[Sinopsis K-Drama] Love Rain Episode 15

13 comments

Sinopsis Love Rain Episode 15


In-ha mengingat saat dia melihat Ha-na menyandarkan kepalanya ke punggung Joon dan mereka wajah berdua menampakkan kesedihan yang mendalam.
Sinopsis Love Rain 15
“Ada seseorang yang aku sukai. Aku benar-benar menyukainya,”kata Joon.
“Aku tahu,” jawab In-ha.
“Apa katamu?” Joon merasa kaget.
“Orang itu... Ha-na kan?” In-ha memastikan.
“Kau.. tahu?” Joon tidak percaya. “Kau sudah tahu selama ini? Dan kau tidak melakukan apapun?”. In-ha tidak langsung menjawab. “Aku sedang memikirkannya.”
“Tidak..” Joon menggeleng-gelengkan kepalanya. “Kalau aku tidak mengatakan pada Ayah, kau akan tetap menikah dan berpura-pura tidak tahu apa-apa.”
“Tidak, bukan seperti itu. Kalau menyangkut hal lain, aku bahkan tidak akan memikirkannya. Tapi bagiku dia adalah orang yang sudah meninggal selama 30 tahun. Aku mengira dia sudah meninggal, tapi tetap saja aku tidak bisa maju. Dan tiba-tiba, dia datang kembali dalam kondisi hidup padaku. Itu suatu keajaiban untukku. Suatu keajaiban. Aku tidak ingin kehilangan dia lagi. Bisakah kau memberikan sedikit waktu untukku?” tanya In-ha.
“Apa hasilnya bila aku memberikan waktu untukmu? Kalau kau memang berniat berpisah, kau akan langsung melakukannya, seperti yang aku dan Ha-na lakukan. Kalau kau tidak ingin berpisah, 30 tahun terakhir ketika mengira dia meninggal, kau seharusnya berusaha untuk melupakannya demi Ibu dan aku.”
In-ha menundukkan kepalanya. “Aku tidak ingin membuatmu tidak bahagia.”
“Jangan berbohong padaku!” Joon berdiri dengan marah. “Kau tidak akan berpisah dengannya. Kau tidak akan melakukannya.”. Joon berjalan keluar. In-ha duduk termenung.

Joon menyetir dengan perasaan campur aduk, antara marah dan sedih.

In-ha membuka lukisan Yoon-hee yang selama ini dibungkusnya dengan kertas. Dia memandangi lukisan masa muda Yoon-hee.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na keluar rumah dan mencari Joon. Dia memandangi punggung Joon dan merasa sedih, namun menahan perasaannya. Dia kemudian mendatangi Joon.
“Kau tidak bisa ke sini. Bagaimana bila ada yang melihat kita? Bagaimana bila Ibu melihat?” Ha-na merasa panik dan menarik tangan Joon menjauh dari rumah.
Joon melepaskan pegangan tangan Ha-na. “Apa ini keluarga yang kau maksud?” tanya Joon dengan sinis. “Berlari menjauh, bersembunyi, dan berbohong!”
Ha-na menundukkan wajahnya, menahan tangis.
“Lihat aku. Kau hanya ingin menyimpan apa yang kita miliki? Lihat bagaimana hasilnya. Inilah yang seharusnya dilakukan sejak awal.Aku seharusnya memberitahu mereka. Aku seharusnya tidak memikirkan keinginanmu atau keinginan orang lain. Aku seharusnya memikirkan diriku sendiri,” kata Joon dengan emosional.
Ha-na memandang Joon dengan menangis.
“Kalau kau mengatakan ‘ya’, aku tidak akan mempedulikan hal lain mulai sekarang. Apa kau ingin melihat hasilnya? Apa kau mau?”
Ha-na tidak menjawab dan hanya menangis. Dia kemudian maju dan memeluk Joon.
“Maaf,” kata Ha-na dengan menangis. Joon menutup matanya. Air matanya menetes.
Sinopsis Love Rain 15
Setelah beberapa saat berpelukan, Joon melepaskan pelukan Ha-na. “Baiklah. Mari menjadi keluarga. Pasti akan berhasil. Karena bagiku,keluarga adalah sesuatu yang selalu menyakitiku. Kau juga.” Joon berjalan meninggalkan Ha-na.
Tangisan Ha-na semakin deras.

Joon akan menuju mobil saat dia melihat In-ha turun dari mobil dan mengambil bungkusan dari bagian belakang mobil.
Dia merasa penasaran.

