[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 22 -End-

12 comments
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
[Salaryman Episode 22-Tamat]

Mo Ga Bi membujuk Beom Jeung untuk kembali ke perusahaan, dengan dalih dia memintanya secara pribadi. Di lain pihak Beom Jeung mau kembali asal dia kembali menjadi orang yang dikenalnya, yang telah mencuri hatinya saat menjadi sekretaris. Seseorang yang bijak, dan tak akan pernah menyakiti orang.
Mereka diinterupsi dengan telepon dari sekretaris Mo Ga Bi yang mengabarkan bahwa dia sudah 'membereskan' Cha Woo Hee dan menguburkannya. Mo Ga Bi berpura-pura pada Beom Jeung kalau sekretaris Jang hanya mengabarkan kalau tuntutan kejaksaan akan ditutup. Mo Ga Bi menyembunyikan mimik muka yang puas dan sekali lagi begitu kejam, tak berperasaan walau sudah membunuh Cha Woo Hee.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Di kejaksaan, Jaksa Park terduduk, terlihat kelelahan yang luar biasa karena kasus Chun Ha, Yoo Bang bisa mencium bau alkohol. Dengan malas-malasan Jaksa Park hanya menanggapi Yoo Bang yang ingin menyerahkan diri. Jaksa Park tetap tak menggubris, menganggap Yoo Bang hanya bercanda. Namun perhatiannya kembali saat Yoo Bang menyodorkan berkas kertas, “ini kontrak gandanya,” kata Yoo Bang.

“Golden Brother atau Goblin Brother aku sudah menggeledahnya sendiri sebagai jaksa, makanya aku datang untuk menyerahkan diri,” aku Yoo Bang. Jaksa Park bukannya marah malah tertawa bahagia.
Syok bercampur pucat pasi, Mo Ga Bi tak percaya kejaksaan berhasil mendapatkan kontrak ganda mereka dengan Golden Brothers. "Yoo Bang memakai taktik orang yang putus asa. Biarpun dia mati, tapi dia telah berhasil membuat musuh terluka parah," jelas Beom Jeung.

Mo Ga Bi ketakutan karena hasil persidangan sudah jelas, dan sahamnya bisa dipastikan tak lebih berharga dari kertas toilet! Hang Woo mencoba menenangkan karena masih ada waktu, namun Mo Ga Bi sudah kalut. “BAGAIMANA BISA TENANG?!” teriaknya.

Hang Woo kembali ke ruangannya, perasaannya bercampur aduk, antara marah kepada Yoo Bang dan juga cemas karena dia mendapat kabar Woo Hee tak ada daftar orang yang keluar negeri. Dia meminta orang tersebut mencarinya di seluruh rumah sakit.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Bertiga, Jaksa Park menjelaskan kalau mereka akan mendapatkan hukuman karena dituduh mengambil barang di Golden Brother dan menyamar sebagai jaksa. Yoo Bang menyerobot penjelasan Jaksa Park, masih ada aroma persaingan rupanya di hadapan Yeo Chi yang kini cemas mereka akan dipenjara. Yoo Bang menjelaskan kemungkinan mereka akan diringankan atau dibebaskan karena membantu penyelidikan. Jaksa Park kesal setengah mati. Mereka mulai adu argumen.

Seorang teman Woo Hee menelepon Yoo Bang (yang membantu Woo Hee mencari tahu sidik jari Mo Ga Bi dan menganalisi insulin Presdir Jin).
Mereka bertemu di ruang kerja teman Woo Hee, menyerahkan bukti sidik jari dan bukti komposisi insulin Presdir Jin. Yeo Chi tahu dengan semuanya bisa menyeret Mo Ga Bi sebagai tersangka pembunuhan kakeknya. “Kenapa kau bisa mempunyai ini?”tanya Yoo Bang heran.

Yang Mi teman Woo Hee, mengaku Woo Hee yang memberikannya dan berpesan harus menyerahkan kepada Yoo Bang jika terjadi apa-apa pada dirinya. Baik Yoo Bang dan Yeo Chi sama terkejut mengetahui Woo Hee sudah menghilang beberapa hari.

