[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 19

3 comments
~Sinopsis Salaryman Episode 19~
Beom Jeung datang menemui mereka, Yoo Bang menawarkan minuman. Tanpa basa-basi Yoo Bang langsung pada inti permasalah mengenai mantan supir kakek Yeo Chi. “Dia mengirimku SMS aneh. Lihat saja sendiri”ujar Yeo Chi setengah mabuk sambil menyodorkan telepon genggamnya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Beom Jeung membacanya. "Maaf. Aku telah berbuat salah kepada Presiden Jin". Beom Jeung pusat pasi. Yeo Chi yang rupanya pura-pura mabuk merasa keheranan kenapa supir kakeknya mengirim pesan demikian. "Mungkin bukan mobil. Tapi dia telah mencuri sesuatu yang sangat berharga. Selama Presiden Jin menderita penglihatannya."sergah Yoo Bang penuh sindirian.

Sadar jika diteruskan maka tindakan mencuri surat wasiat terbongkar, Beom Jeung berjanji kepada keduanya untuk mencari tahu. Beom Jeung buru-buru pergi.

Sepeninggalan Beom Jeung, Yoo Bang kurang yakin dengan sikap tenang Beom Jeung. “Jadi benar, bahwa supir Yang terlibat dengan kematian kakek?”tanya Yeo Chi curiga.
Di luar, Beom Jeung dengan rasa marah yang menggelegak langsung menghubungi mantan supir Presdir Jin. Namun terdengar nada pesan. Dia meninggalkan pesan untuk menghubunginya segera, dengan berteriak tentunya. Di lain pihak, Yoo Bang menyuruh Han Shin untuk mencari jejak supir tersebut.
Kembali ke Woo-couple. Cincin yang dimaksud Hang Woo sudah ditangan Woo Hee, dan dikejutkan dengan datangnya Hang Woo di belakangnya dan merentangkan tangan. "Kau belum pernah lihat cincin? Kenapa terkejut?"
”Ini karena kau menatapku seperti kucing garong!”balas Woo Hee, dan kemudian langsung grogi menanyakan untuk siapa cincin tersebut. “Ah sebegitu bebalnya kah malah bertanya untuk siapa itu?”. Setengah kesal ingin menjawab namun semuanya diinterupsi dengan nyelonongnya Mo Ga Bi.

Buru-buru Woo Hee menyerahkan kembali cincin tersebut ke Hang Woo dan meninggalkan mereka berdua. Mo Ga Bi mendekati Hang Woo dan menanyakan untuk siapa cincin tersebut, apa untuk Cha Woo Hee?, terlihat sangat tidak senang. Namun demikian langsung disangkalnya oleh Hang Woo. Betapa kecewanya Woo Hee yang sengaja menguping di balik pintu.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
”Cha Woo Hee, jangan mimpi! Ahh..Tapi kenapa manusia satu itu selalu menggoda hayalanku seperti itu? Kurang ajar kau pikir aku apa? Apa aku ini mainanmu?”gerutu Woo Hee bercampur kesal.

Keduanya keluar dan pergi bersama. Mendadak Woo Hee merasa cemburu.
Mereka pergi ke sebuah bar, entah berniat mengikuti, terlihat Woo Hee memandangi mereka tak jauh. Sedikit mabuk dengan muka cemburu, “apa yang mereka bicarakan, kenapa berbisik-bisik? Apakah kalian sedang kencan?”. Woo Hee benar-benar merasa penasaran.

Sedang Mo Ga Bi bertanya mengenai perusahaan Golden Brother di mana dulu Hang Woo bekerja. Hang Woo merasa tak senang karena tahu rencana Mo Ga Bi mau mengalihkan perusahaan Chun Ha resort ke mereka. Gagal membujuk Hang Woo, lantas Mo Ga Bi pun memohon dengan muka memelas agar Hang Woo merekayasa laporan keuangan Chun Ha. Hang Woo tetap tegas menolaknya.