Yoon-hee membuka pintu dan bertanya mengapa In-ha datang ke rumahnya malam-malam. Joon mengintip dari kejauhan.
“Aku membawa sesuatu yang ingin kuberikan padamu,” kata In-ha.
“Apa itu?”
“Ini...” In-ha akan menjawab namun terpotong saat Ha-na datang dari belakang dan menyapanya. Ha-na mengajak In-ha masuk ke dalam. Joon akan menyusul saat dia melihat In-ha, Yoon-hee, dan Ha-na masuk ke dalam, namun tidak jadi.
Joon memutuskan pulang.
Sinopsis Love Rain 15
Yoon-hee membuka bungkusan dari In-ha dan merasa takjub saat melihat lukisannya saat masih muda.
“Jadi, Anda melukis Ibu saat muda dulu..” kata Ha-na pada In-ha.
In-ha mengenang saat dia cepat-cepat menyelesaikan melukis Yoon-hee dalam kondisi basah sehabis kehujanan. Yoon-hee juga mengenang saat dia membuka lemari In-ha dan menemukan lukisan bergambar dirinya.
Ha-na memandangi In-ha dengan perasaan campur aduk.
Sinopsis Love Rain 15
In-ha memasang lukisan Yoon-hee di dinding. Yoon-hee memberi pengarahan pada In-ha. Ha-na membawa baki berisi teh untuk ibunya dan In-ha. In-ha memandangi Ha-na. Ha-na merasa dipandangi In-ha dan mengangkat wajahnya.
“Kenapa kau tidak minum bersama kami?” tanya In-ha.
“Bergabunglah bersama kami,” ajak Yoon-hee.
Ha-na menolak dengan alasan ada tugas yang harus dikerjakannya. Dia juga ingin Yoon-hee dan In-ha menghabiskan waktu berdua.
In-ha menundukkan kepalanya. “Maaf,” katanya.
“Apa?” tanya Ha-na.
“Tidak.. Hanya saja.. Aku datang terlalu larut.”
“Tidak apa-apa.” Ha-na kemudian pamit masuk kamar.
In-ha memandangi Ha-na terus.
Sinopsis Love Rain 15
Di dalam kamar, Ha-na tidak bisa menutupi perasaan sedihnya lagi.
Joon masuk ke mobil dengan perasaan marah.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na memandangi foto-foto jepretan Joon saat di kamarnya.Air matanya menetes lagi. Di mobil, Joon melamun.

In-ha dan Yoon-hee memandangi lukisan Yoon-hee bersama-sama.
Yoon-hee berterima kasih karena In-ha masih mengingat semua yang terjadi di masa lalu.
“Aku bahkan tidak akan melupakan bagaimana aku melihatmu lagi. Aku tidak akan lupa saat kau menerima lamaranku.”
Yoon-hee menoleh dan berkata bahwa sikap In-ha aneh hari ini.
In-ha menoleh ke Yoon-hee dan berkata bahwa tidak ada yang aneh.
Dia lalu memegang tangan Yoon-hee. “Tidak ada yang akan terjadi. Tidak ada...,” kata In-ha sambil memandang ke bawah.
Yoon-hee memandangi In-ha.

