[Sinopsis K-Drama] Wild Romance Episode 14

3 comments
Sinopsis Wild Romance Episode 14

Flashback sedikit akhir episode 13. Jonghee, kurator Oh (ibunya Sooyoung), juga Eunjae pergi melihat lukisan-lukisan Jonghee yang akan dipamerkan. Tidak disangka, ada orang yang merusak semua lukisan Jonghee. Ternyata yang merusak semua lukisan Jonghee adalah Sooyoung. (Aku pikir yang ngerusak lukisan si bibi, ternyata Sooyoung :(. )
Malam-malam, Sooyoung pergi ke galeri dengan berpakaian hitam-hitam dia merusak semua lukisan. Memotong lukisannya dengan cutter, lalu menyiramkan cat merah ke seluruh lukisan. Di salah satu lukisan yang bergambar potret Jonghee, Sooyoung merusaknya di bagian mata, seperti gambar yang dia terima. Tidak ada ekspresi di wajah Sooyoung ketika melakukan itu semua, seolah-olah bukan Sooyoung yang melakukan itu.
Jonghee tidak percaya melihat semua lukisannya yang amburadul, apalagi melihat lukisan dirinya yang berlubang dibagian mata.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Sooyoung di rumahnya sedang menyiapkan sarapan. Dongsu bertanya apa Sooyoung baik-baik saja, mengingat malam sebelumnya Sooyoung sangat ketakutan. Sooyoung tidak mengerti maksud Dongsu. Dongsu beranggapan kalau Sooyoung baik-baik saja.
Kurator Oh marah dengan karyawannya, bagaimana pertanggung jawaban mereka atas insiden ini. Salah seorang karyawan merasa aneh, kalau perusak, seharusnya semua lukisan di galeri itu dirusak. Tapi kenapa hanya lukisan ini yang rusak. Karyawan yang lain juga mengatakan ketika dia datang, pintu juga masih terkunci. Kurator Oh teringat sesuatu. Malam sebelumnya, Sooyoung datang ke rumahnya, dengan ekspresi dingin dia meminta kunci galeri dengan alasan dia harus memastikan sesuatu dilukisan Jonghee.
Kurator menanyakan tentang CCTV di tempat itu. Karyawannya berkata kalau CCTV nya dimatikan karena ada perbaikan. tapi ada satu di luar yang masih berfungsi. kurator Oh mulai khawatir.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Jonghee marah besar, dia terus saja jalan pergi. Eunjae yang tidak bisa menghentikannya menelfon Muyeol. Muyeol yang sedang bersama direktur Jang senyam senyum melihat siapa yang menelfon. Muyeol langsung berubah ketika tahu apa yang terjadi, dia langsung pergi dengan mobilnya meninggalkan direktur Jang.
Muyeol datang ke tempat yang sudah diberitahu Eunjae. Muyeol panik sekali. Setelah bertemu, Muyeol dipukul oleh Jonghee. "Ini gara-gara kau. Semua ini gara-gara kau!" Jonghee terus memukul Muyeol. Eunjae memegang Jonghee yang sudah mulai lepas kendali. “Lepaskan aku! Lepaskan aku!”, Muyeol menyuruh Eunjae melepaskan Jonghee. "Ini semua gara-gara kau! Short mati juga gara-gara kau! lukisanku rusak karena kau juga! Park Muyeol, apa yang akan kau lakukan?" Jonghee histeris sambil terus memukul Muyeol.
Eunjae bertanya pada Muyeol, apa dia baik-baik saja? Muyeol menjawab rasanya sakit sekali. Dia sangat ingin menangkap bajingan itu.
Kurator Oh sedang melihat rekaman CCTV. Benar saja, Sooyoung terlihat memasuki galeri dengan pakaian hitam. Kurator Oh stres melihatnya. Dia meminta karyawannya itu untuk menghapus rekaman CCTV itu.
Polisi datang memeriksa tempat itu. Kayaknya lukisannya ada yang hilang satu. Tapi para karyawan berkata kalau itu semua lukisan yang rusak. Polisi juga bertanya tentang CCTV di ruangan itu. Nihil.
Kurator Oh bertemu dengan Dongsu. Dongsu bingung melihat ibu mertuanya panik. Dongsu tidak yakin dengan apa yang dikatakan ibu mertuanya. "Kamera CCTV menampilkan wajahnya. Jadi, bukti apa yang bisa lebih kuat?" Dongsu baru menyadari, jadi karena itu, malam itu istrinya sangat ketakutan.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Sooyoung sedang bermain dengan Wooyoung. Dia kelihatan senang sekali. Dongsu bingung apa yang harus dia lakukan. Dongsu pergi ke kamar, mencari-cari sesuatu. Apapun yang bisa dijadikan petunjuk. Dia menemukan foto Jonghee yang matanya dirusak, yang telah disobek-sobek di saku baju Sooyoung. Dongsu bertanya kemana Sooyoung pergi kemarin, saat Dongsu sedang memandikan Wooyoung? Sooyoung menjawab dia seharian di rumah, kecuali saat dia pergi membuang sampah.

