[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 20

5 comments
[History of The Salaryman Episode 20]
History of The Salaryman
Yeo Chi dan Bun Kwae masuk ke sebuah restoran dimana sudah ada Han Shin dan supir Yang. Begitu melihat Yeo Chi, supir Yang terlonjak kaget tak menyangka. Tanpa babibu Yeo Chi melontarkan apa maksud smsnya terakhir kali, supir Yang menyangkal waktu itu dia mabuk. Yeo Chi memperlihatkan isi sms, supir Yang langsung gelagapan.

”Lantas apa kesalahan yang kau lakukan sehingga sms seperti itu? Aku yakin kakekku dibunuh, selama aku bernafas aku akan mengusutnya!”ucap Yeo Chi, namun sayang supir Yang tetap bersikukuh tak tahu apa-apa lalu pergi. Bun Kwae menenangkan Yeo Chi, “Cepat atau lambat semuanya akan terungkap!”
Yoo Bang akhirnya diperiksa oleh pihak kejaksaan. Seorang jaksa muda masuk dan menyuruhnya pulang, alih-alih pulang Yoo Bang malah memberikan tawaran lain, memberikan kasus kelas ikan kakap daripada kasusnya yang kecil. “Ini menyangkut perusahaan besar..tapi apakah kau punya kepercayaan diri?”tanya Yoo Bang.

Jaksa Park bisa menduganya, perusahaan Chun Ha. Tentu saja dia tertarik.
History of The Salaryman
Saat keluar dari kantor kejaksaan, Yoo Bang disambut Yeo Chi yang menunggunya bersama Jang Ryang, Bun Kwae dan Han Shin. Yoo Bang pun bertanya bagaimana dengan supir Yang. Yeo Chi berujar dia mabuk saat mengirimkan pesan untuknya. Tentu saja Yoo Bang tidak yakin.

Jang Ryang giliran menanyakan perihal rencana mereka, Yoo Bang tertawa senang, sesuai harapan mereka. Menggunakan taktik menyerang negara secara langsung, Yoo Bang menggunakan negara untuk melawan Chun Ha, sebagai isu nasional mengingat Chun Ha merupakan perusahan berskala international dan terbuka di mana investasinya melibatkan banyak orang, (ingat grup Bakrie? Seperti itulah kira-kira). Kali ini Yoo Bang memegang kartu Chun Ha dimana Mo Ga Bi menyalahgunakan jabatan dengan menggunakan dana perusahaan dan merekayasa pembukuan.
History of The Salaryman
Pihak kejaksaan bergerak cepat, di Chun Ha, Hang Woo menghubungi Beom Jeung dan menyuruhnya untuk menyembunyikan seluruh bukti termasuk laporan keuangan Chun Ha. Hang Woo menyuruh Woo Hee untuk menahan lift sedang dia menahan tim jaksa penuntut yang dipimpin Jaksa Park, tujuannya untuk mengulur waktu.
Seperti yang diharapkan lift terlihat rusak, terpaksa tim Jaksa Park naik tangga. Beom Jeung buru-buru menghapus semua data di komputer. Mo Ga Bi panik dan menyuruh staffnya mengangkut semua berkas penting ke kardus dan membawa keluar Chun Ha. Mujur, Yeo Chi melihatnya dan menguntitnya langsung.

Kelelahan, tim Jaksa Park tiba di ruangan Mo Ga Bi yang tenang bermain golf. Hang Woo tiba, tim jaksa Park mulai menggeledah dan mengumpulkan barang bukti.
Sementara itu Yeo Chi menguntit mobil yang membawa berkas-berkas Chun Ha. Yoo Bang menghubunginya, Yeo Chi hanya berkata singkat apa yang sedang dia dilakukan. Yoo Bang sedikit cemas karena Yeo Chi melakukannya sendirian. Yoo Bang yang bersama Jang Ryang menjelaskan situasi Yeo Chi sekarang.