Yoo Bang meminta Han Shin untuk menyewa detektif untuk mencari Woo Hee, dan menyebarkan iklan kehilangan orang. Han Shin mengatakan sudah ada yang memasang iklannya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Dan Hang Woolah orangnya, yang paling mencemaskan Woo Hee dan hancur hatinya akan hilangnya Woo Hee. Dia mendatangi rumah Woo Hee yang kosong. Melangkah masuk ke kamarnya, melihat fotonya yang tergantung dan pandangannya tertuju pada gambar Hang Woo yang dibuat Woo Hee. Dulu saat Hang Woo sibuk bekerja, Woo Hee iseng menggambarnya, dan diberi judul Kingkong jelek.
Tak terasa air mata Hang Woo tumpah. Menangisi dan memanggil nama Woo Hee.

Di Chun Ha, para wartawan mengerubungi Mo Ga Bi. Diberondong pertanyaan bahwa harga sahamnya anjlok karena kasus tuduhan korupsinya. Mo Ga Bi tak tahan, “bagi negara dan pihak yang memberikan tuduhan ini, aku akan menuntut balik dan meminta ganti rugi dalam jumlah besar!” tegasnya.
Langkahnya kembali terhenti ketika Yoo Bang dan Yeo Chi langsung berdiri dihadapan mereka, kali ini Yeo Chi dengan percaya diri .. janjinya yang akan menghancurkan Mo Ga Bi karena membunuh kakeknya. Mo Ga Bi tertawa karena dia mencemooh Yeo Chi sebagai gadis kemarin sore.
"Aku tak puas dengan hasil sidang korupsimu, kau pantasnya dihukum atas dugaan pembunuhan!," ucap Yeo Chi lantang.
Yoo Bang mencoba mengulur waktu yang membuat Beom Jeung dan Mo Ga Bi geram, “apa sih maksudnya? “.
“Ah..mereka tiba kenapa kau lama sekali, aku harus repot menahan dia di sini,” kata Yoo Bang. Alasan Yoo Bang adalah jaksa Park yang datang untuk menciduk Mo Ga Bi atas tuduhan pembunuhan Presdir Jin, kakek Yeo Chi. Langsung sebagai terdakwa.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
“Bukan aku pelakunya?” teriak Mo Ga Bi, meronta-ronta saat diborgol. “Penangkapan tanpa jaminan, jadi mereka yakin Presiden Mo adalah pembunuh?”tanya Direktur So Ha tak percaya.

Yeo Chi sendiri belum puas sebelum Mo Ga Bi benar-benar hancur.

Di ruangan interogasi, Mo Ga Bi memilih tutup mulut tak menjawab pertanyaan Jaksa Park mengenai dia menukarkan insulin. Kesal, namun gigih itulah Jaksa Park. Tak lama kemudian, Beom Jeung dan Pengacara Mo Ga Bi datang, mereka membawa secarik kertas berisi diagnosa penyakit Mo Ga Bi yang harus dirawat, penyakit jantung.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Mo Ga Bi berdiri, dan langsung berpura-pura dadanya sakit, dan dibawa keluar. Jaksa Park geram setengah mati. Alasan klasik nan licik tapi mujarab untuk menghindari penyelidikan. Dan baru sadar cara ini bukan saja digunakan para penjahat kerah putih di Indonesia dengan alasan kesehatan menghindari penyelidikan, pergi berobat ke Singapura lalu kabur, rupanya di Korea juga ada..wah daebak, satu pemikiran rupanya mereka! :LOL
Di kantor Jang Ryang, geng Yoo Bang melihat siaran berita tentang Mo Ga Bi yang diarak keluar dan harus dirawat inap lama karena masalah penyakit jantungnya (?). “Pertunjukan apa ini? Jadi dia membunuh karena dia lemah jantungnya?” teriak Yoo Bang kesal buanggeet.

Jang Ryang kembali menjelaskan, mengingat pengacara Mo Ga Bi bukan sembarang pengacara, Pengacara Noh yang disegani kejaksaan yang dulunya Jaksa Agung. Dan tentu saja kejaksaan sedikit 'bertekuk lutut'. Yang dibutuhkan geng Yoo Bang yaitu bukti yang solid tak terbantahkan. “Kita harus menemukan Woo Hee, harus itu” kata Yoo Bang.
Di rumah sakit, Pengacara Noh meyakinkan kalau Mo Ga Bi aman selama Cha Woo Hee tak ditemukan, sedang Mo Ga Bi meyakinkan Woo Hee tak akan muncul karena dia hilang. Beom Jeung sekejap meliriknya, apa dia curiga Mo Ga Bi terkait hilangnya Woo Hee?
"Kurasa keberuntungan ada di pihakmu, sekarang Cha Woo Hee hilang," sindir Beom Jeung. Mo Ga Bi serta merta membantah dia ada kaitan dengan hilangnya Woo Hee.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Keadaan Hang Woo tak lebih baik, kini dia tahunya hanya mabuk saja. Tiba-tiba Woo Hee membangunkan Hang Woo dengan lembut, namun Hang Woo ogah-ogahan.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
“Aku harus, minta air minum Cha Woo Hee..” panggilnya. Kembali dia tersadar semuanya hanya mimpi. Dia keluar sambil memanggil Woo Hee. Putus asa.
Di sebuah rumah sakit kecil Woo Hee terbaring tak sadarkan diri. Dia dirawat 2 orang biarawati. Berusaha mencari jati diri Woo Hee karena kartu identitasnya hilang.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Sedang geng Yoo Bang membagikan selebaran foto Woo Hee. “Ini mas-mas ganteng di ambil,” teriak Yeo Chi menyodorkan selebaran. Kemudian Bun Kwae teriak mengarahkan pada tivi besar yang memberitakan Chun Ha bangkrut pada tahap pertama, perdagangan saham dihentikan.