Jonghee yang sedang marah jalan terus dan terus, sampai malam. Akhirnya dia kecapekan, Muyeol dan Eunjae mengantarnya pulang.
Dengan serius Muyeol bertanya pada Eunjae bagaimana mereka bisa menangkap penjahat itu, bagaimana caranya mereka membuat penjahat itu menderita. Eunjae hanya diam melihat Muyeol yang begitu khawatir terhadap Jonghee.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Eunjae pulang dan bertemu ayahnya yang sedang menjahit. Eunjae mulai membicarakan ibunya. Bagaimana ayahnya begitu mencintainya setelah ibunya begitu jahat. "Entah kau mencintai atau membenci seseorang, itu bukan hal yang bisa kau kontrol."jawab ayahnya, Eunjae membenarkan karena dia pun juga mengalaminya. Akhirnya Eunjae merestui ayahnya berkencan lagi dengan ibunya. Ayah Eunjae senang sekali, "Sebagai gantinya, kau tidak boleh keberatan dengan pria manapun yang mungkin akan kubawa ke rumah." pinta Eunjae. Ayah Eunjae setuju.
Dongsu memberitahu ibu mertuannya tentang apa yang ia temukan. Ibu mertua Dongsu juga mengeluarkan lukisan rusak Jonghee yang dia ambil dari galeri. Ibu takut ada orang yang melihatnya, jadi menyembunyikan lukisan itu. Dongsu berkata Sooyoung tidak mengatakan apapun soal ini, sepertinya dia tidak ingat sudah melakukan semuanya.
Polisi menyadari ada hal yang ditutupi dari kejadian ini. Para polisi itu bertemu dengan wartawan Koh. Wartawan Koh langsung meminta semua informasi tentang kejadian di galeri. Wartawan Koh juga bertemu Dongsu yang sedang memasukkan sesuatu ke dalam bagasi mobilnya. wartawan Koh bertanya apa Dongsu pergi ke rumah Muyeol, karena sepertinya semua akan berkumpul di sana. Dongsu mengiyakan.
Dongah memakai baju yang seksi. Dongah datang bersama manager Kim, bertemu dengan wartawan Koh yang datang bersama Dongsu. Wartawan Koh berkata kalau Dongah sangat seksi. "Benar! Seharusnya ini adalah reaksi orang kebanyakan."kata Dongah kepada manager Kim. Manager Kim mengacuhkan perkataan Dongah dan menyuruhnya memakai mantel, karena cuacanya dingin. Dongah cemberut sambil memakai mantelnya.
Mereka berempat masuk lift, Dongah bertanya kalau motif macan dia tidak suka, lalu kostum apa yang manager Kim suka, "Bagaimana kalau seragam? Mungkin seragam perawat, atau pramugari? Seragam pelaut?" cecar Dongah. Dengan lempeng manager Kim bilang kalau dia tidak punya selera semacam itu. Beda dengan wartawan Koh yang semangat, sampai-sampai wartawan Koh ngira manager Kim punya kelainan soalnya gak punya fantasi dengan cewek-cewek hahaha.
Di rumah Muyeol, mau tidak mau bibi bertemu dengan Dongah. Dongah juga menyadari dia pernah bertemu dengan bibi. Tapi bibi mengelak pernah bertemu dengan Dongah.
Muyeol, Dongsu, wartawan Koh, manager Kim serta Dongah rapat mengenai masalah ini. Bibi mendengarkan mereka semua dari dapur sambil bembersihkan sayuran.