Joon pulang dan melihat ibunya duduk dengan botol minuman di depannya.
“Bu...”
“Tidak apa-apa. Aku tidak banyak minum kok,” jawab Hye-jung.
Hye-jung lalu menyodorkan undangan di tangannya dan memberitahu Joon bahwa ini undangan pernikahan In-ha. “Aku merasa lega sekarang. Aku sudah melakukan lebih baik dari yang aku kira.”
Hye-jung mengingatkan Joon bahwa minggu depan adalah hari ulang tahun In-ha. Dia mengajak Joon pergi bersama In-ha kerena ini adalah kesempatan terakhir mereka melakukan acara keluarga.
Hye-jung kemudian berdiri dan berjalan dengan terhuyung-huyung. Joon akan memapah Hye-jung tapi tidak jadi karena Hye-jung sudah stabil lagi.
Joon memegang kepalanya dengan stress.
Sinopsis Love Rain 15
Yoon-hee sedang berbelanja bersama In-ha di supermarket.Yoon-hee membicarakan tentang ulang tahun In-ha.
“Ulang tahunku?” In-ha lupa bahwa dia akan berulang tahun karena dia memikirkan pernikahannya dengan Yoon-hee.
Yoon-hee menyarankan agar pesta ulang tahun In-ha dimanfaatkan untuk pesta sebelum pernikahan (semacam pesta bujangan). Yoon-hee juga mengatakan dia akan mulai belajar memasak. In-ha tersenyum.
Sinopsis Love Rain 15
Joon sedang melakukan pemotretan dengan beberapa orang model termasuk Mi-ho.Setelah beberapa kali jepretan, dia menyuruh mengganti baju.
Mi-ho mendatangi Joon dan memandanginya dengan pandangan memuja.
“Aku sudah bilang jangan memandangiku seperti itu. Apa kau tidak ganti baju?” tanya Joon dengan acuh.
“Kau tidak mau bicara denganku kecuali sedang pemotretan,”jawab Mi-ho. Dia kemudian menoleh dan bertanya, “Apa masih ada waktu?” ke penata gaya.
“Ah, ya, masih,” jawab penata gaya singkat.
Jo Soo mengomel. “Apa dia ke sini untuk bekerja?”
Mi-ho mendengarnya dan menoleh ke Jo Soo.
“Kau ke sini untuk bekerja kan? Kau seorang pekerja keras,”kata Jo Soo sambil tersenyum ramah (terpaksa sebenernya..).
Mi-ho menoleh, Jo Soo menggeleng-gelengkan kepalanya. Penata gaya mengangguk-anggukan kepalanya, setuju pada omelan Jo Soo. “Apa lagi sekarang?” tanya Joon.
“Bagaimana kalau kencan?” pinta Mi-ho.
Sinopsis Love Rain 15
Joon mulai kesal dan berkata dengan ketus bahwa dia sudah berjalan-jalan dan makan bersama Mi-ho selama ini. Joon kemudian meninggalkan Mi-ho dan menyuruh Jo Soo mengecek kelengkapan kamera. “Aku sudah melakukannya,” jawab Jo Soo.
“Lakukan lagi,” perintah Joon.
“Kencan penting bagiku,” kata Mi-ho tiba-tiba. Semua orangdi studio melihat ke Mi-ho.
“Apa?” Joon kaget.
“Kencan penting bagiku. Kencan dengan berjalan-jalan dan makan bersama adalah hal yang berbeda. Kau memperlakukanku seperti saudara perempuan. Aku tidak suka itu. Aku tidak pernah menginginkan hubungan seperti keluarga sejak kecil.”
“Kau tidak suka hubungan seperti keluarga?”
Mi-ho menganggukkan kepalanya.
“Baiklah, kita akan berkencan. Pilih sendiri tempat dan waktunya.”
Semua kaget dengan persetujuan Joon. Mi-ho sangat senang.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na sedang mengatur tanaman di Seoul saat Sun-ho meneleponnya. Sun-ho mengajak Ha-na bertemu. Namun Ha-na menolak, karena besok adalah ulang tahun In-ha dan dia harus cepat pulang untuk menyiapkan pesta.
“Sepertinya ayahmu juga akan datang. Ibu bilang beberapa temannya diundang,” kata Ha-na. Sun-ho kemudian berkata bahwa dia akan datang juga dan akan beralasan bahwa dia ingin menggantikan ayahnya menyetir.
Ha-na sangat senang karena Sun-ho akan datang juga.

In-ha akan mengabari Joon soal pesta ulang tahunnya. Tapi dia merasa ragu-ragu dan meletakkan ponselnya lagi.

Joon dan Jo Soo sedang memeriksa hasil pemotretan. Jo Soo akan mengambil foto di map saat foto-foto Ha-na saat pemotretan di pantai terjatuh.
Joon tertegun sejenak lalu menyuruh Jo Soo untuk menyingkirkan foto-foto itu.
Jo Soo memunguti foto sambil berbicara dengan Joon. “Joon,kau tahu... Aku tidak tahu apa yang terjadi padamu. Satu-satunya foto hasil jepretanmu yang membuatku terharu adalah foto Ha-na. Kau benar-benar berbakat. Kukira aku hanya bisa terharu dengan hasil jepretan ayahku. Aku tidak pernah terharu saat melihat hasil jepretanmu. Aku rasa aku terharu pada hasil jepretan ayahku.. bukan karena hasilnya bagus, tapi karena aku tahu cerita yang melatarbelakangi foto itu. Contohnya, foto pasangan yang akan bercerai atau foto anjing yang kabur. Atau seorang anak tetangga yang meninggal karena penyakit. Bagaimana pun.. Ketika aku memikirkan perasaan Ha-na hari itu, aku merasa terharu saat aku mencetak foto-foto ini.”
“Hei, itulah kenapa kau tidak akan pernah sukses di bidang pemotretan,” kata Joon tanpa perasaan. “Bukan berarti kau sebegitu suksesnya..”
“Apa?” tanya Joon.
“Bukan.. Kau adalah seorang seniman. Wow!” Jo Soo kemudian melanjutkan pekerjaannya merapikan foto-foto Ha-na. (hahaha, kagak berani dia..)

Joon memandangi foto-foto Ha-na. Dia mengingat saat Ha-na memintanya bersikap seperti keluarga dan saat Ha-na memeluknya sambil mengatakan maaf di depan rumah Ha-na. Ponsel Joon berbunyi, ada pesan masuk. Joon kemudian bangkit berdiri dan membuang foto-foto Ha-na ke tempat sampah.

Yoon-hee sedang memasak saat pandangannya menjadi gelap dan kembali terang beberapa kali. Pada awalnya dia mengira listrik mati. Namun lama-kelamaan dia sadar penyakitnya kambuh lagi.
Yoon-hee terduduk lemas di sofa.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na masuk dan berlari-lari mematikan kompor. Masakan dipanci gosong.
“Apa Ibu pergi?” Ha-na mencari-cari Yoon-hee.
Dia melihat ibunya yang melamun sambil duduk.
Ha-na merasa kelakuan ibunya aneh, tapi Yoon-hee berpura-pura tenang. Dia berjalan ke dapur sambil melamun.
“Tunggulah sebentar, aku akan ganti baju dan membantu Ibu,”kata Ha-na. Dia lalu berjalan menuju kamar. Ha-na menoleh dan bertanya apa Yoon-hee sakit.
“Ah.. Tidak,” jawab Yoon-hee dengan tergagap.
Sepeninggal Ha-na, Yoon-hee berpikir terus.