Saat hendak pergi, Hang Woo sepintas melihat Woo Hee yang kini sudah tak sadarkan diri karena mabuk. “Kau menguntitku ke sini?”tanya Hang Woo yang ketika tahu Woo Hee sudah tak sadar, dan dia pun memejamkan mata, mengerang kesal.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
”Apa aku tukang antar barang? Apa aku harus mengantarkanmu begini setiap hari?!”geram Hang Woo yang terlihat kesusahan menggendong Woo Hee. Dan sepanjang perjalanan Hang Woo menggerutu curiga kalau Woo Hee sengaja menaikan berat badannya untuk menyiksa dirinya.
Beom Jeung langsung bertemu dengan mantan supir Presdir Jin, “Kenapa kau kirim SMS kepada Yeo Chi?!”. Beom Jeung benar-benar tak habis pikir. Supir Yang merasa bersalah dan mengaku saat itu dia mabuk. Beom Jeung tak mau tahu, karena keadaan sudah terlanjur dia menyuruhnya untuk segera mengganti no. hp dan pindah dari Seoul. Secepatnya!
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Keesokan harinya Woo Hee bangun dengan rambut tak karuan. Sebuah catatan dibacanya dari Hang Woo. “Jangan lupa turunkan berat badanmu. Memangnya kau mau menikah dengan berat segitu?”.
“Arrgh..seharusnya aku tak minum banyak semalam!”erang Woo Hee.

Tak selang berapa lama, teman Woo Hee menghubunginya dan mengabarkan kalau telah ditemukan sidik jari Presdir Mo Ga Bi pada alat suntuk insulin Presdir Jin. Woo Hee terbelalak mendengarnya, segera dia menemui temannya. Mengambil bukti sidik jari tersebut.
”Presiden Mo Ga Bi...jadi kau yang menukar alat suntik itu”gumam Woo Hee pada diri sendiri. Kini dia bimbang apa harus mengatakan kepada Hang Woo atau tidak. Namun dia teringat dengan peringatan Hang Woo untuk menjauhi masalah 'pembunuhan' Presdir Jin dan untuk tidak mengatakan apapun kepada Yeo Chi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Namun Woo Hee teringat kalau Mo Ga Bi yang tiba-tiba mendekati Hang Woo dan kata-kata dia sudah mengatasi Hang Woo yang sengaja dia dengar saat di apartemen Hang Woo. “Presiden Mo Gabi...Aku yakin dia sedang memperalat Hang Woo. Aku tidak boleh diam saja!”. Woo Hee berniat menyelamatkan Hang Woo dari mulut serigala berbulu kambing tentunya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Di Chun Ha, seperti biasa sambutan kata panjang umur didengungkan oleh karyawan Chun Ha pada Mo Ga Bi yang lewat. Bersama Beom Jeung, So Ha dan Hang Woo mereka bertemu dengan Yeo Chi di lift pribadi Mo Ga Bi. Dengan sebotol minuman keras. Berpura-pura tampak menyedihkan.
Tiba di ruangannya, Mo Ga Bi kesal dengan gosip-gosip karyawan Chun Ha. Namun Beom Jeung menanggapi biasa-biasa saja, hal ini membuat Mo Ga Bi naik pitam. “Isi hati semua orang harus bisa diatur! Pasang kamera tersembunyi di seluruh pojok perusahaan! Dan tangkap orang-orang yang memata-mataiku”.

Beom Jeung yang semula keberatan dan protes akhirnya tak kuasa menolaknya. “Aku tak bisa percaya pada siapapun! pada siapapun!”gumam Mo Ga Bi sendiri setelah Beom Jeung pergi.
”Dia sudah tidak waras. Makin lama semakin gila. Sebentar lagi akan terjadi kekacauan”. Beom Jeung sekali lagi kecewa dengan Mo Ga Bi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Hang Woo menghampiri Beom Jeung. Tak menyangka obligasi Paeng Seong muncul lagi dipasaran. Hang Woo curiga kalau ini adalah taktik Yoo Bang, tapi disangkalnya Beom Jeung, “kudengar sekarang dia suka berjudi mungkin itu untuk hutang judinya”.