Polisi sedang menginvestigasi masalah ini, tapi belum ada perkembangan lebih lanjut. Wartawan Koh juga membawa foto-foto TKP. Mereka menyimpulkan orang yang melakukan teror saat ini bukan orang sama dengan yang melakukan teror yang lalu, karena tidak ada gambar mata yang dirusak. Ya, mereka menyimpulkan seperti itu karena gambar Jonghee yang matanya dirusak sudah disembunyikan oleh ibu Sooyoung. Dan sebenarnya pelaku semuanya secara langsung memang berbeda. tapi biang kerok nya ya the one and only.
Wartawan Koh juga memberi informasi kalau pelaku mencurigai orang dalam, tapi mengapa polisi menduga seperti itu, wartawan Koh juga tidak tahu. Dongsu mengamati diskusi mereka dengan diam. Mereka membicarakan kemungkinan-kemungkinan yang bisa dijadikan bukti, seperti sidik jari, tapi itu semua tidak berguna karena mereka belum mempunyai tersangka yang pasti. "Saat ini, yang terpenting adalah mengetahui apakah kejadian ini berkaitan dengan kasus kita."kata wartawan Koh.
Dongah menanyakan do-rog, atau katalog lukisan. jadi mereka bisa membandingkan lukisan dengan katalog, mungkin dari situ mereka bisa menemukan sesuatu.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Dalam perjalanan pulang dengan manager Kim, Dongah berpendapat kalau kali ini pelakunya mungkin seseorang yang dekat dengan Jonghee. "Pelaku kali ini? kau tidak berpikir kalau pelakunya adalah orang yang sama?" tanya manager Kim. Dongah belum tahu. "Tapi coba pikirkan, seseorang sedang mencoba melukaimu jadi mereka pasti ingin menghancurkanku karena aku penting bagimu. Ini bisa dimengerti. tapi mencoba untuk melukai manager Kim dengan menghancurkan bukuku yang paling berharga? Itu aneh sekali."pikir Dongah. Manager Kim menyimpulkan, jadi pelaku menghancurkan lukisan itu bukan karena dia adalah kekasih Park Muyeol, tapi dia adalah Kang Jonghee. Out of topic, Dongah masih menanyakan apa manager Kim benar-benar tidak berpikiran macam-macam dengan motif macan tutul? Dengan pasti manager Kim mengiyakan pertanyaan Dongah. "Daripada motif macan tutul, aku lebih suka hanbook." kata Manager Kim. Manager Kim kemudian menyuruh Dongah melupakan apa yang baru saja dia katakan.
Eunjae mengamati Jonghee yang tertidur dengan sangat pulas. Saking pulasnya Eunjae harus ngecek nafasnya, apa Jonghee masih bernafas atau tidak hahaha. Muyeol datang, dia menanyakan pada Eunjae apa dia tahu soal Do-rog, Muyeol mencarinya. Eunjae ikut membantu mencari walaupun dia sama sekali gak ngerti do-rog itu seperti apa.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Muyeol terduduk lemas karena ternyata mereka tidak bisa menemukan katalog lukisan itu. "Bersemangatlah!" perintah Eunjae. "Kalau kau dalam posisiku apa kau masih bisa bersemangat? Kejadian itu terjadi pada Jonghee karena aku."kata Muyeol lemas. Eunjae berkata itulah alasannya mengapa Muyeol harus lebih bersemangat. Dengan begitu dia akan bisa menangkap si pelaku dan juga menjaga Jonghee. Eunjae menganalogikan permainan ini dengan bisbol, ini masih inning ke 9, kau harus bersemangat. Eunjae menyemangati Muyeol dengan mengacak-acak rambut Muyeol seperti yang dilakukan Muyeol kepada Eunjae.
