[Sinopsis K-Drama Special] Don't Worry I'm a Ghost

9 comments
Sinopsis K-Drama Special "Don't Worry I'm a Ghost"

Annyeonghaseyo Yeorobun
Akhirnya sinopsis K-Drama Special "Don't Worry I'm a Ghost" selesai juga....
Yang mau membaca reviewnya, Pelangi Drama sudah membuatnya...
[Review K-Drama Special] Don't Worry I'm a Ghost

Happy Reading^^
Sebuah mobil putih berjalan di gelapnya malam. Sepasang kekasih terlihat terlibat pertengkaran kecil. Sang wanita meminta pacarnya yang memiliki rambut kriwil untuk berbelok ke kanan namun sang pacar memintanya untuk diam saja agar dirinya bisa berkonsentrasi mengemudikan mobil (sepertinya nich ahjussi baru belajar mengemudikan mobil, hehehe).
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Perdebatan membuat pria tak menyadari seseorang yang menyeberangi jalan dan berhasil menabrak kaca depan mobilnya hingga menjadi retak karena tubrukan yang sangat keras. Malang tak dapat ditolak dan untung tak dapat diraih. Pria yang baru saja ditabraknya tergolek lemah tak berdaya di aspal yang dingin.

Rumah Sakit
Terlihat dokter sedang menanyai namja yang baru saja mengalami kecelakaan. Sejumlah jari ditunjukkan oleh dokter dan meminta namja tersebut untuk menghitungnya. Namja mampu menjawabnya dengan baik, tetapi tiba giliran pertanyaan di mana kamu tinggal? Berapa umurmu? Dan siapa namamu? Namja tersebut menjadi bingung.
Dokter menyarankannya untuk ke kantor polisi mengecek identitasnya karena namja tersebut divonis menderita amnesia (kondisi di mana seseorang mengalami hilang ingatan), sementara dokter akan memeriksa lebih jauh mengenai kondisi kesehatannya.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Kantor Polisi
Namja duduk menunggu proses pengecekan identitasnya selesai. Seseorang tiba-tiba memanggil nama “Lee Moon Ki” dan membuatnya mencari sumber suara tersebut. Seorang gadis cantik sedang berbicara kepadanya “32 tahun, tak memiliki keluarga, alamat : Kui-dong, Korea, street 821, gedung no 3” tambahnya. Seseorang kembali memanggil nama Lee Moon Ki dan gadis yang sempat berbicara padanya menyuruhnya untuk berbalik menghadap polisi.
“Lee Moon Ki, namamu Lee Moon Ki” ucap salah satu polisi wanita dan duduk dihadapan Moon Ki. Namja tersebut mengulangnya, “Lee Moon Ki. Lee, Lee Moon Ki” dan tiba-tiba terkejut dan berbalik seketika ke arah gadis yang tadi duduk di sebelahnya namun gadis tersebut sudah tidak ada alias menghilang. Polisi membacakan identitas Moon Ki yang berhasil didapatkannya dan membuat Moon Ki tanpa sadar mengikutinya. Omo, ucapan yang dikatakan gadis tersebut semuanya benar dan membuat Moon Ki semakin menjadi bingung.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah yang gelap dan kemudian menjadi terang ketika lampu dinyalakan. Suasana rumah terlihat tenang dan tertata dengan rapi untuk ukuran seorang pria yang hidup sendirian. “Apa benar aku tinggal di sini?” gumam Moon Ki pada dirinya sendiri.
Moon Ki mulai menelusuri setiap sudut rumahnya dan mencari benda apa yang saja yang mungkin bisa dijadikan petunjuk tentang siapa sebenarnya dirinya. Tetapi tak ada satupun petunjuk yang berhasil membantunya, hanya ada helm, baju yang tertata rapi, dan kertas-kertas yang tak penting.
Lelah menderanya, Moon Ki pun memutuskan tidur.