Jang Ryang menghubungi Yoo Bang, dan mereka siap melakukan langkah berikutnya.
Benar saja, Beom Jeung kelabakan karena para pimpinan Bank menekan Chun Ha karena mendengar rumor kebangkrutan. Beom Jeung dan Hang Woo semakin sakit kepala, produksi turun di kantor cabang, “bisa-bisa Chun Ha bisa masuk kebangkrutan taham kedua. Mana jatuh tempo hutang akan tenggat waktu. Kalau kita tidak bisa menyediakan uang $10 juta maka kita akan memasuki kebangkurtan kedua,” jelas Beom Jeung.

Staff Hang Woo masuk dan mengabarkan kalau sudah ada investor untuk Chun Ha.
Keesokan harinya di sebuah tempat yang mewah, Mo Ga Bi mematut diri agar tampil cantik dihadapan investor, dan pura-pura simpati kepada Hang Woo yang belum menemukan Woo Hee.
Sekretaris Mo Ga Bi masuk, pucat dan ragu menyilakan investor masuk, namun Yeo Chi keburu masuk dan Yoo Bang serta Bun Kwae. Sontak Mo Ga Bi mendelik akan kehadiran mereka dan langsung mengusirnya, dia tak butuh uang Yeo Chi! Yoo Bang tertawa, mengingatkan sebentar lagi saham Mo Ga Bi senilai kertas toilet.
"Darimana kau mendapatkan uang?," tanya Hang Woo.
"Kenapa? Aku juga punya investor," kelit Yeo Chi yang sebelumnya dia memberikan syarat agar Mo Ga Bi mundur dari kursi kepresidenan Chun Ha jika ingin dirinya berinvestasi. "Aku juga akan memberikan kompensasi," jelasnya
"Untuk apa? Toh dia juga akan masuk ke penjara, memangnya di sana bisa belanja?," kelakar Yoo Bang.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Mo Ga Bi masih gengsi untuk menerima uang Yeo Chi. Tetapi kartu Yeo Chi belum seluruhnya dibuka. Mereka sudah mengalang dukungan kreditur untuk memperpanjang pinjaman asal Mo Ga Bi lengser. “Tapi sekarang, kau coba saja sendiri rayu mereka,” kata Yoo Bang. Beom Jeung mampu menebak kalau investor Yeo Chi adalah Yoo Bang. Dan juga tahu kalau uang Yoo Bang juga sebenarnya dari Chun Ha (dari investasi palsu, pembeliaan lukisan palsu alias hasil foya2 Mo Ga Bi).
Yoo Bang dan Yeo Chi memutuskan pergi, sebenarnya hanya berencana memberikan bom kejutan untuk Mo Ga Bi.

Dan benar saja, Mo Ga Bi terduduk syok. Tahu dirinya diambang kehancurkan jika begini terus.
Di luar, Hang Woo langsung menghentikan Yoo Bang. Langsung memberi tahu kalau Yoo Banglah yang dihubungi Woo Hee terakhir kali. Pikiran Yoo Bang melayang, teringat saat Woo Hee menelponnya namun langsung dimatikan. “Apa yang kalian bicarakan?” tanya Hang Woo menyadarkan Yoo Bang. Yoo Bang mengatakan sebenarnya, “jika terjadi apa-apa padanya ini salahmu brengsek!” maki Yoo Bang. Hang Woo hanya termangu setelah kepergian Yoo Bang. Merasa tertohok.