Muyeol ngambek. "Jangan lakukan itu." Eunjae gak mau berhenti, mau balas dendam dia. Muyeol kemudian memegang lengan Eunjae agar Eunjae berhenti, lalu menariknya mendekat. Akhirnya Eunjae berada dalam posisi seperti dipeluk oleh Muyeol. "Aku menyerah. Kubilang, aku menyerah."kata Eunjae. Awalnya Muyeol tidak mau melepaskannya, tapi akhirnya dilepaskan juga. Muyeol menyuruh Eunjae tetap mencari buku itu, agar mereka dapat membandingkan dengan lukisan aslinya. Eunjae baru sadar kalau dia pernah melihat buku seperti itu, Sooyoung mengambilnya.
Muyeol mengambil do-rog itu dari Sooyoung. Sooyoung bertanya mengapa dia memerlukan do-rog? Ada masalah apa? Muyeol tidak menjawab, dia menyuruh Sooyoung bertanya pada Dongsu saja. (sepertinya Sooyoung bener-bener gak inget kejadian pengerusakan itu.)
Sinopsis Wild Romance episode 14
Dongsu termenung sendirian di lapangan latihan. Manager Kim datang bertanya ada apa. Dongsu tidak menjawab, dia kemudian melanjutkan pekerjaannya membetulkan suatu alat. Manager Kim bertanya apa Jonghee sudah sadar, dia harus sadar secepatnya untuk mengkonfirmasi lukisannya.
Jonghee bangun dari tidurnya. Eunjae baru keluar dari kamar mandi ketika melihat pintu kamar Jonghee terbuka dan Jonghee tidak ada di kamarnya. Eunjae mencarinya keluar, dan menemukannya duduk sendiri di taman. Jonghee sedang melihat seekor kucing yang lari ketika Eunjae mendekat. Jonghee ingin kucing itu. Jonghee meminta Eunjae menangkapnya. "Baiklah.." Eunjae terpaksa menurutinya.
Ketika mereka akan masuk ke dalam, mereka berpapasan dengan bibi. Jonghee sedikit ketakutan melihat wajah bibi.
Bibi menunggu bus nya datang, ketika Yunyeok datang menyapanya. Bibi kaget bagaimana Yunyeok mengenalinya. "Kau tidak mengenaliku? Aku cucu dari nenek di Peongcheondong. Aku melihat anda datang beberapa kali ke rumah." kata Yunyeok. Bibi tidak bisa mengelak lagi. Yunyeok ingin bertemu dengan bibi karena dia pikir mereka dekat. Yunyeok mengeluarkan foto Muyeol yang matanya dirusak. "Cukup dekat untuk memberikanmu sesuatu seperti ini?" Bibi mengelak, dia tidak tahu apa yang Yunyeok bicarakan. Lalu cepat-cepat pergi ketika ada bus yang datang. Yunyeok semakin curiga.
Muyeol mengamati foto lukisan dengan katalog, tapi stress karena sepertinya dia tidak menemukan apa-apa. Muyeol istirahat lalu pergi ke gym. Dari atas gym, dia melihat Eunjae di taman. Lalu menghampirinya.