Setelah keduanya pergi, Yeo Chi keluar dari persembunyiaanya. Mendadak esmosi begitu mendengar Yoo Bang berjudi ditengah kacaunya perusahaan Paeng Seong.
*Mungkin ada yang binggung dengan kalimat Beom Jeung diatas. Sudah saia jelaskan obligasi ada surat utang bukan? Nah bayangkan Yoo Bang berhutang pada si A dan terbitlah surat obligasi. Dan sebagai gantinya Yoo Bang akan dikucurkan dana pinjaman, di mana Beom Jeung mengira Yoo Bang meminjam dana untuk acara judinya tersebut*
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Kalah lagi, kalah lagi. Itulah yang dialami si perlente Versailles Yoo alias Yoo Bang. Kesal dan menyalahkan Bun Kwae yang di sampingnya. Tak puas, Yoo Bang bertaruh lagi. Kini dia sepertinya mendapat kartu bagus *gak ngerti kartu apa, pokoknya bagus dah*. Dia pun bertaruh pol-polan.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Versailles Yoo grogi karena dia akan menang besar, tertawa dan tertawa, sayang sangat disayangkan, Yeo Chi muncul disaat yang tak tepat. Menarik telinga Yoo Bang dan menggeretnya, pupus sudah keberuntungan Yoo Bang.
Yeo Chi menyeret Yoo Bang ke pinggir sungai Seoul. Kesal dan bercampur marah, "Hang Woo hendak mengembalikan obligasi kepadamu! Kau punya uang untuk membayar?! “
Alih-alih mendapat respon yang bagus, Yeo Chi malah tak diacuhkan. Yeo Chi pun mengancam akan bunuh diri terjun ke sungai agar Yoo Bang kembali waras.
"Dan hiburan, kenapa kau memilih mati? Apa artinya hidup ? Nikmati saja! Mau nyebur kek, mati kek. Terserah!"teriak Yoo Bang yang pergi meninggalkan Yeo Chi. Sedang Yeo Chi masih dengan rasa tak percayanya.
Yoo Bang gamang, apa perlu dia ceritakan semua tingkahnya selama ini ada maksudnya? gamang melihat Yeo Chi kembali mencemaskan dirinya. Begitu berbalik betapa kagetnya Yoo Bang karena Yeo Chi sudah lenyap. “Yeo Chi!!!!”teriak Yoo Bang mengira dia bunuh diri! “Yeo Chi! Yeo Chi!!”teriaknya.

