chi sebelum mengucapkan sepatah kata. "Kenapa sih kau selalu begini kalau mabuk? Ayo cepat kita pergi." Yoo Bang menggeret Yeo Chi keluar.

”Aduh, kau ternyata kuat sekali! Maaf! Dia habis minum alkohol”. Yoo Bang memberikan alasan pada Mo Ga Bi dan lainnya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yoo Bang membawanya ke parkiran, dan melepaskannya. Yeo Chi menampar Yoo Bang, kenapa dia harus diihalangi?. “Tenangkan dirimu! Apa yang akan kau lakukan?” Memakinya lalu memukulnya?. “Saat ini kau tak bisa berbuat apa-apa Yeo Chi, tak bisa apa-apa!”
"Lepaskan! Jangan halangi aku!."teriak Yeo Chi.

Yeo Chi pun memukuli Yoo Bang, melampiaskan amarahnya karena mengatahui pembunuh kakeknya, dia mulai menanggis. Yoo Bang mengerti sepenuhnya perasaan Yeo Chi, "Pukul aku seperti ini. Asal kau bisa melampiaskan marahmu...Aku akan terima ribuan pukulanmu."
"Kakek! Kakek! Kakek!"teriak Yeo Chi dipelukan Yoo Bang, dan menangis histeris.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Dengan langkah gontai, Yeo Chi naik ke tempat tidurnya. Tak menghiraukan Yoo Bang yang pamit. Masih mencemaskannya, Yoo Bang berusaha membujuk Yeo Chi, "Ngomong-ngomong, di rumahmu ada makanan? Kita sama sekali belum makan. Kau mau makan apa?".

Yeo Chi masih tak menghiraukan Yoo Bang, memunggunginya. "Tadi kau mengamuk, sekarang kau mau membuatku mati frustasi melihatmu?". Yoo Bang menghela nafas, baiklah dia tak akan beranjak dari tempatnya sampai Yeo Chi berbicara padanya. Terlihat Yeo Chi masih diam saja.
Di bar, Hang Woo minum sendirian, kesal terhadap sikap Woo Hee yang acuh tak acuh kepadanya. Dirinya pun teringat saat dia berusaha cara untuk memberikan cincin kepada Woo Hee tapi tak berhasil.

”Cha Woo Hee...Aku akhirnya mengerti..kenapa para pria menjauhimu. Aku memang dingin dan arogan...Kau masih belum mengerti maksud sikapku?”gumam Hang Woo pada diri sendiri, dan dia pun bersumpah tidak akan menemuinya dan sampai dia meminta maaf duluan.
Kesal karena malam-malam pintu rumah Woo Hee digedor-gedor, terpaksa dia membukanya. Tadaa..Hang Woo yang dalam keadaan sadar, sumpahnya rupanya sumpah palsu. “Tidak akan! Aku takkan pernah mencarimu lagi”teriak Hang Woo mabuk.

Woo Hee memaksa Hang Woo pergi, namun dia bersikukuh tak mau pergi. “Katanya tak mau menemuiku lagi? Kenapa tidak pergi?!”. Hang Woo terdiam sejenak, kamar mandi. Cepat-cepat Woo Hee mengantar Hang Woo ke kamar mandi.