Eunjae sedang mencoba menangkap kucing liar itu dengan menggunakan perangkap jaring. Muyeol datang mengagetkannya. Muyeol mengingatkan, bukannya Eunjae yang bilang jangan terlalu memanjakan Jonghee. "Aku bisa saja begitu. Awalnya aku tidak suka padanya, tapi lambat laun aku menyadari kalau dia hanya bersikap jujur.". Muyeol membenarkan perkataan Eunjae. "Jika dia marah, dia benar-benar marah. Jika dia menyesal, dia akan minta maaf. Jika dia menyukai seseorang dia akan langsung mengatakannya. Tidak sepertiku. Aku orang yang sulit untuk dihadapi." tambah Eunjae. Muyeol heran apa Eunjae baru menyadarinya sekarang?. Eunjae ngambek. Seharusnya disaat seperti itu Muyeol mengatakan hal yang baik tentangnya. "Mengatakan apa?"tanya Muyeol. Eunjae mencontohkan, 'Kau yang sekarang sudah baik'. "Benar, Kau yang sekarang ini sudah sangat imut." seru Muyeol serius. Eunjae jadi ketawa mendengar Muyeol. Muyeol yang awalnya serius ikutan ketawa juga.
Mereka berdua berhenti ketawa. Tiba-tiba Muyeol mendekatkan diri ke Eunjae, mendekat seperti Muyeol mau mencium Eunjae. Eunjae panik, "Tunggu, sadarkan dirimu. Aku tahu setelah apa yang terjadi, kau tidar bisa tidur dengan nyenyak. Aku ini Yoo Eunjae. Idiot..". Tanpa menjauhkan dirinya Muyeol menghela nafas, "Aku tahu."katanya. Muyeol tetap ingin mencium Eunjae.
Di detik-detik terakhir... "Tunggu.. Aku menangkapnya, aku menangkapnya.." kata Eunjae sambil mendorong Muyeol sampai Muyeol terguling-guling. Muyeol protes. Sebelum Muyeol berkata-kata, Eunjae sudah memotongnya, "Hati-hati nanti kucingnya kabur. Kucing itu terlihat galak. Aku akan bilang pada Jonghee kalau kita sudah menangkap kucingnya. Oh, aku sangat sibuk.". Muyeol ingin menghentikan Eunjae yang ingin pergi, tapi Eunjae sudah kabur duluan. Eunjae salah tingkah sepertinya. Eunjae masuk ke rumah Jonghee sambil geleng-geleng kepala. Jonghee bingung dengan tingkah Eunjae.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Di lift Muyeol memikirkan tingkah Eunjae. Dia baru sadar kalau Eunjae berpikir dia sedang mabuk jadi bertingkah seperti itu. Muyeol memberikan kucing itu pada Jonghee sambil melirik Eunjae. Woah, pandangannya bisa membakar hati. Eunjae kabur dengan pamit pulang lebih awal.
Muyeol menemani Jonghee yang membersihkan kucing barunya. Jonghee berkata kalau saat ini dia hanya ingin kucing itu saja, meskipun Short cemburu juga tidak akan membantu karena dia sudah mati. "Sepertinya ada hal-hal yang tidak dapat ku kontrol. Kalau kucingmu mati, kau mendapatkan kucing baru. Kalau kau putus dengan seseorang, kau akan bertemu dengan seseorang yang baru. Kalau lukisanmu rusak, kau akan melukis yang baru. Benarkan?" Jonghee berencana akan kembali ke Inggris, secepatnya.
Eunjae ngomel-ngomel atas kelakuan Muyeol padanya tadi, tapi dalam hati dia juga senang. Lalu di depan rumahnya, dia melihat Dongah dengan manager Kim sedang berciuman.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Keesokan harinya, bibi melihat foto-foto lukisan Jonghee yang rusak. "Semuanya ada 24 kan?". Muyeol mengiyakannya dengan malas. Tapi lalu ia sadar, seharusnya ada 25 lukisan. Muyeol melaporkannya pada polisi. Polisi mengkonfirmasinya dengan galeri seni.