Rupa-rupanya Yeo Chi masuk ke mobil dengan sangat dongkol. “Dasar kutu kupret! Mau mati, terserah? OK, baiklah! Aku juga takkan peduli!”. Tiba-tiba Yeo Chi teringat dengan syal yang dia lempar di pinggir sungai.
Terpaksa Yeo Chi kembali ke tempat tadi, dan heran Yoo Bang memanggil dirinya sambil nangis sesegukan. Mengira dirinya beneran terjun ke sungai. “Aku juga akan ikut mati. Mana mungkin kubiarkan kau mati sendirian Yeo Chi?”ucap Yoo Bang bercucuran air mata.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Mengetahui Yoo Bang hendak terjun, buru-buru mencegahnya, memeluknya dari belakang. Yoo Bang masih bercucuran air mata senang karena rupanya Yeo Chi masih hidup. “Hey tolol! Kau mau mati karena aku tak ada di sini? Kau tetap harus hidup!”teriak Yeo Chi yang kini juga ikutan menangis kencang. Yoo Bang langsung memeluknya, "Yeo Chi-ssi!."
"Versailles Yoo"balas panggil Yeo Chi.
"Aku kira kau sudah mati.."ucap Yoo Bang dengan gaya sedikit feminim. Sigh 100x!
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Di kantor Paeng Seong, Yeo Chi dan Bun Kwae dijelaskan mengenai rencana Yoo Bang yang sebenarnya hanya pura-pura belaka.
"Kau pikir aku ini orang yang mudah jatuh dalam kesenangan dan foya-foya?"ucap Yoo Bang.
"Lalu tentang uangnya? Judi dan mabuk. Dari mana semua uang itu?"tanya Bun Kwae.
"Dari mana lagi? Itu semua uang pribadi yang kupunya."imbuh Yoo Bang yang dirinya nyata-nyata tidak takut menjadi gelandangan karena berhutang untuk menjalankan rencananya ini.
Lebih lanjut Yoo Bang mengjelaskan rencananya. Memberikan Paeng Seong Enterprise namun akan memakan Chun Ha Group.
"Mo Ga Bi punya perusahaan fiktif. Dengan itu dia menghabisimu. Kita gunakan cara yang sama."ucap Yoo Bang kepada Yeo Chi.
"Jadi, pemegang obligasimu itu...adalah perusahaan fiktif?"
"Hang Woo, si tolol itu, membuang uangnya ke ember bolong."
"Jadi kau akan mencaplok Chun Ha dengan uang itu?"tanya Yeo Chi, dan Yoo Bang mengiyakan.
"Ada pepatah mengatakan "yitawigua"...[Memanfaatkan kesalahan orang lain]. Mendorong lawan untuk melakukan kesalahan."jelas Yoo Bang menambahkan taktik perangnya kali ini.
"Jadi, mendorong Mo Ga Bi ke dalam perangkap?". Yoo Bang mengangguk yakin dengan rencanaya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Di sebuah istal kuda yang mewah, Jang Ryang mulai mempromosikan untuk memiliki kuda yang bagus, alasannya demi sebuah gengsi. Mo Ga Bi kemakan rayuan Jang Ryang, yang mengajaknya menemui gerembolan Presiden yang sedang duduk bersama. Betapa terkejutnya saat mendapati Yoo Bang juga duduk diantaranya. Begitu melihat Mo Ga Bi datang para Presiden tadi malah membubarkan diri.
"Mereka sudah memperlakukanku dengan baik. Mereka selalu memuji kesuksesanku. Kurasa mereka begitu padamu, Presiden Mo, karena menurut mereka kau merebut kursi Presiden."sindir Yoo Bang.
Mendengar perkataan Yoo Bang jelas membuat Mo Ga Bi memanas.
Untungnya Jang Ryang cepat-cepat menetralisir keadaan dengan menanyakan Yoo Bang yang akan membeli kuda bagus. Yoo Bang pun berkoar-koar kalau dia sedang mengincar kuda yang paling bagus demi gengsi semata. Tak mau kalah oleh Yoo Bang, buru-buru Mo Ga Bi mengklaim sudah membeli kuda yang dimaksud Yoo Bang, padahal ini hanya taktik Yoo Bang memanfaatkan keangkuhan Mo Ga Bi.

Sepeninggal Mo Ga Bi, tak lama Han Shin datang dengan kabar kalau supir Yang sudah pindah ke Busan namun dia tak mampu menemukannya. Yoo Bang meminta untuk menemukannya apapun yang terjadi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Di mobil, dalam perjalanan bersama Mo Ga Bi, Jang Ryang memberika laporan hasil investasi dia yang kini sudah punya untung banyak. Jang Ryang kembali mengimingi Mo Ga Bi untuk menambah dana investasi. Mo Ga Bi tanpa pikir panjang menghubungi Direktur Park Beom Jeung.
Betapa terkejutnya Beom Jeung ketika Mo Ga Bi meminta dana perusahaan untuk investasi pribadinya. Beom Jeung mengira sudah cukup Mo Ga Bi berfoya-foya. “Uang perusahaan yang telah kau gunakan sudah sangat diluar batas!”ujar Beom Jeung. Sayang Mo Ga Bi tak mau peduli dan tetap ngotot untuk berinvestasi, berjanji akan mengembalikan dana ke perusahaan.
Jang Ryang menggedor-gedor meja di ruangan Yoo Bang karena sudah menduga pihak Chun Ha akan mengembalikan surat-surat obligasinya. Yoo Bang menenangkan. “Tapi memikirkan perusahaan yang kita bangun dengan darah dan keringat ini akan direbut badanku jadi gemetar”ucap Yoo Bang.