”Jadi informasi penggeledahan bocor??” tanya Jang Ryang kesal. Yoo Bang mengiyakan.
History of The Salaryman
Di ruangan Mo Ga Bi, staffnya menyampaikan surat panggilan untuknya. Betapa syoknya dia. Beom Jeung heran kenapa mereka bisa mengobrak-abrik perusahaan Chun Ha. Jika presiden Chun Ha adalah Jin Shin Hwang mereka tentu tidak akan berani, “mereka melihat anda sebagai mangsa yang empuk!” tandas Hang Woo blak-blakan.
Yeo Chi akhirnya sampai di rumah tempat menyembunyikan berkas-berkas penting, lagi-lagi Yoo Bang menghubungi dirinya. Cemas akan Yeo Chi karena menurutnya bahaya sendirian. Yeo Chi mengerti dan cepat-cepat menutupnya, “cerewet banget sih nih orang”, pikir Yeo Chi.
Sedang Mo Ga Bi berdandan mewah bak seleb (Angelina Jolie pun lewat), berdiri di depan kaca, memakai lipstik merah menyala. Geram dirinya dikira wanita yang mudah ditaklukan hanya karena dia mantan sekretaris! Memenuhi panggilan kejaksaan, dan begitu keluar dari mobil Mo Ga Bi langsung dikerubuti wartawan.

”Apakah anda mengakui adanya korupsi ini? Anda menyalahgunakan jutaan dollar dana perusahaan untuk keperluan pribadi. Mohon komentarnya”, seru para wartawan memborbadir pertanyaan.

”Saya menudukung penuh penyelidikan ini. Saya yakin, setelah Kejaksaan berhasil mengungkapkan fakta yang sebenarnya, semua tuduhan akan dibatalkan”, jelas Mo Ga Bi tenang.

Yoo Bang dan Jang Ryang berdiri tak jauh. Mereka mengolok-olok Mo Ga Bi yang berpakain bak ketua Cherleader. “Mungkin dirinya mau merayu para jaksa penuntut”, canda Jang Ryang sinis.
Di ruang interogasi, Jaksa Park mulai memberi pertanyaan. “Mansion di California berapa kau membelinya? Kau menggunakan uang dengan jumlah yang sangat banyak dan melebihi assetmu, darimana uangnya?”. Alih-alih menjawab pertanyaan Jaksa Park, Mo Ga Bi selalu mengelaknya. Bahkan berani merokok di depan jaksa Park.

Mo Ga Bi tahu benar untuk memanfaatkan kecantikan dirinya, bahkan Jaksa Park berkeringat dingin begitu juga penyelidik di belakang kaca.
"Seorang pemilik perusahaan besar mempekerjakan warga negara asing secara ilegal. Kalau kubocorkan siapa dia, akankah kau menyelidikinya? melakukan korupsi dana pembangunan gedung dewan...Kalau kuberitahu datanya, kau akan menyelidiki mereka semua? kalau kau sudah punya nyali dengan kami, silakan tunjukkan nyalimu pada mereka juga. Kalau kalian menjadikanku target...Aku juga takkan tinggal diam." ancam Mo Ga Bi yang membuat berang Jaksa Park.
History of The Salaryman
Di sebuah restoran, Hang Woo bertemu dengan para akuntan dan pengacara, diselingi para gisaeng. Di luar Woo Hee disuruh membawakan tas oleh Hang Woo. Lantas kesal karena melihat Hang Woo dikeliling para gisaeng. Semakin kesal ketika diusir oleh Hang Woo.

Sepeninggal Woo Hee, Hang Woo membagikan uang suap. Woo Hee sengaja menyaksikan di luar.
History of The Salaryman
Hang Woo mabuk parah, dengan kesusahan Woo Hee menggotong ke rumahnya. Belum habis kesalnya saat Hang Woo yang tak sadarkan diri menyuruh melepaskan kaus kaki. Namun kemudian Hang Woo menyuruhnya mendekat, “Aku akan mengatakan mantra kepadamu”, ujar Hang Woo.