Muyeol dengan semangat memberi tahu Dongsu bahwa salah satu lukisan Jonghee hilang. "Perusak itu mengambil lukisan diri Jonghee. Polisi juga mengkonfirmasi ulang kalau mereka salah menghitung jumlah lukisan. Detektif juga bilang kalau ni adalah pekerjaan orang dalam, atau seseorang yang dibantu orang dalam.". Dongsu hanya berkomentar, 'Benarkah?'
Dongsu kemudian membereskan barang-barang dimejanya, lalu membawanya ke dalam mobil. Wartawan Koh menghampirinya membantu Dongsu membawa barang-barang. Dia kemudian melihat sesuatu seperti lukisan di dalam bagasi mobil Dongsu.
Dongsu melihat istrinya bermain dengan Wooyoung. Dongsu mengajak keduanya bermain di taman. Dongsu bermain lempar tangkap dengan Woyoung. Sooyoung melihatnya dengan senang. Dari jauh, wartawan Koh mengamati keluarga itu.
wartawan Koh memastikan sesuatu kepada manager Kim. Pegawai galeri bertemu dengan Dongsu, lalu istri Dongsu adalah teman Jonghee. Manager Kim bertanya mengapa, tapi wartawan Koh berkata kalau dia belum yakin.
Jonghee mencari susu di kulkasnya, tapi ternyata habis. Eunjae mengajukan diri untuk membelinya. Di lift, Eunjae berpapasan dengan Muyeol. Eunjae kaget lalu memalingkan muka. Muyeol kesal dengan sikap Eunjae, lalu dia bergeser mendekati Eunjae. Eunjae bergeser menjauh. Muyeol gak tahan, "Kenapa kau bersikap seperti ini?". Eunjae bertanya, seperti apa? Muyeol juga kesel kenapa Eunjae tidak mengangkat telfonnya. Eunjae ngeles, kapan dia tidak mengangkat telfon dari Muyeol. Eunjae lalu kabur saat lift berhenti.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Muyeol lari mengejarnya. "Ayo bicara.". Eunjae berkata bicara saja di sini. Eunjae meminta Muyeol jangan bertindak kekanak-kanakan seperti itu. Juga jangan bersandar terlalu dekat padanya. Karena nanti aku bisa bingung. "Bingung kenapa?"tanya Muyeol. "Aku bisa mengira kalau kau menyukaiku."
Muyeol menyuruh Eunjae untuk tetap berpikir seperti itu, "Karena itulah kenyataannya."kata Muyeol. Eunjae diam saja karena kaget. Muyeol menyebut Eunjae bodoh. Eunjae marah, "Apa itu masuk akal? Lalu Kang Jonghee?". Dengan enteng Muyeol berkata kalau dia sudah putus dengan Jonghee. "Aku ingin menunggu lebih lama sebelum mendekatimu, kau benar-benar idiot atau tidak. Itulah sebabnya, aku bisa melakukan apapun kepadamu. Aku bisa melakukan ini (ngacak-ngacak rambut Eunjae). Ini juga bisa (mencubit pipi Eunjae). Juga bisa yang lainnya kalau kau tidak keberatan. Apa jawabanmu?". Eunjae jelas kaget dengan pengakuan Muyeol ini, dia kabur. Muyeol mengejarnya. Kejar-kejaran dua insan ini (bahasaku..) menarik perhatian petugas. Setipe dengan Satpol PP gitu kali ya.
Muyeol kesel dengan kelakuan Eunjae. "Kenapa kau kabur? Kalau kau tidak suka denganku bilang saja tidak suka.". Eunjae hampir menangis ini rasanya seperti mimpi. "Aku sangat bahagia, tapi aku juga takut.". Muyeol kemudian memegang tangan Eunjae, akan menciumnya. Lalu.. priiit.. petugas satpol pp datang, dikira mereka Muyeol akan macam-macam dengan Eunjae.