Ditunggu sejenak, kenapa tak keluar-keluar? Woo Hee menggedor-gedot pintu kamar mandi. “Wakil presiden!Kenapa tidur di sana?!Cepat bangun!”. Hang Woo benar-benar tak sadarkan diri.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Di kamar Yeo Chi, Yoo Bang memasaka daging bakar alias BBQ, untuk mengundang selera Yeo Chi. Mengiming-ngiminginya dengan daging lezat, “Yeo Chi serius kau tak mau makan? Aku saja yang habiskan, ya? Wah aku salah beli daging, Maksudku, kok bisa lumer sebelum aku mengunyahnya, hah?”
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Namun tetap saja Yeo Chi tak bergerak masih memunggungi Yoo Bang. Tak habis akal, Yoo Bang pura-pura tersedak makanan dan kehabisan nafas. Yeo Chi menghadap Yoo Bang, "Lihat nih, aku harus repot begini karena kau tak menyahut." lalu menyuruhnya makan.
"Aku tidak pantas minum air. Waktu kakek masih hidup, Aku adalah anak tak berguna. Juga ketika dia sudah meninggal."
"Sekarang baru kau mengerti bahwa kau cucu tak berguna bagi kakekmu? Makanya kumpulkan energi sekarang lalu lakukan sesuatu. Apapun itu."
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yeo Chi masih tetap menolak makan, "Cepat makan, kataku!". "Tidak mau!".
"Kau mau makan daging? Atau mau menciumku?". Yeo Chi terbengong, mengedipkan mata.
"Mau dimakan tidak dagingnya? Atau kau mau menciumku?! Kau mau kunyah dagingnya dan isi perutmu? Atau mau menciumku dan mengalirkan liurmu ke mulutku?"

Omongan Yoo Bang yang makin ngaco membuat Yeo Chi langsung makan makanan yang disodorkan Yoo Bang. Dan diapun disuapin. “Ayo, makan. Cantiknya! Habis ini kita ciuman, ya?”.
Aiih..adegan yang bikin jeles 100juta kuadrat.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Dengan pelan-pelan, Hang Woo keluar dari kamar mandi. Mendapati Woo Hee yang tertidur di sofa, "Waduh, kenapa aku tidur di kamar mandinya? Ini bukan gayaku”.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Woo Hee rupanya tak tidur, menyuruh Hang Woo untuk menyiram toiletnya. Hang Woo manjadi kesal karena dia pasti mendengar ucapan Hang Woo tadi. "Di atas meja makan, kubuatkan teh madu. Kalau kau belum makan, Makanlah sebelum kau pergi. Itupun kalau kau suka." Tanpa babibu Hang Woo langsung makan dengan lahap.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yoo Bang kini tahu kalau Yeo Chi hanya berpura-pura kecanduan alkhol demi bisa menyusup ke Chun Ha. Tentunya sambil menikmati es krim berdua. “Lalu? Sudah ada yang kau dapat?”.
"Ternyata tidak semudah yang kupikirkan."keluh Yeo Chi.
"Kasihan sekali! Aku begitu mengkhawatirkanmu. Itu karena aku tidak tahu. Jujur saja, sebenarnya kau bisa bisikkan padaku rencanamu itu."
"Tapi kau kan orang sibuk. Dan kau juga menderita karena aku. Jadi aku akan menyelesaikan masalahku sendiri."
"Kau ternyata sudah dewasa. Tapi tetap menyedihkan."puji Yoo Bang.
-Jika kalian membaca sinopsis Salaryman ini bukan di blog pelangidrama, maka sinopsis ini telah dicopas guys, waspadalah!-

Yeo Chi juga menyuruh Yoo Bang untuk berhati-hati terhadap Choi Hang Woo, “sepertinya dia ingin menghancurkan perusahaan”terang Yeo Chi. Yoo Bang tertawa karena hal itu tak sudah dikhawatirkan.
Di ruangan Presdir Mo Ga Bi, Hang Woo memberikan saran agar seluruh saham Paeng Song dibeli Chun Ha. "Kalau kita biarkan mereka...Kesuksesan mereka akan membuat citra perusahaan ini merosot." Dan Mo Ga Bi pun setuju dengan saran Hang Woo, dia akan memperlihatkan kekuatannya pada Yoo Bang.

Beom Jeunglah yang tak sependapat, “opini publik kepada kita tidaklah bagus”. Hal ini langsung dibentaknya oleh Mo Ga Bi yang membuat Beom Jeung terdiam.
"Kita sudah sepakat...jalankan rencana itu segera."perintah Mo Ga Bi.
"Dalam pertempuran seperti ini, kita perlu uang dalam jumlah yang cukup banyak."
"Waktu lebih penting daripada uang. Kita harus jalankan rencana ini berapapun uang yang diperlukan."