Seketika Woo Hee mendekat, namun ditunggu ternyata Hang Woo sudah tak sadarkan diri namun masih memanggil nama-nama Woo Hee. “Aku cemas Mo Ga Bi akan menghancurkanmu”, ucap Woo Hee lirih.
History of The Salaryman
Jaksa Park dan timnnya menggebrek rumah tempat penyimpanan barang bukti, tak jauh Yoo Bang dan Yeo Chi memperhatikan dengan senyum penuh kemenangan. Mo Ga Bi kalang kabur mendapat informasinya. Beom Jeung masuk ke ruangannya, Mo Ga Bi tak bisa menyembunyikan amarahnya, dia langsung menyiram air minumnya ke muka Beom Jeung. "Para karyawanmu yang memindahkan catatan-catatan pembukuan itu! Pecat mereka sekarang!," bentak Mo Ga Bi
Beum Jeung tak terima, dan menjamin bukan anak buahnya yang membocorkan, alih-alih menerima alasan, Mo Ga Bi menyuruh Beom Jeung mengundurkan diri. Beom Jeung pun mengalah.
History of The Salaryman
Di sebuah restoran, Jaksa Park bertemu dengan Yoo Bang dan Yeo Chi. Begitu melihat Yeo Chi, Jaksa Park terpesona. Yoo Bang yang bisa membaca, langsung cemburu. Dan semakin menjadi ketika Yeo Chi bersikap manis, berterimakasih kepada Jaksa Park yang sudah membantunya, dan memegang tangan Jaksa Park. Buru-buru Yoo Bang menginterupsi dan melepas pegangannya.
History of The Salaryman
Masih syok, dan dilanda kecemasan, Mo Ga Bi langsung memeluk Hang Woo yang menemuinya di ruangannya. Beom Jeung masuk dan melihatnya. Tak banyak bicara dia hanya menyerahkan surat pengunduran diri, lalu pergi. Hang Woo kaget mengetahuinya.
History of The Salaryman
Hang Woo menghampiri Beom Jeung yang termangu sendiri. Memaksa untuk menarik kembali surat pengunduran diri. "Yang membuatku marah adalah bahwa aku tak punya rasa percaya diri lagi mendampinginya," desah Beom Jeung penuh sesal.
Sadar Beom Jeung benar-benar menyukai Mo Ga Bi dan sekali lagi meminta untuk mendampingi Mo Ga Bi. Namun tekad Beom Jeung sudah bulat. Untuk yang terakhir, Beom Jeung meminta Hang Woo hati-hati mengingat pembukuan rekayasa yang dibuatnya sudah berada di tangan kejaksaan.

Di ruangannya, Beom Jeung mengemasi barang-barangnya. Tak lupa dia mengambil surat wasiat yang asli Presdir Jin. Tak sadar, ruangannya telah dipasangai kamera tersembunyi.
History of The Salaryman
Untuk membantu kelancaran penyelidikan, Yeo Chi rela Jaksa Park menggunakan apartemennya untuk ruang kerja. Yoo Bang begitu sinis karena Yeo Chi kembali bersikap manis dan sok imut, ditambah rayuan Jaksa Park. “Ah itu karena dia belum mendengar Yeo Chi mengutuk dan menyumpah serapah”, sindir Bun Kwae pada Yoo Bang.
"Kenapa mulutnya jadi begitu manis di depan jaksa Park?," heran Yoo Bang melihat Jaksa Park dan Yeo Chi saing bercanda. Kentara sekali Yoo Bang cembokur berat.
History of The Salaryman
Jaksa Park menginstruksikan semuanya untuk mencari data di pembukuan yang tidak wajar, namun semuanya langsung dipotong oleh Yoo Bang yang tak mau kalah pintar. Nuansa persaingan mulai kentara. Namun Yoo Bang benar-benar merasa tak berdosa.

Sedang di lain tempat, Hang Woo beserta staffnya juga mencari jalan sebagai persiapan.
History of The Salaryman
Keadaan sangat serius di tempat Yeo Chi, lagi-lagi Jaksa Park mendekati Yeo Chi yang serius menghitung. Yoo Bang yang melihatnya hanya senyum kecut, kembali pada hitungannya. Jaksa Park melihat Yoo Bang menghitung tanpa kalkuator dan marah-marah. Tak percaya, namun Yeo Chi menghitung kembali dengan kalkulator, hasilnya tepat. Yoo Bang mulai pongah.
History of The Salaryman
Tak mau kalah, Jaksa Park juga menghitung tanpa kalkulator, hasilnya pas. Akhirnya keduanya saling bersaing. Dan masing-masing punya style tersendiri dalam menghitung cepat tanpa kalkulator.
History of The Salaryman
Kesempatan ini digunakan yang lain untuk istirahat dan makan-makan. Han Shin membeberkan resep rahasia pintar Yoo Bang terletak pada obat awet mudanya. Oh yeaahh, jadi Yoo Bang jadi jenius karena obat awet muda yang menggegerkan dulu yaa.. *baca episode awal*
Akhirnya Chun Ha menandatangi perjanjian jual beli saham kepada Golden Brother. Ini semua berkat campur tangan Hang Woo yang punya koneksi kuat dengan Golden Borther tentunya. Sedang Woo Hee terlihat tak senang Hang Woo membantu Mo Ga Bi terus.
History of The Salaryman
Mo Ga Bi mengajak Hang Woo untuk merayakan keberhasilan mereka, namun ditolaknya oleh Hang Woo. Begitu melihat Woo Hee datang, cepat-cepat Mo Ga Bi memeluk Hang Woo, sekali lagi Hang Woo melepaskannya dengan dingin. Begitu berbalik dan melihat Woo Hee, Hang Woo langsung menggandengnya pergi.