Dong-wook dan Chang-mo berkeliling di dalam rumah Yoon-hee. Mereka melihat lukisan Yoon-hee hasil karya In-ha yang tergantung di dinding dan memuji kemampuan In-ha yang muncul sejak dia melukis lukisan itu.
In-ha mengelak dan mengatakan bahwa dia melukis sejak anak-anak.
“Lukisan itu bertahan dalam keadaan kacau-balau,” kata Chang-mo sambil tertawa.
In-ha memandangi lukisan Yoon-hee dengan penuh perasaan.
Sinopsis Love Rain 15
Sun-ho membantu Yoon-hee dan Ha-na mempersiapkan makanan untuk pesta ulang tahun In-ha. Yoon-hee memuji Sun-ho yang sangat mirip dengan ayahnya dimasa muda. Hanya saja ekspresi wajah mereka berbeda. Yoon-hee kemudian bertanya apa Sun-ho dan Ha-na sudah berkenalan. Ha-na bingung akan menjawab apa, namun Sun-ho langsung menjawab bahwa mereka baru saja berkenalan.
Sun-ho menata piring dan mendekati Ha-na. “Kita tidak saling mengenal kan?”tanyanya sambil tersenyum.
“Ya,” jawab Ha-na sambil tersenyum kecil.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na akan memanggil In-ha, Chang-mo, dan Dong-wook di dalam rumah saat ada kiriman dari Tae-seong yang diantarkan oleh asisten Tae-seong.
“Apa itu?” tanya Yoon-hee.
“Tae-seong ingin bertemu denganku hari ini. Tapi aku bilang aku mengadakan pesta ulang tahun hari ini,” jawab Ha-na.
“Itu dari dia?” tanya Sun-ho.
“Kau mengenal Tae-seong?” tanya Yoon-hee yang mendengar pertanyaan Sun-ho.
“Tidak.. Aku tidak mengenalnya..” Sun-ho gelagapan.
Asisten Tae-seong kemudian pamit pergi.
In-ha, Chang-mo, dan Dong-wook muncul. Chang-mo menggoda bahwa kiriman barusan dari calon menantu Yoon-hee.
“Bukan,” jawab Ha-na dengan malu.
Sinopsis Love Rain 15
Joon berpapasan dengan asisten Tae-seong.
Ha-na melihat Joon dan merasa kaget karena Joon datang.
Sun-ho, Yoon-hee, dan In-ha juga ikut kaget.
Chang-mo dan Dong-wook menyambut Joon dengan ramah.
“Kau datang. Terima kasih,” kata Yoon-hee. Joon menganggukkan kepalanya.
In-ha menoleh ke Yoon-hee. “Kau meneleponnya?” In-ha kemudian menyapa Joon.
“Ini acara keluarga,” kata Joon singkat lalu dia menoleh ke Ha-na. In-ha menundukkan kepalanya.
Sinopsis Love Rain 15
Joon dan Ha-na tidak makan sama sekali. Yoon-hee merasa ada yang aneh antara In-ha, Ha-na, dan Joon.
Sun-ho memperhatikan Joon dan Ha-na dengan khawatir.
Chang-mo memecah kekakuan dengan mengajak toast untuk ulang tahun In-ha serta pernikahan Yoon-hee dan In-ha yang akan segera diadakan.“Juga untuk Joon yang bersedia datang kemari, aku mengucapkan terima kasih.”
Joon tiba-tiba berdiri sambil memegang gelasnya. “Karena Paman Chang-mo menyebut-nyebutku, ada sesuatu yang ingin kukatakan. Ayah...”
Semua menunggu dengan tegang.
“Selamat atas pernikahanmu.” Joon kemudian meminum minumannya. In-ha menundukkan kepalanya. Chang-mo yang tidak mengerti apa-apa semakin senang dan membuat suasana ceria. Ha-na hanya tersenyum kecil.
Chang-mo mengenang masa muda dulu. Dia mengatakan bahwa In-ha adalah orang yang sangat baik. Dia tidak pernah mau melukai hati orang lain. “In-ha bahkan tidak mau mengungkapkan perasaannya ke Yoon-hee. Dia menyimpannya sendiri.”
“Hei, apa kau bilang aku penyebabnya?” tanya Dong-wook.
“Kau tidak bisa mengelak,” kata Chang-mo. Mereka kemudian tertawa.
“Jadi, dulu dia orang seperti itu,” kata Joon tiba-tiba.“Dia dulu seseorang yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya. Ayah ternyata seperti itu.”
Ha-na memandang Joon lalu menoleh ke In-ha. In-ha tidak mengatakan apapun. Joon tersenyum sinis dan menggeleng-gelengkan kepalanya seakan-akan berkata sekarang pun hal yang sama terulang.
Sinopsis Love Rain 15
Chang-mo menggoda Yoon-hee agar dia mengenakan baju pengantin. Dia bahkan menawarkan untuk mengurus baju pengantin Yoon-hee.
Ha-na dan Joon berpandangan sekilas. Joon kemudian mengambil makanan di depannya dengan sumpit kemudian meletakkannya di piring Ha-na.“Cobalah.”
In-ha dan Yoon-hee memperhatikan mereka.
Ha-na merasa tidak nyaman. “Aku bisa mengambilnya sendiri kok,” katanya.
Joon tidak menggubris dan malah mengambil masakan yang lain.“Kalau ini?”
“Aku bisa melakukannya sendiri,” kata Ha-na sambil tersenyum, namun dia tidak berani menatap Joon. In-ha menoleh ke Ha-na.
“Apa aku tidak bisa memperhatikanmu? Kita akan segera menjadi keluarga.”
In-ha melihat ke Joon. Ha-na memandang Joon dengan tatapan ingin menangis. Joon memandang Ha-na dengan tajam.
“Oh ya, kalian akan jadi kakak-adik,” sela Dong-wook.
“Tidak, kami bukan kakak-adik,” kata Ha-na tanpa sadar. Ha-na merasa diperhatikan dan bingung akan meralat bagaimana.
“Ha-na tumbuh tanpa saudara. Mungkin dia agak canggung,”kata Yoon-hee mejelaskan. “Aku juga,” sela Joon. “Tidak usah merasa canggung. Aku rasa kita bisa menjadi keluarga, tapi tidak bisa jadi kakak-adik.”
Joon dan Ha-na berpandangan.
“Tidak apa-apa kalau jadi kakak-adik. Kalian bisa bertengkar satu sama lain,” kata Dong-wook. “Ayah, itu semakin tidak baik,” kata Sun-ho berusaha menenangkan keadaan. Dong-wook akan membahas Mi-ho namun meminta ijin Joon karena dia akan menjelek-jelekkan Mi-ho.
“Ayah, Joon tidak tertarik pada Mi-ho,” Sun-ho menyela.
“Oh ya? Aku pikir kau akan jadi menantuku di masa depan,”kata Dong-wook.
Chang-mo ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan berkata bahwa sepertinya Ha-na dan Sun-ho cocok. In-ha khawatir hal ini akan semakin memperburuk suasana, dia lalu memotong pembicaraan masalah perjodohan.
Chang-mo lalu mengatakan dia baru ingat bahwa Ha-na sudah punya pacar dan pacarnya baru saja mengirimkan berbagai makanan ke sana. Joon memandang Ha-na.
Dong-wook semakin bersemangat ingin menjodohkan Ha-na dengan Sun-ho.
In-ha memotong lagi dan menyuruh yang lain makan. Nadanya agak keras.
Dong-wook dan Chang-mo merasa heran mendengar nada In-ha.“Kenapa denganmu? Membuatku takut saja.”
“Ayahku selalu seperti itu. Dia tidak pernah menyukai acara keluarga. Dia selalu dingin. Aku kira dia bisa sedikit berbeda di pernikahan kali ini,” kata Joon.
Suasana jadi kaku, bahkan Chang-mo dan Dong-wook terdiam.
Sinopsis Love Rain 15
In-ha dan Yoon-hee mengantarkan Dong-wook dan Chang-mo ke depan.
Joon mengambil jaketnya di ruang makan dan melihat lukisanYoon-hee. Dia terkejut melihat perasaan ayahnya yang tertuang di lukisan itu.
In-ha muncul. Dia ingin bicara pada Joon. “Joon, aku minta maaf. Betapapun aku memikirkannya, aku...”
Joon tidak mau mendengarkan lagi. Dia langsung pergi meninggalkan In-ha.
Sinopsis Love Rain 15
Joon keluar rumah dengan perasaan tidak karuan. Di luar dia bertemu dengan Ha-na. Joon kemudian mendatangi Ha-na. “Bukankah ini yang kau inginkan? Permainan keluarga? Baiklah. Kita lihat bagaimana akhir cerita ini.”
Ha-na tidak menjawab apa-apa. Joon kemudian berjalan meninggalkan Ha-na.
Sinopsis Love Rain 15
In-ha sedang berpikir sendirian. Yoon-hee melihat In-ha dan bisa merasakan kegelisahan In-ha.
Sinopsis Love Rain 15
In-ha mendatangi Yoon-hee yang sedang membersihkan meja.Yoon-hee kemudian menanyakan apa In-ha sudah mengambil keputusan.
In-ha akan mengatakan, namun Yoon-hee memotong dengan memberikan hadiah ulang tahun In-ha. “Sekarang kau bisa mengatakan keputusanmu.”
In-ha memilih membuka kado dari Yoon-hee. Kado Yoon-hee ternyata adalah jam. Yoon-hee lalu mengingatkan In-ha bahwa In-ha dulu pernah memberi kado jam untuknya. Tapi kalau In-ha tidak suka, dia bisa menukarnya.
Yoon-hee kemudian bertanya lagi tentang hal yang ingin dibicarakan In-ha.
“Tidak, tidak ada yang ingin kukatakan. Aku ingin memberitahumu bahwa banyak hal yang ingin aku lakukan bersamamu mulai sekarang.Aku ingin mengatakan bahwa aku ingin menghabiskan waktu bersamamu. Aku ingin memberitahumu agar kita jangan mengulangi kesalahan di masa lalu. Aku ingin mengatakan kita tidak boleh menyerah. Aku ingin mengatakan kita tidak boleh berpisah.” Yoon-hee memandangi In-ha.