Yoo Bang meminta Bun Kwae untuk mencari tahu dimana terakhir sinyal dari telepon Woo Hee.
Akhirnya Yoo Bang, Bun Kwae dan Han Shin tiba di lokasi terakhir Woo Hee mengalami kecelakaan. Yoo Bang melihat sebuah pilar kecil yang tergores. Mengeluarkan kaca pembesar dan yakin itu cat mobil Woo Hee yang menabraknya. “Apa tidak ada cctv?” tanyanya kepada yang lain.
“Tidak ada, ini daerah mati,” pungkas Han Shin. Yoo Bang memerintakan untuk memasang banner.

Tak jauh, dari sana sebuah mobil, sekretaris Mo Ga Bi gemetaran dan ketakutan melihat mereka bertiga ada dilokasi Woo Hee terakhir kali. Meyakinkan diri sendiri semuanya baik-baik saja selama mayat Woo Hee tak ditemukan.

Sedang Woo Hee masih tak sadarkan diri. Dan pada akhirnya Mo Ga Bi ditahan karena kejaksaan menganggap Mo Ga Bi sehat untuk menjalani pemeriksaan.
Di penjara, Beom Jeung datang untuk mengabarkan kalau Chun Ha sudah didaftarkan menjadi perusahaan yang bangkrut tahap 3. Mo Ga Bi tentu tidak terima, menyalahkan Beom Jeung yang tak becus. Beom Jeung masih bersikap tenang, “kau tahu keadaan perusahaan dan sekarang tugasmu Presiden untuk menyerahkan hak manajemenmu,” pinta Beom Jeung.

Beom Jeung tahu satu-satunya kesempatan Chun Ha adalah Baek Yeo Chi. “Tidak akan pernah! Sampai matipun aku takkan menyerahkan Chun Ha. Itu milikku!” teriak Mo Ga Bi tak karuan. Beom Jeung hanya bisa menatap nanar kepada orang yang dicintainya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Putus asa,itulah yang dirasakan Hang Woo. Dia bersama Beom Jeung. Hang Woo pun mengatakan kalau Mo Ga Bi dan Woo Hee tahu keberadaan surat wasiat. Dan merasa hilangnya Woo Hee ada kaitannya dengan kasus ini. “Keberadaan Cha Woo Hee bagaikan bom waktu yang bisa meledak kapan saja,” ucap Hang Woo.
Beom Jeung bersikukuh Mo Ga Bi tak akan melakukan sejauh itu. “Kalau begitu aku sedikit lega,” papar Hang Woo. Kemudian Hang Woo diberi tahu seseorang tentang lokasi terakhir Woo Hee.
Tak butuh lama, Hang Woo berada di tempat kemarin Yoo Bang kunjungi. Hang Woo sudah melihat banner yang ada foto Woo Hee, mencoba menelepon nomor yang tercantum. Muncul nama Yoo Bang, Hang Woo terkulai lemas. Yoo Bang memang peduli pada Woo Hee.

Kemudian seperti skenario yang sudah dirancang, 2 suster yang merawat Woo Hee melintas. Begitu belihat banner tersebut langsung berhenti, tersenyum lega akhirnya mereka menemukan identitasnya.
“Permisi, apa kalian mengenal wanita ini? Kalian tahun dimana Cha Woo Hee?” tanya Hang Woo yang berada di samping mereka.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Pucat pasi ketika diceritakan oleh suster yang lebih tua bahwa dia menemukan di sungai, sudah tak sadarkan diri. Suatu keajaiban dia masih hidup. Hang Woo melangkah pelan masuk ke kamar Woo Hee. Langsung berkaca-kaca melihat keadaan Woo Hee.

Terdengar backsound Woo Hee yang bernyanyi untuk Hang Woo dulu.

Bunga Daedang mekar dengan indah...Di pinggir laut...Kupandangi dari sini, hingga ke ujung cakrawala.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Tangis Hang Woo pecah, tak kuasa menahannya. Dan langsung bersimpuh menggenggam tangan Woo Hee. “Maafkan aku, aku salah..maafkan aku,.”
Persidangan akhirnya di gelar. Kali ini Jang Ryang kembali menjadi saksi, diberondong pertanyaan oleh Jaksa Park seputar alm. Presdir Jin yang pura-pura buta untuk mengetes siapa saja yang tak setia padanya. "Dia tak takut pada penghiatan siapapun,
kecuali penghianatan Sekretarisnya Mo, " papar Jang Ryang, "Dia lalu merencanakan sebuah test, melalui sebuah Surat Wasiat." Belum selesai keberatan langsung diteriak Pengacara Noh. Dia menjelaskan kalau surat wasit yang ditunjukan kliennya otentik.
Kini giliran Pengacara Noh mengajukan pertanyaan, kali ini dokter pribadi alm. Presdir Jin yang dijadikan saksi. Seputar sidik jari Mo Ga Bi yang berada di alat suntik insulin, tentu saja ada karena Mo Ga Bi lah yang mengurus suntikan tersebut. "Apakah kau punya bukti bahwa terdakwa telah menukarnya?," tanyanya. Dokter tersebut terdiam, "Jadi itu masih berupa dugaan," kata Pengacara Noh pada akhirnya.