Baik Han Shin dan Bun Kwae cemas jika itu terjadi maka Paeng Song harus menyatakan diri kebangkrutannya. Alih-alih panik, Yoo Bang tetap memikirkan rencana lain. Jang Ryang pun mengabarkan kalau Mo Ga Bi akan menginvestasikan dananya yang lebih besar. "Begitu semua uang investasinya lenyap, maka nasibnya akan sama sepertimu."terang Jang Ryang. Selain itu Jang Ryang berpendapat Mo Ga Bi menggunakan dana perusahaan untuk urusan pribadinya itu.

Yoo Bang tahu bagaimana cara memastikan hal tersebut, mereka kan ada orang di Chun Ha.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Yeo Chi pura-pura bermalas-malasan di kantor Chun Ha, dia melihat Hang Woo masuk ke ruangan Beom Jeung. Di dalam Hang Woo kaget mengetahui Mo Ga Bi kembali berinvestasi dan berniat untuk menyelidiki perusahaan yang akan diinventasikan namun ditampik oleh Beom Jeung karena beranggapan Hang Woo sibuk. Coba jika Hang Woo memang menyelidiki maka terbongkar semua rencana Yoo Bang. Dia pun memberikan pembukuan yang sudah di rekayasa kepada Beom Jeung.
Beom Jeung berjanji Hang Woo terakhir kali terlibat untuk terkahir kalinya. "Apakah perasaanmu kepada Presiden Mo masih ada? Aku tak percaya Presiden Mo menyukaimu."ucap Hang Woo. Beom Jeung tak menjawab, dia menyimpan laporan pembukuan di lacinya dan mengajak Hang Woo untuk minum bersamanya.

Di Divisi Strategis para staff mulai pulang, begitu juga Beom Jeung. Yeo Chi sengaja untuk pura-pura tertidur. Saat sudah sepi dia menyelinap ke ruangan Beom Jeung.

Sedang Woo Hee berniat menyelinap ke ruangan Mo Ga Bi untuk menemukan sesuatu yang bisa dijadikan bukti lainnya selain sidik jari.
Sialnya baik Mo Ga Bi dan asistennya mengetahui gerak gerik Yeo Chi melalui kamera yang dipasang diam-diam di seluruh Chun Ha. ”Jadi kau rupanya, Baek Yeo Chi? Yang mau menghancurkanku ? Ini alasanmu datang ke kantor ini?”. Mendadak sosok Yeo Chi hilang, asistennya mengatakan mungkin Yeo Chi masuk ke ruangan Beom Jeung yang tak ada kameranya. Buru-buru Mo Ga Bi menuju ke sana.
Benar saja, Yeo Chi masuk ke ruangan Beom Jeung dan membobol lacinya. Menemukan laporan pembukaan tadi dan tanpa babibu langsung memfotonya. Sedang Mo Ga Bi pucat pasi kenapa Yeo Chi masuk ke ruangan Beom Jeung, takut dia mengambil rahasia perusahaan. “Kita harus menangkap dia. Kita harus menangkapnya dengan bukti!”geram Mo Ga Bi bersama asistennya.

Keduanya masuk ke lift, tak lama Woo Hee muncul dari persembunyiannya dan dipastikan dia mendengar semua pembicaraan Mo Ga Bi bersama asistennya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Mo Ga Bi menerobos ke ruangan Beom Jeung dan mendapati Yeo Chi sedang mencuri minuman keras. Tidak dalam keadaan yang mencurigakan. Mo Ga Bi terlihat marah besar. Buru-buru Yeo Chi berlutut dan memegang kakinya, meminta maaf. Tentu saja hanya pura-pura. Merasa tak ada bukti kuat Yeo Chi mengambil sesuatu yang penting maka dia melepaskannya.