Sepeninggal Hang Woo, Mo Ga Bi bertanya kepada Beom Jeung berapa yang Yeo Chi inventasikan ke Paeng Seong. “Sekitar $4 juta”jawab Beom Jeung.
Mo Ga Bi memanggil Yeo Chi selagi dia sedang spa. "Uang yang kau investasikan kepada Yoo Bang...Berapa lama akan kau investasikan ke sana?". Yeo Chi melihat sebuah batu besar untuk spa, terlintas dipikirannya untuk memecahkan kepala Mo Ga Bi tentunya.

Mo Ga Bi membentak Yeo Chi dan mengulangi pertanyaannya lagi. Yeo Chi tersadar.
"Kenapa kau menanyakan itu?" Yeo Chi balik tanya.
"Tarik investasimu dan bawa kepadaku."
"Itu bukan uangku. Kakek..."suara Yeo Chi tercekat.
"Kakekmu sudah mati! Mati!. Jadi itu uangmu."teriak Mo Ga Bi kembali.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yeo Chi benar-benar menahan semua amarahnya saat Mo Ga Bi menyuruhnya untuk memijatnya. Yeo Chi mengambil batu dengan gemetar, ingin rasanya memukulnya. Logika Yeo Chi kembali, dia memijat Mo Ga Bi.
"Ngomong-ngomong, apakah kau...mendapat perintah dari Yoo Bang? Dan memata-mataiku?."
"Ah, Presiden! Mana mugkin itu terjadi! Yoo Bang itu mata-mataku. Kenapa aku harus menerima perintah dari dia?" Yeo Chi mencari-cari alasan. Mo Ga Bi tetap memaksa Yeo Chi untuk menarik dana dari Paeng Seong.
Dan jadilah Yeo Chi binggung setengah mati, pilihan yang sulit jika dia tak tarik dananya maka Mo Ga Bi akan curiga padanya. Dia menemui Yoo Bang di pabriknya,
"Kembalikan uang investasi Yeo Chi."perintah Yoo Bang pada Han Shin.
Semuanya terkejut. Yoo Bang hanya tak ingin usaha Yeo Chi memperoleh kepercayaan Mo Ga Bi musnah. Yeo Chi tetap masih mencemaskan Mo Ga Bi yang akan menghancurkan Mo Ga Bi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
“Ini masalah besar. Hang Woo membeli obligasi-obligasi Paeng Seong Enterprise!”ujar Jang Ryang yang menelepon Yoo Bang kemudian.

Benar saja, baik Beom Jeung dan Hang Woo mulai mendekati pemegang obligasi (surat utang) Paeng Seong.
Semuanya berkumpul, Yoo Bang, Jang Ryang, Yeo Chi dan Bun Kwae. Semuanya mencari cara untuk menghentikan pihak Chun Ha membeli semua obligasi, namun Jang Ryang pesimis. “Kalau 80% obligasi Paeng Seong Enterprise jatuh ketangan Hang Woo, dan kita jatuh bangkrut. Maka tak ada jalan lain bagi kita untuk menyelamatkan perusahaan ini”.

Yeo Chi ternganga mendengarnya. " ‘Mae Gwi Chu Ma’ " (Beli hantu jalankan usaha) Kalau kau punya banyak uang, hantu saja bisa kau beli untuk menjalankan usaha”terang Jang Ryang.

Sedang di ruangan yang berbeda namun satu restoran dengan Yoo Bang, Beom Jeung dan Hang Woo merayakan kemenangan mereka. Di sisi lain, Woo Hee jelas tidak senang dengan cara Hang Woo yang ingin menghancurkan Yoo Bang.

Saat di kamar kecil, Woo Hee kaget bertemu dengan Yeo Chi. Mereka sama-sama tahu kalo Yoo Bang dan Hang Woo ada di restoran yang sama.