Keadaan berbalik tak menguntungkan untuk pihak Yoo Bang and the gang. Mo Ga Bi tersenyum kecil yakin kemenangannya.
Yoo Bang, Yeo Chi dan Bun Kwae kembali ke lokasi dimana Woo Hee terakhir kali. Yeo Chi mengeluh karena tak ada cctv. Yoo Bang mendadak memandang sebuah toko disebrang.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Mereka mendatanginya ke bagian sepatu, tanpa tedeng aling-aling menyuruh Yeo Chi memilih. Sedang dia clingak clinguk mencari sesuatu, "Apakah disini sudah terpasang cctv?," tanya Yoo Bang pada seorang pelayan.

Pelayan tersebut mengiyakan namun hanya didalam. Namun ada satu kamera yang menghadap ke jendela keluar. Yoo Bang langsung meminta rekaman tersebut.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Di kantor Jaksa Park, mereka melihat bersama Yoo Bang dan Yeo Chi. Hanya terlihat saat Woo Hee tertabrak mobilnya, keluar dari mobil dan setelah itu tak terlihat. Yoo Bang menyuruh Jaksa Park terus melihat, kemudian seorang pria, asisten Mo Ga Bi masuk ke mobil, tentu Yoo Bang dan Yeo Chi mengenalinya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
"Dasar *&^%#^$@* kau *%&^@*@#*!," runtuk Yeo Chi, dan saat mendengarnya betapa syoknya si Jaksa Park mengetahui jati diri Yeo Chi, melongo dan mendelik untung tidak pingsan. “Omo, Maaf, aku terlalu gembira,” kilah Yeo Chi.
Tak butuh lama, Jaksa Park langsung bertindak menangkap asisten Mo Ga Bi yang saat itu sedang bersama Beom Jeung. Mengetahui tuduhan pembunuhan Woo Hee yang dilakukan asisten Mo Ga Bi, membuat Beom Jeung pucat pasi.
Beom Jeung menemui Mo Ga Bi di penjara. Mo Ga Bi mencerocos yakin kalau Pengacara Noh membebas dirinya. Sedang Beom Jeung hanya menatap lurus Mo Ga Bi tanpa ekspresi. "Apa yang telah kau lakukan kepada Cha Woo Hee? Kau telah membunuhnya? Mengapa kau lakukan itu?," seru Beom Jeung tak tahan lagi menuntut jawaban.
"Beom Jeung, apa yang kau bicarakan?," balas Mo Ga Bi tak menyangka.
Lalu ia pun membeberkan kalo asistennya sudah ditangkap atas tuduhan pembunuhan Cha Woo Hee, "Cha Woo Hee adalah wanita yang akan dinikahi Choi Hang Woo. Kau telah dibantu Hang Woo. Mengapa kau... menghianatinya...!"

Bukan penyelesalan yang ditunjukan Mo Ga Bi, "Apa ada bukti aku yang menyuruhnya?," tanya Mo Ga Bi lalu tertawa menyeramkan, saikopat nie wanita. "Apa kau sudah gila?." Demi mendengar kalimat tersebut, dia naik pitam, "Lihat aku, Park Beom Jeung. Lihat aku. Siapa yang bisa bisa cari gara-gara padaku. Siapa? Lihat? Aku masih baik-baik saja. Aku takkan mati!."
“Ku mohon, sadarlah! Ku mohon!!” teriak Beom Jeung. Mo Ga Bi membalas teriakannya dan tertawa. Kemudian memukul-mukul kaca, frustasi tahu di ujung tanduk.