Moon Ki berdiri di sebuah ruangan yang gelap dan hanya disinari sedikit cahaya. Moon Ki bisa melihat seseorang berdiri di depannya, tapi siapa dia? Postur tubuhnya sama persis dengan Moon Ki, tak ada yang berbeda. Cahaya perlahan menyinari wajah pria tersebut dan Moon Ki bisa melihat dengan jelas pria tersebut tersenyum padanya.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki menghela nafas dan mencoba mengatur deru nafasnya, Cuma mimpi… tapi mimpi yang aneh, kenapa dirinya melihat dirinya sendiri? Rasa penasarannya belum juga hilang, sekarang sesosok tubuh melayang di atasnya dan tersenyum manis padanya.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Apa aku bermimpi” ucap Moon Ki terbata-bata dan hantu tersebut menggeleng dan kembali tersenyum manis padanya, “lalu?” tanya Moon Ki lagi
“Aku hantu” jawabnya dan terdengar bunyi hembusan angin yang entah darimana asalnya.
“Oh, itu mimpi… Ya Tuhan” ucap Moon Ki dan mencoba memejamkan mata
“Sudah kukatakan ini bukan mimpi” ucap hantu meyakinkan namun Moon Ki tetap memejamkan mata dan mulai berdoa berharap yang barusan dilihatnya hanya mimpi atau jika benar itu adalah hantu, Moon Ki berharap hantu tersebut segera pergi.
Moon Ki membuka mata dan hantu tersebut sudah tidak ada, tetapi sebuah suara tiba-tiba terdengar, suara seorang gadis yang mengomentari rumah Moon Ki yang terlihat sangat rapi, jauh dari bayangan orang-orang yang menjudge jika seorang pria tidak bisa rapi.
“Kamu ini apa?” tanya Moon Ki berusaha tetap tenang meskipun dirinya sebenarnya takut. “Coba pikir, bukankah kamu melihatku sebelumnya?” ucap si hantu cantik. Pikiran Moon Ki tiba-tiba teringat pada gadis yang sempat ditemuinya di kantor polisi tadi.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Tanpa menunggu lebih lama lagi, Moon Ki segera beranjak meninggalkan si hantu cantik yang bertanya ingin kemana dia. Dengan langkah timpang, Moon Ki berhasil keluar dari rumahnya namun lagi-lagi si hantu mengikutinya dan melambaikan tangan pada Moon Ki dari atas atap rumahnya.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki kembali berlari menuruni tangga dan tiba di lantai dasar. Seseorang kembali memanggilnya tetapi kali ini dengan sebutan “Ahjussi”. Moon Ki berbalik dan berteriak ketakutan, si hantu cantik juga melakukan hal yang sama dan dengan santainya menyapa Moon Ki.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Kemana saja Moon Ki pergi si hantu cantik terus saja mengikutinya, bahkan ketika dia memeriksakan kondisi kesehatan keesokan harinya di rumah sakit. Dokter menyarankan Moon Ki untuk mengingat semuanya secara perlahan-lahan, karena amnesia yang dideritanya membuatnya berpikiran yang macam-macam. Moon Ki mengatakan kepada dokter jika hal yang dialaminya saat ini jauh lebih rumit dari penyakit amnesia yang dideritanya sekarang. “aku bisa melihat apa yang seharusnya tak bisa kulihat”.

Moon Ki memutuskan pulang dengan menaiki Bus dan lagi-lagi si hantu cantik mengikutinya dan terus menggodanya.

Moon Ki POV

Ini hanya gejala sementara dan dia akan hilang tidak lama lagi, dia akan pergi
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Si hantu cantik kesal karena Moon Ki tak mengindahkannya dan berkata dengan tegas jika dirinya akan mengikuti Moon Ki kemana pun dan akan selalu bersama dengan Moon Ki. Si hantu cantik kemudian mengingatkan Moon Ki untuk berpegangan pada Bus karena sebentar lagi Bus akan berbelok ke kanan, namun Moon Ki lebih memilih menutup telinganya dan mengabaikan peringatan si hantu, akibatnya Moon Ki berhasil meluncur dari kursinya dan menjadi pusat perhatian para penumpang Bus.