Yeo Chi kembali ke ruangan mereka, dan memberi tahu Yoo Bang. Bun Kwae memberikan saran kepada Yoo Bang yang pernah mereka lakukan sebelumnya, “aku dan Yoo Bang...kami berdua pandai dalam satu dua hal. Kalau tidak ada jalan lain, Jadi orang bodoh dan sederhana adalah yang terbaik. Kita bagus dalam hal itu, bukan?”ujar Bun Kwae nyengir.
”Maksudmu berlutut sambil menangis dan menarik-narik celananya? Memohon-mohon ampun dan minta tolong?”tanya Yeo Chi bergidik ngeri.
Tanpa banyak bicara Yoo Bang ke ruangan Hang Woo. Jang Ryang dan Yeo Chi mengira Yoo Bang akan berlutut memohon.

Begitu melihat Yoo Bang dan Bun Kwae masuk, tawa Hang Woo berhenti. Seketika Bun Kwae berlutut. “Kalau mau berlutut...Bukankah yang harus melakukannya adalah Presiden Yoo?”tanya Hang Woo arogan. Sedang Yeo Chi melihatnya di depan pintu.

Yoo Bang hanya menatap tajam Hang Woo, walau Bun Kwae manarik-menariknya. Yoo Bang perlahan akan berlutut, Yeo Chi tak tega melihatnya. Namun, “Oh, Lututku sakit! Kurasa aku tak bisa berlutut.Dokterku melarangku berlutut. Katanya lututku tak boleh lecet”.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yoo Bang mengambil cangkir Hang Woo dan menyiramkannya sisa air. "Jadi kau memilih untuk mati dijalanan?"ancam Hang Woo. Yoo Bang kembali membuang air ke wajah Hang Woo, "Aku tak bisa minum dari cangkir retak."
"Perusahaan besar harusnya punya rasa tanggung jawab sebagai perusahan besar. Perusahaan kecil ini sudah bekerja dengan rajin. Tapi kau mau menghabisi seekor lalat? Itukah kerjaan perusahan besar?"teriak Yoo Bang panas.

Tak lupa Yoo Bang menjitak keras kepala Bun Kwae, dia tak sudi mengemis dan tak akan membiarkan Hang Woo menghancurkan dirinya begitu saja. “Kalau kau mematahkan tulangku, paling tidak aku masih bisa membuat matamu berdarah. Biarpun aku berlutut...Memangnya kau mau menyelamatkan kami? Yang ada lututku malah memar!”
-Jika kalian membaca sinopsis Salaryman ini bukan di blog pelangidrama, maka sinopsis ini telah dicopas guys, waspadalah!-

Yoo Bang menjitak Bun Kwae lagi, “ayo pergi”. Di luar Yeo Chi memandangnya dengan senyum lebar.

Di dalam, Hang Woo meminta Beom Jeung untuk membeli obligasi Paeng Seong. “Akan kuhancurkan mereka tanpa sisa”. Woo Hee yang berada disampingnya mendelik akan sikap Hang Woo.

Dari semula Woo Hee memang gamang akan rencana Hang Woo yang ingin menghancurkan Yoo Bang, jelas saja Hang Woo langsung bete. Dan meninggalkan Woo Hee dipinggir jalan.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Woo Hee yang dtinggal begitu saja tidak langsung pulang, namun mampir ke butik yang dulu memberikan hadiah 10 setel baju karena pelanggan ke 10.000. Pelayan toko jujur kalau sebenarnya seorang pria tampan yang membayarnya, akhirnya Woo Hee tahu Hang Woolah orangnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Di dorong atas rasa penasaran akan perasaan Hang Woo pada dirinya, Woo Hee memutuskan untuk pergi ke apartemennya. Belum sempat bertemu Hang Woo, dia buru-buru bersembuyi ketika Mo Ga Bi juga datang.
”Kenapa perempuan itu ke sini? Apakah dia mencoba merayu Hang Woo?”gumam Woo Hee.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Mo Ga Bi memang mencoba merayu Hang Woo namun tak mempan, Mo Ga Bi pun mengarang cerita masa lalu yang indah dirinya dengan Hyung-nya Hang Woo. "Maafkan aku. Demi pamanku, aku harusnya lebih memperhatikanmu."
"Akulah yang harusnya lebih menjagamu. Aku dan kau...saama-sama kehilangan orang yang kita cintai. Kalau kau merasa kesepian,hubungi aku."
Jengah akan kata-kata Mo Ga Bi membuat Hang Woo mengusirnya secara halus.
Di luar, Woo Hee penasaran akan keduanya. Lantas langsung bersembunyi saat Mo Ga Bi keluar dan mendengar percakapan dia dengan seseorang di telepon, “kau tak perlu kuatirkan Hang Woo. Dia hanya tertarik untuk balas dendam atas kematian ayahnya. Karena Jin Shi Hwang sudah mati,dia bukan ancaman kita lagi”.