Sedang, Asisten Mo Ga Bi tetap diam seribu bahasa yang membuat jaksa Park tak kalah dongkolnya.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Di markas alias kantor Jang Ryang, Yoo Bang and the geng memikirkan asisten Mo Ga Bi yang tak mau buka mulut, mereka butuh bukti yang kuat lagi. “Ah seandainya Woo Hee ditemukan”. Han Shin masuk dan membawa kabar gembira, ada yang melihat Woo Hee di klinik sekolah tapi sudah dibawa pergi. “Siapa yang membawanya?” tanya Yoo Bang.
Siapa lagi kalau bukan Hang Woo. Di kamarnya, dia merawat Woo Hee dengan perasaan sedih. Beom Jeung menelepon Hang Woo. Mengatakan sejujurnya bahwa yang membunuh Cha Woo Hee adakah Mo Ga Bi. Beom Jeung meminta maaf atas namanya. "Wanita itu sudah kehilangan akalnya, maafkan aku Choi Hang Woo," ujar Beom Jeung.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Hang Woo menutup teleponnya, perasaannya semakin tak karuan karena sadar dirinya selama ini salah. Dirinya memeluk Woo Hee, menanggis. “Maafkan aku Woo Hee, pasti selama ini kau ketakutan sekali, aku tak akan meninggalkanmu sendirian lagi”.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Seseorang membunyikan bel pintu apartemen Hang Woo. Rupanya Yoo Bang, mulanya Hang Woo enggan menyilakan masuk, namun ucapan Yoo Bang yang tahu keadaan Woo Hee membuat dia terpaksa menerima Yoo Bang.
"Pernahkah kau pikirkan apa yang diinginkan Woo Hee saat ini? Kalau kau benar-benar mencintainya. Kalau aku jadi dia, aku akan melakukan apa yang diinginkan wanita yang kucintai. Kau itu apa?," kata Yoo Bang tegas.

Hang Woo hanya bisa memandang Yoo Bang dengan tatapan nanar.
Persidangan berikutnya Asisten Mo Ga Bi yang menjadi saksi. Duduk di kursi pesakitan Mo Ga Bi yang terlihat sangat acak-acakan. Jaksa Park memberondong pertanyaan mengenai dirinya 'menyikirkan' Woo Hee. Asisten Mo Ga Bi berkelit dan menolak tuduhan, dan akhirnya tak bisa berkutik saat Jaksa Park memutarkan rekaman cctv.
"Apa terdakwa menyuruhmu membunuh Cha Woo Hee?," cerca Jaksa Park. Tetap, Asisten Mo Ga Bi membantah dengan kalemnya.
Baiklah, Jaksa Park akhirnya memanggil saksi berikutnya. Cha Woo Hee. Dan pastinya Jaksa Park akan menambah tuduhan percobaan pembunuhan dan sumpah palsu. Seorang wanita yang dibebat wajah, duduk di kursi roda yang didorong oleh Hang Woo.

Hang Woo dengan wajah sendu dan menunduk manjelaskan bahwa keadaan Woo Hee sangat buruk dan dia juga tak bisa bercakap-cakap. Tapi masih bisa mengenali orang. "Cha Woo Hee, apakah seseorang yang mencoba membunuhmu ada di ruangan ini?," tanya Jaksa Park.

Woo Hee (?) dengan menoleh ke Mo Ga Bi, namun dia menunjuk asistennya yang sudah berkeringat dingin. "Aku hanya menerima perintah Mo Ga Bi!," pada akhirnya.
"Lalu apakah saksi membunuh Presiden Jin Shi Hwang juga atas perintah terdakwa?."
"Tidak. Itu Pesiden Mo Ga Bi sendiri yang membunuhnya. Dia sendiri yang mengatakan kepadaku. Dia sendiri yang menyuntikan insulin kepada Presiden Jin ketika gula darah beliau sedang naik. Tugasku hanya memindahkan jenazahnya. Aku berkata jujur. Wanita itulah yang membunuhnya!," teriaknya kalut sambil menunjuk Mo Ga Bi.