Dongsu membawa Sooyoung dan Wooyoung ke rumah ibu Sooyoung. Sooyoung bingung tapi dia tetap menurut. Dongsu pamit pergi lagi karena ada pekerjaan yang harus dia lakukan.
Dongsu pergi. Wartawan Koh mengikutinya. Dongsu tahu dia diikuti.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Muyeol mengantarkan Eunjae pulang. Di mobil Eunjae senyum-senyum gak jelas. "Ah, kenapa kau begitu salah tingkah? Aku tidak akan melahapmu."kata Muyeol. Eunjae masih senyum-senyum. Lagi seneng dia.
Sesampainya di rumah, Eunjae bilang kalau Muyeol tidak perlu mengantarnya sampai rumah, karena biasanya juga tidak seperti itu. "Itu karena dulu kau tidak punya hubungan apa-apa denganku. Eunjae makin terbang tinggi. Lucu banget kelakuan orang ini. Sebelum pergi Muyeol ingin menciumnya, tapi tiba-tiba datang ayah dan adiknya. Eunjae langsung mendorong Muyeol supaya pergi. Gagal maning rencana Muyeol mencium Eunjae..
Dongsu pergi ke basecamp Red Dreamers. Wartawan Koh masih terus mengikutinya. Wartawan Koh mengikutinya sampai di loker pemain. Dia melihat Dongsu berdiri di depan loker Muyeol, lalu menaruh sebuah gambar. Wartawan Koh memotretnya. Wartawan Koh mendatangi loker itu, ternyata memang sebuah foto. Foto Muyeol yang matanya dirusak, dan dibelakangnya bertuliskan 'Semuanya sudah berakhir'. Wartawan Koh menelfon manager Kim lagi memberitahukan apa yang dia temukan. Tapi tiba-tiba Dongsu memukulnya dari belakang sampai dia pingsan. Dongsu juga menemukan kamera yang berisi foto dirinya, tapi dia tidak menghapusnya.
Dongsu kemudian menelfon Muyeol, menyuruhnya datang ke kantor Tim.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Muyeol menelfon Eunjae. Eunjae genit banget waktu di telfon Muyeol, ckckckc. Eunjae bertanya apa dia sekarang sudah sampai rumah. Muyeol berkata dia akan menemui Dongsu dulu, jadi Eunjae tidak boleh tidur dulu dan menunggunya telfon lagi. Huaa.. Eunjae bener-bener kegirangan.
Sinopsis Wild Romance episode 14
Muyeol datang ke lapangan. Ada telfon masuk ke ponsel Muyeol, sepertinya manager Kim mau memberitahu soal Dongsu. Tapi tiba-tiba sebuah bola meluncur tepat mengenai badannya. Lalu ada lagi dan lagi. Pasti sakit sekali bola dengan kecepatan seperti itu kena badan. Ternyata bola-bola itu berasal dari pelempar bola otomatis yang dijalankan oleh seseorang. Muyeol sudah terkapar kesakitan. Orang itu lalu mengambil tongkat pemukul dan berjalan ke depan Muyeol. Barulah Muyeol menyadari kalau itu adalah Hyung nya.

Apa yang akan dilakukan Dongsu?

-Bersambung-

written and image by ik@PelangiDrama
only posted on PelangiDrama
DONT REPOST TO OTHER SITE!!!!!

3 Responses so far.

  1. langsung ep 16 boleh?? pnasaran tingkat kepadatan ibukota jakarta akunya!!

  2. padahal sudah lihat dvd tapi tetep baca sinopsis ... aku suka sama komen2 lucunya

  3. nevi says:

    sebenernya dongsu or bibi itu yang melakukannya, atau mereka bertiga (sooyung) bekerjasama, jd bingungg

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here