Joon sampai di rumah. Ternyata Ha-na sudah menunggu lama di depan. Dia diantarkan oleh Sun-ho. Ha-na datang untuk mengatakan agar Joon tidak usah mengucapkan selamat ke ayahnya lagi karena Ha-na tahu Joon-lah yang paling terluka. Mereka juga tidak perlu bertemu lagi. Meskipun orang tua mereka bertemu, bukan berarti mereka harus saling bertemu.
“Aku tidak mau melakukannya lagi. Aku sudah berubah pikiran.Aku tidak akan lari. Aku tidak akan menyerah. Dan aku ingin melihat bagaimana cerita kita berakhir.”
“Tidak! Kaulah yang paling terluka. Aku tidak ingin melihatmu terluka..” Perkataan Ha-na terpotong saat Joon tiba-tiba memeluknya dan menarik Ha-na ke belakang dinding. Ternyata mobil Hye-jung datang. Hye-jung dan Mi-ho turun.
Hye-jung dan Mi-ho baru saja pergi berbelanja dan mereka merasa senang. Mi-ho melihat mobil Joon dan ingin bertemu Joon. Hye-jung dan Mi-ho kemudian masuk ke rumah.
Ha-na akan melepaskan pelukan Joon, tapi ditahan oleh Joon.
Joon akhirnya melepaskan pelukan, dia kemudian menawarkan mengantarkan Ha-na sampai rumah.
Ha-na menolak dan akan berjalan terus. Joon menahan tangan Ha-na kemudian menariknya.