Orang yang dimaksud hanya tertawa, menanggis dan berteriak-teriak, benar sudah diambang batas kewarasan.
Keluar dari ruang persidangan, Hang Woo mendorong Woo Hee (?) ke arah Yoo Bang yang sudah menunggu. Dia membiarkan Yoo Bang mendorong wanita tersebut yang rupanya Yeo Chi. Dan untuk pertama kalinya Hang Woo dan Yoo Bang saling bekerja sama.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Beberapa saat kemudian, Yeo Chi mengeluh betapa panasnya dirinya berpakaian berlapis-lapis. Yoo Bang tersenyum mengerti, "Selama ini kau sudah menderita. Kau kepanasan apa lega?."
"Ya aku merasa lega!." Keduanya berpelukan, "Terimakasih," ucap Yeo Chi. Dan pada akhirnya semua dibayar lunas.
Yoo Bang menemui Beom Jeung di atap gedung. Dia menyuruh Yoo Bang untuk menghentikan Chun Ha dari kebangkrutan tahap 3. "Apa Mo Ga Bi akan menyerahkan semua saham-sahamnya?," tanyanya. Beom Jeung akhirnya menyerahkan surat wasita asli Presdir Jin. "Chun Ha grup tempat aku mengubur masa mudaku, kau dan Yeo Chi harus menjaganya baik-baik," ujarnya yang menepuk pundak Yoo Bang sebelum pergi.
Beom Jeung menemui Mo Ga Bi yang sedang berteriak-teriak sendirian, sepertinya dia di rawat di rumah sakit jiwa. "Maafkan aku Presiden," ucap Beom Jeung, dan memeluk Mo Ga Bi, "Mulai sekarang mari hidup bersama secara tenang." Dan rasanya Mo Ga Bi akhirnya memang bisa tenang disamping Beom Jeung.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Harus happy ending semua bukan, yup! harus, akhirnya Woo Hee sadar, dan langsung tersenyum lega begitu melihat Hang Woo disampingnya.

-1 tahun kemudian-
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Versailles Yoo alias Yoo Bang mematut diri di depan cermin, sungguh keren!Ditambah memakai kaca mata! Itu bukan Yoo Bang, tapi Dr. Ahn (Surgeon Bong Dal Hee-red)!! Bahkan Han Shin dan Bun Kwae juga memuji-muji penampilan Yoo Bang yang kini menjadi Presdir Chun Ha.

Yoo Bang and the geng ditambah Direktur So Ha berjalan masuk ke Chun Ha disambut yel-yel panjang umur oleh para karyawan. Terlihat Yeo Chi dengan perut membuncit, sesekai mengusapnya. Yoo Bang yang melihat tersenyum bahagia.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Sampai di ujung, Yoo Bang dan Yeo Chi berbalik, ckckc..bukan seperti itu, mereka berlari dan berteriak, "Semuanya! Selamat panjang umur!"

** THE END**
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
Hah? Sudah tamat? Sudah berakhir, waittzz..masih ada epilognyaaa..

Setelah Yoo Bang menjadi Presiden, mereka mengambil foto bersama di ruangannya. Bun Kwae, Han Shin, Jang Ryang dan So Ha. Saling tertawa. Memasang wajah sumringah.

-15 tahun kemudian-
Masih dengan tawa yang sama, dan wajah sumringah, Yoo Bang duduk di depan, di belakang ke empat partner Yoo Bang mulai menua, bahkan So Ha sudah kepayahan berjalan di bantu tongkat, tertawa dengan nafas tersengal-sengal.
-30 tahun kemudian-
Han Shin memegang foto alm. So Ha, tinggal Bun Kwae dan Jang Ryang. Dan kini si Jang Ryang yang harus disangga tongkat. Yoo Bang? Sial..efek obat awet muda manjur sekali rupanya! Masih dengan tawa sehat bugar, dan tak ada ubannya. “Itu putrimu,” kata Han Shin. Putri Yoo Bang, yang mirip Yeo Chi datang, dengan tingkah polah yang energik seperti ibunya. Semuanya siap berpose diambil gambarnya.
"Satu..dua..ooh tidak baterainya habis," ucap mas-mas si tukang foto.
Dan selanjutnya pasti sudah di tebak, like daughter like mom, "Waduh *%&^*#* kalian *%^$&@*, Awas *%^&@%*! Kau *&*@%^&* anak *@%&@$!*!."
"Aigoo, dia mirip sekali dengan ibunya," kelakar Yoo Bang sambil menutup mulut putrinya.
Dan kasihan sekali Jang Ryang yang tepat dibelakangnya, syok dan terkena serangan jantung.

**BENAR-BENAR THE END**
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Authors last words :

-Ari Aruto- #ganti nama lagi :LOL
Aigooooo, akhirnya kelar juga Kdrama ahjusi yang dinanti sampai mengesampingkan SunMoon, mianhe Soo Hyun wkkwk, habis taktik perang yang diimplementasikan Yoo Bang dan Hang Woo ke dalam persaingan kerja membuat penasaran ditambah tingkah ahjusi LBS (bukan LBS TV lho ya :P) eh Yoo Bang, buat versailes Yoo gomayo yo membuat hari-hari para author cerah dengan tingkahnya yang membuat kami melupakan letih dan lelah yang menghampiri para salarywoman :P.