”Dia benar-benar sudah sinting, atau pura-pura sinting?”, Mo Ga Bi merasa dirinya terancam dengan adanya Yeo Chi dan menyuruh untuk memasang kamera di ruangan Beom Jeung.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Betapa leganya Yeo Chi lepas dari marabahaya, ini berkat sms dari Woo Hee yang memperingatkan dirinya. Woo Hee datang dan mengagetkan Yeo Chi, keduanya pun bersama minum di kedai kopi terdekat.
Terjadilah pembicaraan keduanya setelah begitu lama tak ngobrol, Woo Hee menanyakan motif Yeo Chi masuk ke Chun Ha. "Aku tak percaya kematian kakek karena serangan jantung. Aku yakin Mo Ga Bi terlibat."jelas Yeo Chi.
"Aku juga berpikiran sama. Dia menukar insulin, dan hal-hal mencurigakan lainnya."
Perkataan Woo Hee membuat heran Yeo Chi, bagaimana dia bisa tahu? Woo Hee pun menerangkan kalau kakek Yeo Chi sebelum meninggal memintanya menganalisa insulinnya. "Aku akan menolongmu, Yeo Chi. Aku tak suka pada Presiden Mo Ga Bi."tegas Woo Hee.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Semuanya diinterupsi ketika Hang Woo menguhungi Woo Hee. Di sebrang Hang Woo ngamuk-ngamuk karena Woo Hee belum juga pulang walau sudah larut malam, sedang Woo Hee tak kalah sengit sudah jam di luar kantor, terserah dia dong. Lalu menutup teleponnya. Tetap saja Woo Hee buru-buru pulang membuat Yeo Chi bengong.

”Aku juga kesepian nih”gerutu Yeo Chi yang langsung menelepon Yoo Bang. Sayang Yoo Bang sudah tidur dan tak mau diganggu gugat.
Woo Hee berjalan ke rumahnya dengan gerutuan, “kalau mau ganggu jam segini, kenapa tidak sekalian aku dilamar jadi istrinya saja? huh!”. Rupanya Hang Woo sudah berdiri di depan rumah Woo Hee. Tentu saja wajah Woo Hee langsung suntuk, namun tetap saja Hang Woo cengar-cengir. Hang Woo memegang tangan Woo Hee dan langsung memakaikan cincinnya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Yeeh, dream come true! Tetap saja Woo Hee terkejut. Hang Woo pun memeluknya. “Kau terima atau tidak lamaranku, aku akan tetap menikahimu. Kau kecewa karena aku melamarmu dengan cara begini? Kau boleh membalas padaku setelah kita hidup bersama”. “Aku akan terima semuanya. Yakinlah padaku”janji Hang Woo yang membuat Woo Hee terharu.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Dan layaknya seperti drama-drama lainnya, tak afdol tanpa adegan ciuman. Hang Woo pun mencium Woo Hee (bukan Yoo Bang).
"Terimakasih sudah menerima lamaranku."ucap Hang Woo bahagia.
"Siapa bilang aku terima?"
"Tapi kita baru saja berciuman."
"Kalau setiap ciuman berujung pernikahan, berarti aku sudah lusinan kali menikah sekarang."
"Jadi maksudmu kau tak menerima lamaranku?"tanya Hang Woo mula jutek.
”Sekarang ini, aku terima. Tapi kau harus siap suatu saat lamaranmu akan kutolak."balas Woo Hee dingin yang mengusap mulutnya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Dia berbalik meninggalkan Hang Woo yang syok dan masing melompomg. Namun Woo Hee diam-diam bahagia bukan main.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Setiba di rumahnya, Woo Hee melihat cincin berliannya kembali, memastikan itu bukan mimpi. Dia pun teriak kegirangan. Dari kejauhan, Hang Woo melihat tingkah Woo Hee yang jingkrak-jingkrak, diapun tertawa. Tahu jawaban atas isi hati Woo Hee sebenarnya.
Sekarang kembali ke Versailles-Yeo couple. Tadaa..Yeo Chi memperlihatkan hasil temuannya berupa foto-foto laporan pembukuan Chun Ha yang telah direkayasa. Yoo Bang terbelalak kegirangan. “Kau tahu berapa banyak alkohol kuminum untuk bisa menemukan ini ? Isi perutku sampai membusuk semua”ucap Yeo Chi pura-pura mengeluh.