In-ha sampai di rumahnya. Dia kemudian duduk di meja kerjanya dan memandangi jam pemberian Yoon-hee di pergelangan tangannya.
Dia mengambil kotak dari laci dan membukanya. Di dalam ada tumpukan surat dan jam tangan yang dulu diberikannya ke Yoon-hee. Dia mengenang saat dia membuka kotak berisi jam dari Yoon-hee sambil menangis.

Yoon-hee masuk ke kamarnya dan duduk di ranjang. Dia memikirkan saat dia melihat In-ha berpikir dan terlihat gelisah.
Dia kemudian berdiri namun keseimbangannya tidak stabil. Pandangannya menjadi terang dan gelap beberapa kali lagi. Dia memejamkan matanya dengan takut. Dia membuka matanya lagi dan pandangannya kembali normal.
Sinopsis Love Rain 15
Joon dan Ha-na tidak saling bicara sepanjang perjalanan di mobil Joon.

Ha-na keluar kamar dan kaget saat melihat Tae-seong duduk dimeja makan. Dia mengambil mantel dan duduk di samping Tae-seong.
Yoon-hee mengucapkan terima kasih untuk pemberian Tae-seong kemarin. Dia berkata bahwa Tae-seong seharusnya bergabung dengan mereka.
Tae-seong menjawab bahwa dia tidak mungkin bergabung karena itu adalah acara keluarga.
Ha-na mengucapkan terima kasih pada Tae-seong lagi. Tae-seong tersenyum dan berkata bahwa dia tahu Ha-na pasti merasa tidak nyaman kemarin.
Yoon-hee kemudian menawarkan mengambilkan kopi lagi.