Pertanyaanpun muncul dibenak Woo Hee, “Ayah Hang Woo meninggal..karena Presiden Jin?”. Namun dia masih ragu-ragu untuk menemui Hang Woo. Tak sengaja dia keseleo karena dikagetkan pintu terbuka oleh Hang Woo.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Hang Woo pun membebat kaki Woo Hee. "Presiden Mo Ga Bi...kau percaya padanya? Tadi aku melihatnya keluar dari sini."terang Woo Hee.
"Apapun yang terjadi, aku ingin kau mempercayaiku. Biarpun semua orang mencaci dan mengutukku,aku ingin kau ada di pihakku. Agar aku tidak merasa takut lagi."

Woo Hee pun tergagap begitu mendengar kata-katanya, hanya ucapan rasa terimakasih karena membelikan dia pakaian, tas dan membebatnya.
”Kalau sudah tahu, kau harus baik padaku. Jangan membuatku menyesal menjadikanmu sekretarisku”kilah Hang Woo.
Di sebuah kedai pinggir jalan, Jang Ryang menghampiri Yoo Bang yang minum sendirian, mencelanya karena tidak meminta kebaikan Hang Woo. Bukan Yoo Bang namanya jika tak punya perlawanan, kali ini dia punya satu cara.
"Kata orang, semua masalah bisa diselesaikan dengan uang. Untuk menang,dia akan mengambil alih perusahaan."
"Kesimpulanmu memang bijaksana."ucap Jang Ryang sinis.
"Karena sudah pasti Paeng Song akan diambilnya,akan kuberikan Paeng Seong padanya, dan akan kuambil Chun Ha Group sebagai gantinya."

”Lantas bagaiman caranya?”. ‘Heo shil sang ran’. "Chaos, mengacaukan kebenaran dan kesalahan" Membuat Chaos dengan mangacaukan kebenaran dan kesalahan. Atau lebih tepatnya melakukan penipuan kepada orang penipu.

Keesokan harinya, di ruang kerja Presdir Mo Ga Bi, Hang Woo mengemukakan mereka sudah membeli obligasi Paeng Seong group 60%, dan 20% dari lagi cukup untuk menghancurkan Paeng Seong. Sedang total $25juta obligasi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Sesaat kemudian, di luar Beom Jeung menginformasikan bahwa obligasi Paeng Seong sudah berubah, menjadi $30juta. “Tidak ada jalan lain. 80% dari $30 juta adalah 24.
Berarti kita perlu dana tambahan”ucap Hang Woo.

Namun mendadak Hang Woo teringat dengan kata-kata Yoo Bang sebelumnya. Dia menyuruh untuk mengawasi Yoo Bang, Hang Woo jelas tidak ingin kalah untuk kali ini.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Di sebuah klub malam, Yoo Bang mengendarai mobil mewah, dengan penampilan yang perlente dan glamor. Menghambur-hamburkan uang ke para pelayan.

Beom Jeung melaporkan kepada Hang Woo perubahan sikap Yoo Bang yang dirasa sudah jatuh di gemerlap dunia malam, bahkan berjudi. “Akhirnya dia merasakan juga nikmatnya uang”pikir Hang Woo.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Benar saja, Yoo Bang kesal karena dirinya kalah di tempat judi. “Apa ini? Kenapa begini ? Kalah jadinya! Aku bisa gila. Kalian jangan ke mana mana. Diam saja di sini! Aku ambil uang dulu, lalu kembali”.