Kukira yang jahat dulu Jang Ryang eh makin ke sini kok malah dia yang jadi partner Yoo Bang, tak terasa 22 episode cepat berlalu padahal masih ingin berlama-lama dengan ahjusi :LOL, mada mada dane tenang ahjusi LBS hanya pergi untuk sementara, ahjusi akan cepat kembali dengan Kdrama barunya wkwkwkkw#nggak jadi nangis ni tapi harus siapkan mental untuk sinopsis drama ahjusi selanjutnya :LOL, insyaallah :), terima kasih untuk papario (islandsub) atas indosubnya dan partner saia Asri dalam membuat sinop drama yang didedikasin untuk beloved ahjusi Lee Beom Soo, Pelangi Drama dan tentu saja reader :P ~kapan kita pairing lagi As? :P

-HarleQueen-
Giliran aku, aiigoo..akhirnya harus mengakhirinya juga, 22 episode kami lalu dengan suka cita didedikasikan untuk Pelangi Drama, our beloved blog, untuk reader and for special for uri ahjusi.
Ariiiii..hanya satu kata buat Salaryman, keren! Kadang merasa dibela hak2 kita oleh Versailles Yoo dengan sindiran-sindiran cerdas ala dia. Merasa berat nulis untuk episode terakhir karena artinya harus berpisah tapi the show must go on deh. Arigato buat partner aku si Ari yang siap sedia tenaga bantuannya. Dan kesedihan ini terobati dengan adanya film ahjusi terbaru, eh gak ada yang mau buat reviewnya Over My Dead Body-kah alias 'Langkahi Dulu Mayat Gue'?? :LOL
Dan kabar gembiranya ahjusi juga akan siap kembali dramanya bulan depan, Dr. Jin time slip-apalah itu, hahha..Yipppiieee *nari2 balet*

Kapan kita pairing lagi ari? hemm.. sstt, jangan bilang-bilang di sini ntar ndak supress buat reader. huhhaeuhaheuahe. See you next project guys.. :)

Written by HarleQueen @pelangidrama
Capture images by Ari Aruto @pelangidrama
Shared only on pelangidrama
DON'T REPOST OTHER SITE GUYS

12 Responses so far.

  1. Anonim says:

    San suka banget sama drama ini..nunggu tiap episodnya..
    ceritanya super duper lucu..
    yang paling menarik,,cerita di akhir tiap episod walo tak berhubungan langsung sama cerita utamanya,,

    -susan-

  2. dah slese. ok 26 mei time slip Dr. jin lanjut kan yah??

  3. aku belum nonton walau dah dikasih ma asri,, masih terpeson ma ex-hubbynya.,, so tar aja deh selesai ini

  4. riri@ ditunggu konfirmasinya, aku sdang koordinasikan sama manager saja mengenai skejul saya di bulan mei nanti *Seleb mode on :D

    @apni, ckckck..untung aye kagak jadi rujuk buk sama dia.. :LOL

  5. Anonim says:

    Jd sdih hrus brpisah dgn woo2 couple,
    tiap hri buka blog ny PD brhrap sinopsis salaryman ny d lanjutkan. Eh pas buka mlah udh ada makasih utk sinopsis ny kak.
    ~sukma~

  6. sukma@ terimakasih sudah menjadi reader yg setia..semoga next projeck ahjusi lbs gak kalah yahudnya. :D

  7. iyah, pake manajer segala!! artis dari manakah ini?? tolonglah aku ya tuhan ampuni dosa kenarsisannya!!

  8. uwahhhhhhhh terharuuuu kelar juga akhirnya drama didedikasikan untuk we beloved ahjusi LBS wkwkwk, berpisah hanya untuk sementara tenang ahjusi brb kok, mari kita berpairing lg as, double A wkwkwk :LOL@Susan=yub betul banget epilog drama tiap episode bikin ngakak hahaha

  9. Akhirnya tamaaaat juga..

  10. Anonim says:

    Bun Kwae, Han Shin, beruntung ngintil ma yoo bang, dari kutu kupret jadi staf elit chun ha group sekarang mereka wkwkwk

  11. Dramanya lg tayang di LBStv..��

  12. Anonim says:

    aaahhh....sudah selesai yaa.....gumawo......bakal kangen ma ahjusi ne,,,,,giant juga sudah mau kelar........dtunggu next sinopsis-nya deh :)

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here