”Selesai sudah. Kita akan menang, Yeo Chi!”teriak Yoo Bang kegirangan, berdua tertawa bersama.

Di saat itulah beberapa wartawan datang dan memfotonya, tepat saat Yoo Bang ngakak leebaarr. Hal ini terlihat jelas di surat kabar yang dibaca Mo Ga Bi,Chun Ha Group mengakuisisi Paeng Seong Enterprise yang telah bangkrut.

Mo Ga Bi tersenyum penuh kemenangan, namun yang jadi herannya disaat hancur begitu kenapa Yoo Bang tertawa lebar, membuat Mo Ga Bi jengkel saja.
Benar saja, papan nama Paeng Seong diturunkan dan diganti dengan Chun Ha. Di dalam pabrik Yoo Bang meminta maaf, namun dia berjanji akan kembali. “Aku pasti akan kembali. Di sini, atau di kantor pusat Chu Ha Group...Kalian akan bertemu aku, dalam keadaan lebih baik dari sekarang ini”ucap Yoo Bang yakin.

Hang Woo dan Beom Jeung datang menganggu suasana haru. Salah satu karyawan Paeng Seong memberikan surat petisi agar Yoo Bang tetap dipertahakan di perusahaan yang kini jadi anak perusahaan Chun Ha. Hang Woo merobeknya dengan dingin, tetap akan memecatnya.
Sebuah surat untuk Yoo Bang diserahkan dari Beom Jeung. Surat panggilan dari kejaksaan. “Bisa saja ini tentang kelalaian dan penyalahgunaan uang perusahaan”sindir Hang Woo yang masing menganggap Yoo Bang selama ini foya-foya dengan dana perusahaan. Bun Kwae ingin menjelaskan namun dicegah oleh Yoo Bang.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
”Kita lihat saja nanti di kejaksaan. Siapa sebenarnya yang melakukan penyelewengan,”balas Yoo Bang yang siap berperang lagi dengan Hang Woo face to face.
Mo Ga Bi memuji jasa Hang Woo yang sudah menyelamatkan dirinya. Menjatuhkan Paeng Seong dan merekaya pembukuan. Woo Hee masuk untuk menyediakan teh, tangannya langsung diraih Mo Ga Bi begitu melihat cincinnya, (benar-benar tak tahu malu, mau tahu saja nih nenek lampir).
"Aku melamarnya"terang Hang Woo sedikit sengit. Mo Ga Bi menelan pil pahit, sedikit tak suka dia bersama Woo Hee karena takut kehilangan kendali atas Hang Woo. Dia pun mengundang mereka ke pesta di rumahnya namun ditolaknya oleh Woo Hee.

Tak kehabisan akal, Mo Ga Bi berniat memberikan hadiah untuk Woo Hee. Hang Woo pun terpaksa menerimanya, sebaliknya Woo Hee terkesan keberatan.
Di sebuah butik mahal, dengan congkaknya Mo Ga Bi menghina selera Woo Hee yang terkesan kampungan. Woo Hee yang mendengarnya sontak kesal, dan meminta Mo Ga Bi tidak usah membelikan dia baju. "Sini kuberitahu, sebagai orang yang lebih tua darimu. Cinta juga ada batasnya. pakaian yang tak cocok dengan tubuhmu? Pasti akan robek"sindir Mo Ga Bi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Tersulut emosi, Woo Hee mati-matian untuk menahannya. Dia pun meminta memilih baju lagi. Memberi pelajaran bagi si nenek lampir diapun memilih baju yang paling mahal, Pakaian yang luar biasa mahal, Yang tiada duanya dan tidak bisa di-diskon. Selesai mendapatkan apa yang dinginkan dia pamit pergi.