Mo Ga Bi terlihat kesal karena rencananya berantakan untuk menghancurkan hubungan mereka.
History of The Salaryman
Di mobil, Woo Hee terang-terangan mengungkapkan bahwa dia tak suka Mo Ga Bi dan mempercayainya. Hang Woo menenangkannya dan berjanji jika semuanya usai mereka akan pergi ke Amerika.

”Aku belum menerima lamaranmu, jangan membuat rencana sejauh itu dulu”, goda Woo Hee. Hang Woo yang mendengarnya hanya bengong, lantas kenapa dia menciumnya? Itu karena hobinya. Keduanya saling menyembunyikan senyum.
History of The Salaryman
Usai berkompetisi, kepala Yoo Bang seraca mau meledak. Buru-buru Yeo Chi mengompresnya. Kemudia gantian kakinya, Yeo Chi langsung memijatnya kemudian tangannya, dan akhirnya bibirnya yang kram.

”Otakku jarang diforsir begitu, jadi..kurasa energinya terhubung ke bibirku”, dusta Yoo Bang ingin mempergunakan kesempatanya ingin dicium. Ah, Yeo Chi kini mengerti. Yoo Bang disuruh menutup mata, bibirnya langsung dijepit dengan jepitan rambut Yeo Chi.
Yeeaah, akhirnya ke couple Woo. Woo Hee memasakkan untuk Hang Woo, saat mencicipinya Hang Woo berkaca-kaca karena akhirnya dia bisa merasakan masakan yang mirip dengan masakan ibunya. Mendengar ucapan Hang Woo dikira sebuah pujian. Woo Hee pun ikut terharu.
"Masakan ibuku..Aku juga heran... Tidak pernah enak," ucap Hang Woo yang menghempaskan Woo Hee.

Alih-alih makan, Hang Woo malah pergi mandi. Woo Hee kesal, karena bukannya dipuji malah seperti diprotes. Telepon Hang Woo berbunyi dan rupanya panggilan dari kejaksaan.
History of The Salaryman
Kecemasan melanda Woo Hee. Hang Woo yang mengerti berusaha menenangkan dengan memeluknya, sedang Woo Hee meminta Hang Woo mengucapkan mantranya, bukannnya mantra yang didapat tapi sebuah kecupan. Hang Woo pergi, sedang Woo Hee menangis.
History of The Salaryman
Mo Ga Bi juga khawatir karena ini bisa menyeret dia dengan dipanggilnya Hang Woo ke kejaksaan. Hang Woo hanya meminta Mo Ga Bi untuk menggalang kekuatan dengan perusahaan besar seperti Jangcho dan Taeyang group karena bisa jadi setelah Chun Ha giliran mereka yang di obrak abrik pihak kejaksaan.
History of The Salaryman
Pemeriksaan berjalan alot, Hang Woo yang cerdas berusaha menyakal tuduhan dengan jawaban cerdas. Apalagi saat dituduh melakukan rekaya pembukuan, yang semula rugi menjadi balance. Hang Woo menimpakan kesalahan wakil presiden yang terdahulu (Jin Wo He, paman Yeo Chi yang mati terbunuh) yang melakukannya.
"Asal kau tahu, beberapa konglomerat Korea telah mengajukan surat keberatan. Kondisi ekonomi Korea saat ini sedang sulit. Bila kalian tidak menanggapi surat mereka. Kau tahu apa yang akan terjadi dengan ekonomi negara ini?," sindir Hang Woo yang bernada ancaman.