Tae-seong dan Ha-na berjalan bersama sampai ke resort. Tae-seong bercerita bahwa dia ingin kembali bekerja di taman karena dia sebenarnya tidak tertarik bekerja sebagai direktur. Tae-seong kemudian memberikan Ha-na tiket menonton film dua lembar. Dia menyuruh Ha-na menontonnya bersama temannya yang lain. Dia kemudian pamit masuk ke resort.
Tiba-tiba Mi-ho muncul dan merebut tiket di tangan Ha-na (dasar lancang.. grrr...)
Mi-ho lalu bertanya apa Ha-na akan pergi berkencan dengan Tae-seong. Dia bahkan mengejek bahwa Ha-na dan Tae-seong sangat cocok karena sama-sama culun.
“Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Ha-na sedikit kasar karena kesal dengan perkataan Mi-ho. Mi-ho menjawab bahwa dia ada pemotretan tambahan di resort.Ha-na menoleh dan mencari-cari Joon.
“Bukan dengan Joon oppa. Tapi dengan fotografer lain.”
Mi-ho kemudian memberitahu Ha-na bahwa dia ingin mengatakan sesuatu pada Ha-na. Karena itulah dia datang ke sana. “Ayo bicara,” ajak Mi-ho.
Sinopsis Love Rain 15
Mi-ho memastikan kabar tentang ayah Joon dan ibu Ha-na yang akan segera menikah. “Perasaanku sedikit aneh. Selama ini aku seperti adik bagi Joon oppa. Tapi sekarang dia benar-benar punya adik perempuan.”
“Aku tidak akan menjadi adiknya. Jangan khawatir.”
Mi-ho tersenyum licik dan berkata bahwa dia justru ingin Ha-na menjadi adik perempuan Joon. “Aku ingin melepaskan posisi sebagai adik perempuan Joon oppa dan berusaha berkencan dengannya. Karena itulah aku ingin kau jadi adik perempuannya.” Mi-ho kemudian dengan enteng berkata agar dia dan Ha-na jadi teman. (siapa yang mau??)
Sinopsis Love Rain 15
Jeon-sul memohon-mohon pada Sun-ho agar dia diijinkan tinggal di cafe. Sun-ho lama-kelamaan jadi tidak tega.

Jeon-sul menjalani tes cuci piring sambil bernyanyi-nyanyi. Dia menumpukkan gelas dengan serampangan sehingga gelasnya terjatuh dan pecah.
Jo Soo mendatangi mereka. “Apa tidak ada lowongan di studio Joon?” tanya Sun-ho dengan pasrah.

Jeon-sul memotong-motong foto dengan ngawur, bahkan memotong tepat di wajah model. Jo Soo menjadi marah.
“Bukankah seni itu bebas?” tanya Jeon-sul kemudian meringis.
Sinopsis Love Rain 15
Jeon-sul merasa khawatir didepak oleh Sun-ho. Sun-ho kebingungan akan memberikan perkerjaan apa pada Jeon-sul. Dia kemudian mendapat ide menyuruh Jeon-sul merawat bunga-bunga di taman. “Bunga-bunga ini anak yatim piatu tanpa ibu.” Jeon-sul merasa senang dan mengajak bicara tanaman-tanaman itu.
“Kau mirip dengan seseorang. Tukang kebun yang dulu bekerja di sini.”
Jeon-sul mengambil kesempatan dan melamar jadi tukang kebun. Sebelum Sun-ho pergi, Jeon-sul dengan pandangan penuh harap bertanya apa mereka bisa membicarakan masalah gaji sekarang. (dasar tidak tahu malu.. hahahaha..)
Sinopsis Love Rain 15
Jo Soo merapikan hasil potongan Jeon-sul sambil mengomel. Dia kemudian membuangnya di tempat sampah. Dia melihat foto Ha-na yang dibuang di tempat sampah dan mengambilnya lagi.
“Aku mencetaknya untuk dia. Kejam sekali!” omel Jo Soo.
Jo Soo tiba-tiba mendapat akal.

Jo Soo masuk ke kamar bekas Ha-na dan mengambil foto Ha-na di atas cermin. Dia kemudian masuk ke kamar Joon dan mencari-cari tempat untuk menggantungkan foto.

In-ha menghubungi Yoon-hee dan bertanya di mana Yoon-hee.Yoon-hee tidak mengaku dan menjawab bahwa dia masih di luar sekarang.
In-ha kemudian berkata bahwa dia ingin melihat gaun yang akan dipakai Yoon-hee saat pernikahan. Mereka kemudian mengakhiri telepon.
In-ha memandang studio Joon kemudian masuk ke dalam.
Yoon-hee dipanggil masuk oleh perawat.

In-ha memandangi foto Ha-na hasil jepretan Joon. Dia merasakan perasaan Joon dalam foto Ha-na. Dia mengambil salah satu foto.
In-ha duduk sambil berpikir dalam-dalam.

Yoon-hee berjalan keluar rumah sakit dengan lemas. Dia mengingat vonis dokter bahwa dia akan buta dalam waktu 6 bulan sampai satu tahun.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na duduk di kursi depan bioskop. Dia merasa tidak semangat.
Tiba-tiba ada orang duduk di sampingnya. Ternyata itu Tae-seong. Ha-na merasa kaget karena dia pikir Tae-seong benar-benar tidak bisa menemaninya.
Tae-seong menggoda Ha-na bahwa Ha-na harus bertanggung jawab bila usaha resort bangkrut karena seharian Tae-seong memikirkan soal menonton film bersama Ha-na.
“Ini film komedi. Kau membutuhkan tertawa,” kata Tae-seong. Dia kemudian berkata dia akan membeli popcorn.