Betapa syoknya Mo Ga Bi begitu melihat struknya, Woo Hee puas dan tidak akan membiarkan Ga Bi menginjak-injaknya lagi.
Belum berakhir terapi kejut untuk Mo Ga Bi, Jang Ryang menemuinya dan memberikan laporan investasinya yang minus 15 juta. Betapa marahnya Mo Ga Bi karena uangnya lenyap, dia pun meminta uang sisanya di tarik. Jang Ryang berusaha (atau berpura-pura) menyabarkan Mo Ga Bi karena sebentar lagi akan naik. Mo Ga Bi tetap tak terima.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Yoo Bang menikmati ramen yang dibuatkan oleh Yeo Chi, sedang Yeo Chi malah mencemaskan saham Yoo Bang yang dijualnya semua, bahkan dia berhutang $30ribu. "Lantas dimana kau akan tidur?"ucap Yeo Chi mulai cemas lagi. Yoo Bang bersiap untuk tinggal sementara dengannya, tentu saja Yeo Chi melongo.

"Kita selalu dikalahkan Hang Woo, ini saatnya membalas!"ujar Yoo Bang yakin lalu minta tambah nasi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Keesokan harinya, Yoo Bang menuju ke kantor kejaksaan. Di luar kantor, dia bertemu dengan Beum Jung dan Hang Woo. Rupanya mereka berdua baru saja bertemu dengan kepala kejaksaan untuk meyelidiki kasus Yoo Bang segera. Hang Woo senyum meremehkan Yoo Bang dan merasa kemenangan ada ditangannya.
Kemudian Yeo Chi menelepon Yoo Bang, dia mengabarkan telah menemukan supir kakeknya. "Itu berita...hebat!"seru Yoo Bang yang kini gilirannya melempar senyum kemenangan.

Epilog :
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Yoo Bang berada di rumah Yeo Chi dan mendekatinya saat tertidur di sofa. Dia memandang Yeo Chi sebentar dan merasa dag dig dug, menganggumi kecantikan Yeo Chi yang bagai malaikat, "dimana sayapnya? Ah kulitnya begitu lembut".
"Lihat senyumnya ! Senyum seorang malaikat. Yeo Chi! Aku ingin menciummu sekali ini saja. Jangan salahkan aku ya", Yoo Bang mulai memonyongkan bibirnya. Tiba-tiba..tuuuutt.sumpah serapah dilontarkan dari mulut Yeo Chi, dia mengigau. Tetap saja mambuat Yoo Bang syok. "Itu tadi iblis!. Nyaris saja kuserahkan jiwaku kepada iblis! Pergi kau iblis!"teriak Yoo Bang.


Thanks To : Mediumquality & Islandsubs
Written by Asri Rf @pelangidrama
Capture Images by Ari Arata @pelangidrama
Posted only on pelangidrama
Don't Repost To The Other Site!

3 Responses so far.

  1. irfa says:

    suka...suka... meski udah nonton.. belum lengkap rasanya kalo nggak baca sinopsisnya... ditunggu lanjutannya... hwaiting...

  2. hahaha kasian amat versailes Yoo padahal hampir menang kalau ga salah ya dia dapat kartu flush tapi entah lah bener apa kagak #efek lihat Suugaku edisi poker kwwkwkkw, fighting as 3 episode lagi ni kita lumayan semalam aku dapat 10menit wkwkwk ep 21 :LOL

  3. Anonim says:

    Semangat unni...
    Lanjutan nya tetap di tunggu.
    ~sukma~

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here