Yeo Chi datang ke kantor Paeng Seong , hanya ada Bun Kwae dan Han Shin. Dirinya mencari Yoo Bang, "Aku tadi ke restoran kentang rebus tapi dia tak ada di sana."
Bun Kwae menjelaskan sekarang Yoo Bang tidak doyan makanan seperti itu, dia sekarang lebih elit. Yeo Chi tak percaya begitu saja.
”Sekarang dia arogan dan boros. Dia menjadi simbol Hedonisme."jelas Han Shin.
"Yoo Bang, bajingan tengik. Di mana dia sekarang?"bentak Yeo Chi mulai panas.
Sementara itu Yoo Bang sedang asik dengan beberapa wanita penghibur, memberikan uang begitu mudahnya. Pintu digebrak, Yeo Chi masuk. Mengusir para wanita yang tetap tak bergeming di samping Yoo Bang.
"Cepat keluar, *@&#^$%!*! “
“Lihat dia memaki kita”.
“Mau tambah lagi, *&%^$!^%#$%*?Kenapa *%^%^#%* berani *^^@#%^$* dengan *&*^$*! Dasar *%%#. Pergi tidak?!"teriak Yeo Chi diiringi sumpah serapah.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Setelah semua pergi, Yeo Chi menghampiri Yoo Bang dengan botol kosong yang dikira mau menjitak kepala Yoo Bang dengan itu, rupanya tidak. Yeo Chi merasa bersalah karena mengira dialah penyebab Yoo Bang frustasi.
"Maafkan aku. Aku sudah bersalah, Yoo Bang."ucap Yeo Chi lirih.
"Siapa Yoo Bang? Namaku sudah berubah. Yang lama sudah terlalu melekat. Versailles Yoo."
"Versailles?"tanya Yeo Chi masih heran.
"Versailles Yoo. Yoo itu bukan aksen daerahku. Nama pendekku! Nama panggilan! Bagaimana ? Semua suka, kan!"
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yeo Chi tak sanggup lagi, dia langsung memeluk Yoo Bang.” Aku bersalah.. Yoo Bang, aku bersalah! Sadarlah!”seru Yeo Chi mengguncang-guncang tubuh Yoo Bang.

Bun Kwae mendekat, mewek. “Yoo Bang, aku juga. Aku juga bersalah. Kembalilah ke dirimu yang dulu”. Sedang Yoo Bang tak mengerti dengan keduanya, “kenapa menangis? Apa yang telah kuperbuat?”tanya Yoo Bang heran.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Di Chun Ha, staff Hang Woo panik, dan mengabarkan kepada Hang Woo dan Beom Jeung kalau Obligasi Paeng Seong nominalnya naik menjadi $35 juta. Hang Woo sadar, jadi uang yang dihambur-hamburkan Yoo Bang berasal dari obligasi (utang pada investor) Paeng Seong.

Beom Jeung berusaha menghentikan Hang Woo karena bisa melebihi budjet Chun Ha, namun Hang Woo tetap bersikeras membeli obligasi Paeng Seong. *Obligasi adalah surat pengakuan hutang, jika obligasi ini di beli Chun Ha maka otomatis Paeng Seong akan berutang kepada Chun Ha, ini yang diharapkan Chun Ha agar bisa mendeklarasikan kebangkrutan Paeng Seong*
-Jika kalian membaca sinopsis Salaryman ini bukan di blog pelangidrama, maka sinopsis ini telah dicopas guys, waspadalah!-

Terlihat jelas Beom Jeung semakin cemas, namun Hang Woo menenangkan semua sudah ada dikendalinya.
Di lain pihak, Yoo Bang a.k.a Versailles Yoo kesal karena tak bisa memukul bola golf. Yeo Chi dan Bun Kwae menahan gemas, Jang Ryang yang barusan datangpun langsung disamperin sama Yoo Bang.

”Kembalikan uangku, uang yang kau investasikan untuk masa depan! Kembalikan!”teriak Yoo Bang emosi sambil mencengkram kerah Jang Ryang.