Jaksa Park tak kehabisan bahan, kini dia menyinggung kontrak ganda antara Chun Ha dan Golden Brothers dimana Chun Ha disinyalir menjual saham yang tak tercatat dengan harga di atas pasar. Hang Woo hanya menanggapi enteng untuk membuktikan dengan kontrak yang asli. Jika Jaksa Park bisa menunjukannya maka dia bersedia diborgol.
*Kontrak Ganda di sini dimaksud kan bahwa Chun Ha menandatangi penjualan saham biasa di hadapan publik namun dibelakang mereka melakukan kontrak lain jual beli saham di mana saham tersebut tidak tercatat di aktiva Chun Ha, sedang ini merupakan pelanggaran dengan tidak mencantumkannya, dan juga dijual dengan harga diatas pasar, sehingga tadinya Chun Ha rugi berdasarkan temuan jaksa penuntut, menjadi balance secara tiba-tiba, aliran dana inilah yang diragukan pihak kejaksaan*
History of The Salaryman
Yeo Chi dan Yoo Bang berada di kantor Jang Ryang. Mereka tahu jalannya pemeriksaan Hang Woo yang alot. Namun Jang Ryang menginformasikan bahwa Mo Ga Bi mengalami kerugian investasi $50 juta. Sudah saatnya mereka beraksi.
Di ruangannya, Mo Ga Bi mondar-mandir cemas dengan pemeriksaan Hang Woo yang masih 24 jam lagi. Dia tidak akan membiarkan apa yang sudah dia dapatkan lepas begitu saja. Asistennya datang dan mengabarkan kalau para pemegang saham mengadakan rapat untuk menggantikan manajemen puncak alias melengserkan Mo Ga Bi.
History of The Salaryman
Dia menggebrak meja, marah karena mereka berani berniat menggantinya. Berteriak siapa yang berani. Yeo Chi datang dengan langkah percaya diri. Hal ini mengejutkan para staff lain yang mengira dia hanya pemabuk mengenaskan.
Yeo Chi masuk, dan mengaku dialah yang ingin menggantinya dengan menunjukan surat delegasi dari Jang Ryang.
"Dan, ini pernyataan kerugian keuangan Presiden Mo Ga Bi dalam hal investasi
masa depan. Di sini dinyatakan, kau rugi $ 50 juta," beber Yeo Chi.

Mo Ga Bi pucat pasi begitu Yeo Chi menyatakan dia rugi dan investasi menggunakan uang perusahaan. "Begitu hasil pemeriksaan kejaksaan keluar. Dan benar terjadi penipuan pembukuan. Chun Ha Group akan hancur. Sebelum itu, sebaiknya kau mundur dari jabatan Presiden. Dan bayar semua kerugian perusahaan dengan sahammu," ancam Yeo Chi.
Semua pemegang saham setuju untuk mengadakan rapat luar biasa pemegang saham atas bujukan Yeo Chi. “Apa kalian ingin dipecat?!” teriak Mo Ga Bi kalap.

Usai pertemuan, dengan marahnya Mo Ga Bi berusaha menampar Yeo Chi karena keberaniannya, tapi bisa ditangkisnya. Satu hal lagi yang perlu dicamkan oleh Mo Ga Bi, Yeo Chi tahu kakeknya dibunuh olehnya dengan menukarkan insulin. “Pembunuhan ini akan selalu menghantuimu!. Sebelum pergi Yeo Chi mengatakn betapa menyedihkanya Mo Ga Bi sekarang, dimana dulu dikenal cerdas dan brilian."

Mo Ga Bi meneteskan air mata. Mungkin takut semuanya yang diusahakan dengan tangan berlumuran darah akan hilang.
History of The Salaryman
Di kejaksaan, terlihat Hang Woo sangat lelah. Di balik kaca tembus pandang satu arah, Jaksa Park dan Yoo Bang mengamatinya, cemas mereka kehabisan waktu yang tinggal 12 jam lagi sedang Hang Woo belum membuka mulut. Dia jelas tak bisa dijadikan tersangka.