Semua orang di bioskop tertawa kecuali Ha-na. Dia memikirkan masalahnya dengan Joon.
Sinopsis Love Rain 15
Yoon-hee sedang mencoba baju yang akan dipakainya saat hari pernikahan. Temannya menggoda Yoon-hee yang menanyakan hal tragis seperti pengantin yang kabur sebelum pernikahan. Tidak berapa lama In-ha datang dan masuk rumah Yoon-hee. Teman Yoon-hee pamit pulang.
Yoon-hee keluar kamar. In-ha memandangi Yoon-hee dengan terpesona sampai matanya berkaca-kaca.

Mi-ho dan Joon duduk menunggu film yang akan diputar. Mi-ho melihat ke arah elevator berulang kali. Mi-ho melihat Tae-seong dan Ha-na kemudian menyapa mereka. Joon ikut berdiri dan merasa kaget.
Tae-seong bertanya apa Joon dan Mi-ho sedang berkencan. Mi-ho membenarkan dengan semangat. Joon tidak menjawab apa-apa.
Joon kemudian mengajak Mi-ho pergi.
Ha-na merasa sedih. Tae-seong juga mengajak Ha-na pergi.
Sinopsis Love Rain 15
In-ha dan Yoon-hee duduk berhadapan, namun mereka sibuk dengan jalan pikirannya masing-masing.
“Ada yang ingin kukatakan...” kata In-ha dan Yoon-hee bersamaan.
“Kau dulu...,” kata Yoon-hee.
In-ha terlihat ragu.
Sinopsis Love Rain 15
Joon dan Mi-ho masuk ke gedung bioskop.
“Aku harap filmnya bagus,” kata Mi-ho.
“Apa kau sengaja?” tanya Joon.
“Aku tidak tahu apa-apa,” elak Mi-ho.
Film akan dimulai. Joon yang merasa kesal berdiri dan pergi.
Mi-ho tidak bisa berbuat apa-apa.
Sinopsis Love Rain 15
Tae-seong mengajak Ha-na ke restoran, tapi Ha-na tidak berkonsentrasi sama sekali.
Ha-na meminta maaf dan ijin pergi. Tae-seong ingin menemani Ha-na, namun Ha-na menolak.
Ha-na kemudian berdiri dan berjalan pergi.
Tae-seong menghela nafas. Dia tahu alasan Ha-na pergi.

Ha-na menuruni elevator dan berjalan sambil melamun.
Joon melihat Ha-na dan berlari mengejarnya.
Joon berhasil menyusul Ha-na dan menariknya pergi sampai ke balkon gedung. Mereka berpandangan.

Yoon-hee menunggu apa yang ingin dibicarakan In-ha.
“Pernikahan kita... sebaiknya dihentikan. Aku... tidak bisa membiarkan Joon.”
Yoon-hee terkejut.
Sinopsis Love Rain 15
Ha-na menahan tangis.
Joon menyentuh pipi Ha-na dan memajukan wajahnya. Dia kemudian mencium Ha-na.

To be continued...

Thanks to DramaCrazy & IDWS
Written by lui@pelangidrama
Image by Ari Aruto @pelangidrama
Posted only on pelangidrama.net
DO NOT REPOST TO OTHER SITE OR FANPAGE FB!!!!!

13 Responses so far.

  1. rna says:

    makin penasaran akhirnya

  2. Anonim says:

    Padahal cerita keren,knapa dpat rating rendah di korea,heran sendiri

  3. Anonim says:

    Makin seru aj ceritax,lanjut episode 16.

  4. EmaAlkaff says:

    thanks author

  5. akhirnya ... thanx a lot !

  6. Anonim says:

    Seru.lanjut ke ep 16

  7. keren banget ceritanya..

  8. Anonim says:

    gomawoooooooooooooooooooooooooooooooooooo

  9. Anonim says:

    terima kasih bnyak sinopsnya.kereeeen banget dialog2nya lengkap.serasa nonton langsung.
    love rain bnr2 bagus critanya.gomawo yo

  10. Anonim says:

    suka bgt sma drama ini..

  11. Anonim says:

    sedih jadinyaa

  12. Anonim says:

    rattingnya rendah di Korea mungkin pertama karena org korea udah tau ceritanya ini mirip bgt sama film The Classic. Kedua, mungkin karena pemeran wanitanya ._.
    Sukkie oppa sih udah oke. oke bgt malah. cuma menurutku aktingnya Yoon eoni masih agak kaku. walaupun udah ningkat dibanding di YMD sih..

  13. Anonim says:

    jadi pengen nagis :'( ,penderitaan orang beda2 salah satunya karena perpisahan....
    beban hidup berat, liat ni tambah berat banget........doain ja perpisahan bukan akhir dari segalnya karena ada rencana yang lebih indah diluar sana....next episode 16

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here