Keduanya berkelahi, untung Yeo Chi dan Bun Kwae langsung melerai. “Kenapa berkelahi, kitakan ada dipihak yang sama!”jerit Bun Kwae. Yoo Bang menggeret Jang Ryang ke tempat lain. Terlihat orang suruhan Hang Woo yang memata-matai gerakan Yoo Bang.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Bun Kwae menggedor-gedor pintu, di baliknya hanya ada Jang Ryang dan Yoo Bang. Keduanya berbicara serius dan tahu ada orang Chun Ha yang mengamati, "Hang Woo masih terus memburu obligasi kita."ujar Jang Ryang
"Sudah berapa banyak?"
"Sudah lebih dari $20 juta."
"Berapa banyak bisa kau tingkatkan jumlah 'siluman' pemegang obligasi? Kita harus terus berusaha hingga Chun Ha Group mengeluarkan uang sebanyak-banyaknya."

Rupanya Yoo Bang memasang perangkap dengan obligasi palsu, sehingga dana Chun Ha semakin membengkak membeli obligasi tersebut, Yoo Bang menggunakan cara yang sama saat Mo Ga Bi menyita harta Yeo Chi menggunakan perusahaan siluman.
”Dia itu manusia yang penuh kesombongan. Dia sudah seperti gunung berapi memuntahkan keserakahan sejak dia jadi Presiden”terang Jang Ryang.
Bertemu dengan Mo Ga Bi, Yeo Chi diajaknya ke sebuah lelang barang yang berkelas. Tak disangka mereka bertemu dengan Yoo Bang. Sempat saling adu hinaan, membuat Mo Ga Bi benar-benar kesal. Sedang Yeo Chi tak habis pikir dengan tingkah Yoo Bang.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Lelang dibuka dengan sebuah lukisan seharga $300rb. Harga terus naik, Yoo Bang dan Mo Ga Bi belum menawar. Akhirnya Mo Ga Bi menawar dengan harga $650rb, Yoo Bang mengacungkan tangan, $660rb. Mo Ga Bi tak mau kalah, demikian seterusnya sampai membuat Bun Kwae dan Yeo Chi ketar ketir karena penawaran Yoo Bang. “Ah aku tak jadi beli”ucap Yoo Bang detik-detik penawaran terakhir. Akhirnya jatuh di tangan Mo Ga Bi seharga $2juta!
”Selamat, Presiden Chun Ha Group Mo Ga Bi. Ku tidak keterlaluan, kan, hari ini?”ucap Yoo Bang dengan tawa kemenangan.
Di Chun Ha tepatnya ruangan Mo Ga Bi, Beom Jeung benar-benar tak percaya dia membeli lukisan seharga $2juta. Memaparkan kalau kondisi keuangan Mo Ga Bi benar-benar tidak bagus, kau terpaksa menjual saham-sahammu!

Mo Ga Bi malah menghardik, “aku tidak mau mendengarnya”!. Beom Jeung tetap tak diam, "Kau merasa perlu memajang lukisan itu seperti ini agar orang bisa kagum padamu Kemewahanmu, pemborosan, tamak, iri!”

Bukannya sadar, Mo Ga Bi mengancam akan memecat Beom Jeung. Kecewa dengan perubahan sikap Mo Ga Bi yang disukainya dulu Beom Jeung langsung pergi. Lantas Mo Ga Bi menanggisi Lukisan seharga 2juta yang tadi dibantingnya.
Telepon Mo Ga Bi berdering, rupanya Jang Ryang yang menelepon mengajaknya makan bersama. Seperti biasa, Jang Ryang berusaha mengambil hati Mo Ga Bi dengan puja-pujinya.

Di tengah-tengah dinner mereka, klien Jang Ryang menelepon menanyakan masalah investasi. Mendengar percakapan keduanya, Mo Ga Bi tertarik untuk berinvestasi. "Ini informasi yang kuberikan hanya kepada para konglomerat. Sebentar lagi perusahaan energy akan booming."