Bahkan Yoo Bang semakin heran karena pembukuan Chun Ha tiba-tiba cocok, tak rugi. Lantas dari mana mereka menutup kerugian sedemikian cepat? Jaksa Park membeberkan kalau mereka membuat perjanjian dengan Golden Brother.
History of The Salaryman
Selepas dari kejaksaan, Yoo Bang menemui Woo Hee untuk membantunya mengenai kontrak Golden Brothers. “Maafkan aku Yoo Bang-ssi, seharusnya kau tak datang padaku, aku tak bisa membantumu lagi,” ucap Woo Hee penuh penyesalan disertai tangisan. Yoo Bang pertama kaget, namun demi melihat dirinya memakai cincin emas, dia tahu apa artinya.

Yoo Bang akhirnya memilih pergi, sejenak dia menengok ke Woo Hee yang sudah menangis sesegukan. Dia paham benar perasaan Woo Hee. Mendesah lalu pergi.
Yoo Bang kembali ke kejaksaan, menemui Hang Woo face to face. Jaksa Park menyilakan. Hang Woo sedikit terkejut bahwa Yoo Banglah yang melaporkan Chun Ha. Hang Woo tersenyum kecil, “pertarungan ini tak bisa kau menangkan”.

Yoo Bang menghela nafas sebentar, “Woo Hee-ssi sangat mengkhawatirkanmu, kini kau telah
membuatnya menjadi gadis yang sedih”. Hang Woo emosi karena mengira ini taktik Yoo Bang, tapi melihat Yoo Bang yang serius, tak pelak rasa bersalah menyergap Hang Woo.
History of The Salaryman
Tak sengaja, Woo Hee mengetahui disetiap sudut Chun Ha terdapat kamera tersembunyi. Sedang di ruangannya, Mo Ga Bi tenggelam pada minum-minuman, namun masih sadar ketika dia melihat di layar Woo Hee sedang mengamati Beom Jeung. Asistennya yang datang mengarahkan layar ke ruangan Beom Jeung. Mo Ga Bi syok ketika melihat Beom Jeung sedang membaca surat wasiat asli Presdir Jin. Rupanya Cha Woo Hee juga melihatnya.

”Singkirkan dia, Cha Woo Hee sudah melihatnya. Singkirkan dia sekarang!” teriak Mo Ga Bi kalut. Setelah Woo Hee giliran Beom Jeung yang akan dihabisinya.
History of The Salaryman
Hang Woo akhirnya dilepaskan dari kejaksaan, dengan masih terlihat lelah dia berjalan diparkiran, menelepon Woo Hee. Yoo Bang yang juga diparkiran berniat untuk pergi. Rrupanya Woo Hee sudah berada di parkiran, berjalan menghampiri Hang Woo.

Tak disangka mereka, sebuah mobil yang rupanya sekretaris Mo Ga Bi melanju kencang ke arah Woo Hee. Hang Woo berteriak, Woo Hee sudah berada di posisi yang siap di tabrak, Yoo Bang melakukan mobilnya dengan kencang ke arah Woo Hee juga..
History of The Salaryman


Thanks to MediumQuality, Islandsub & Ari Arata
Written & Images by Asri Rf @pelangidrama
Shared only on @pelangidrama
DONT REPOST OTHER SITE.

5 Responses so far.

  1. Anonim says:

    akhir'a yang ditunggu muncul juga .
    2 episode lagi yak ?!

    tetap semangat ya !!
    :)

  2. Anonim says:

    iya tuh . . .
    Yg di tunggu2 akhirnya di posting juga. Gara2 nunggu ini drama aq tiap hari 5x bka blog PD. Tp ga apa2 penantian yg ga sia2. 2 episode lg kak, semangat ya! Jangan lama2 postingnya kak. Soalnya Ud ga sabar lg pengen tau gimana endingnya. Gomawo

    ~meyshia~

  3. uwaaaaahhhhhhh bentar lagi akan berpisah dengan ahjusi kesayangan ni #lebay hahahha, salut dah buat asri mau posting ahjusi saja sampai jatuh bangun ya itu mungkin isyarat ahjusi nggak rela berpisah dengan kita wkwkwkwkkw

  4. aku dah berpisah duluan, tpi equator man bagus banget!! g papa kok digantiin!!
    tpi k apni g jdi buat disindang yah!! aku sedikit kucewa!! rizky

  5. Anonim says:

    Ka2k tetap semangat y. Di tunggu klanjutan ny.
    Sukma

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here