Mo Ga Bi semakin tertarik saat Jang Ryang mengatakan investasi masa depan ini bisa menguntungkan 200%. Keduanya semakin dekat.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Sebaliknya, Beom Jeung frustasi akan sikap Mo Ga Bi. Tergeletak sebuah amplop coklat berisi surat wasiat Presdir Jin yang asli. “Jangan sampai kau kuhancurkan dengan tanganku sendiri. Aku mohon. Jangan lagi kecewakan aku!”

Telepon Beom Jeung berdering, rupanya dari Yeo Chi yang mengajaknya bertemu. Yeo Chi menyinggung supir kakeknya. Sedang di belakang Yeo Chi tak jauh ada Yoo Bang. Beom Jeung terpaksa menyetujui bertemu dengannya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Akhirnya couple Woo muncul. Hang Woo menyuruh Woo Hee mencari barang yang ada dilacinya via telepon, alih-alih menemukan berkas, Woo Hee mendapati sebuah kotak berisi cincin. Perlahan Hang Woo mendekati Woo Hee..tersenyum manis.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Di sebuah bar, Yoo Bang mendiskusikan sesuatu dengan Yeo Chi. Beom Jeung datang, tak menyangka di sana ada Yoo Bang..

Prolog :
Sinopsis History of The Salaryman Episode 18
Yoo Bang a.k.a Versailles Yoo satu mobil dengan wanita penghibur yang menemaninya tadi di club. Dia mulai menggoda Versailles Yoo. Selanjutnya wanita penghibur aku sebut Wp.
Wp : Oppa, Yang rambut merah tadi itu sapa sih ?
Versailles Yoo (VY) : Siapa? Yeo Chi? Dia itu penguntitku.
WP : Yeo Chi cantik...atau aku yang lebih cantik?
Lantas Versailles Yoo mengamati wajah wanita di sampingnya, dan menjawab dia lebih cantik 100x dari si wanita rambut merah (Yeo Chi-red) dan menggodanya.
VY : Jangan sebut-sebut lagi nama serangga itu lagi.
Dan wanita si rambut merah muncul tiba-tiba dari belakang seperti hantu, dan menyumpah serapah si wanita penggoda tadi.
Wanita Si Rambu Merah (WSRM) : Kau *$%^#&@* Berani berselingkuh? Kau bilang dia lebih cantik dariku?!*pandangan mata seorang siap membunuh*
VY : Apa yang kau lakukan? Kau cemburu?*cengengesan*
WSRM : Cemburu? Cemburu pada bajingan sepertimu?*Mencekik Versailles Yoo teramat sangat kuat*
VY : Sepertinya kau benar-benar cemburu! Ternyata! Oh ternyata!*Malah terlihat senang*

Written & Images by Asri Rf @pelangidrama
Shared by pelangidrama
Indosub thanks to papario @islandsub
Don't shared to other sites guys.

6 Responses so far.

  1. ahjussi ini cakep klo pake ungu ungu

  2. irfa says:

    setelah nonton sampe tamat baru berani baca sinopsisnya.. aku orang yang suka ga fokus nonton kalo udah baca sinopsisnya.. dari dulu sebenernya ingin baca.. tapi terus menahan diri..

    thanks banget PD udah bikin sinopisnya... jadi lebih ngerti omongan mereka...

    suka banget sama WooWoo couple.. di episode 19.. Hang Woo akhirnya berhasil melamar Woo Hee ya.. ga sabar baca sinopsis selanjutnya nih..

  3. haisaya gomawo yo as, dikau ingat pesananku, coyple Y makan baskin robin berdua jadi ngiler aku wkwkwkw, ampun dah versailes Yoo ammpun deh hahahaha, 4 episode lagi as ni kita hwatingnya ya, sebenarnya ga rela berpisah dengan ahjusi wkwkwkwk

  4. Anonim says:

    Kak ari dan asri semangat ya! Tinggal beberapa eps lg.
    Fighting
    ~sukma~

  5. makin seru..si yoo bang ini licik juga yah..haha

  6. Versailless Yoo!!

    kekekek....Unik sekalee drama ini.

    Love Woo2 Couple :)

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here