Moon Ki POV
Siapa sebenarnya wanita ini? Apa dia benar-benar hantu?
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Semua yang ada dipikiran Moon Ki diucapkan si hantu cantik dengan sempurna. “Jika kamu benar-benar ingin tahu ikuti aku”.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Pemakaman
Moon Ki tertegun ketika berada di depan sebuah foto, foto seorang gadis cantik yang mengganggunya sejak semalam dan dia adalah si hantu cantik. Ternyata hantu cantik yang selalu mengganggunya baru saja meninggal dunia.
Moon Ki menatap hantu cantik yang duduk di sampingnya yang mulai sibuk makan.
“Siapa namamu?” tanya Moon Ki
“Kim Yeon Hwa”
“Berapa umurmu?” tanya Moon Ki lagi
“25 tahun”
“Kenapa kamu menemuiku?” tanya Moon Ki untuk kesekian kalinya. Baru saja Yeon Hwa ingin menjawab, seorang wanita setengah baya menegurnya dan berucap jika dia senang melihat Moon Ki yang menyempatkan diri untuk datang meskipun dirinya sedang sakit.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Dia adalah wanita yang bekerja denganku” ucap Yeon Hwa ketika Moon Ki menatapnya seolah bertanya siapa Ahjumma tadi. Tiba-tiba terdengar bisik-bisik di samping Moon Ki. 2 orang wanita tengah asyik berbincang tentang penyebab kematian Yeon Hwa, “kurasa dia ditikam dengan pisau, sepertinya perampokan”.
Moon Ki shock dan memutuskan keluar dari gedung pemakaman. Moon Ki akhirnya tahu tujuan Yeon Hwa mengikutinya sepanjang waktu, yaitu untuk mengetahui tentang kematiannya dan mencari tahu pembunuh sebenarnya namun semua argument Moon Ki disangkal oleh Yeon Hwa. Ucapan Moon Ki tidak sepenuhnya salah tetapi ada alasan lain yang jauh lebih penting dari semuanya dan Moon Ki harus mencari tahu semuanya sendiri dan juga salah satu jalan untuk mengembalikan ingatannya. Dan jika Moon Ki enggan bahkan menolak maka Yeon Hwa akan mengikutinya terus menerus.
Yeon Hwa terlihat senang ketika menemani Moon Ki atau lebih tepatnya mengikuti Moon Ki ke tukang servis Hp untuk memperbaiki Hp Moon Ki yang rusak akibat kecelakaan semalam. Petugas di tempat tersebut mengatakan jika Hp Moon Ki tak dapat diperbaiki lagi dan informasi yang berada di dalamnya tidak bisa diambil. “Handphonenya juga terkena amnesia” gumam Yeon Hwa. Tiba-tiba Hp Moon Ki berbunyi, seorang pria meneleponnya dan memarahinya.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Seorang pria setengah baya yang mengenakan setelan kaos berwarna biru memarahi Moon Ki karena mematikan Hp dan tidak datang untuk bekerja. Dia adalah Bos Moon Ki yang merasa kewalahan melayani pesanan para pelanggan karena salah satu pegawainya selain Moon Ki sedang cuti. Jin Soo, Bos Moon Ki meminta Moon Ki untuk menghubunginya begitu cutinya selesai. Tapi siapa Jin Soo???
Dia ternyata adalah adik Moon Ki yang bekerja di tempat yang sama dengan Moon Ki. Yeon Hwa menunjukkan foto Jin Soo yang tertempel di dinding.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Waktunya bekerja….^^
Yeon Hwa terlihat senang bisa berkendara motor dengan Moon Ki. Hembusan angin sepoi-sepoi membuatnya merasa nyaman. Dirinya bahkan tak takut untuk berdiri di atas motor Moon Ki (ya, iyalah, Yeon Hwa kan hantu) dan mengarahkan Moon Ki ke mana tujuan yang harus dituju Moon Ki. Yeon Hwa bahkan mengatakan kebiasaan Moon Ki ketika sedang menunggu di persimpangan rel kereta api
-Ahjussi selalu seperti ini saat menunggu lampu merah, kamu selalu memainkan jarimu.
Moon Ki selalu mengetuk-ngetukkan jarinya pada stang motornya
-Selalu memesan makanan yang sama setiap hari
-Ini tempat yang sering kamu kunjungi
Yeon Hwa dan Moon Ki berhenti di depan sebuah minimarket. Minimarket yang sekarang mereka datangi adalah tempat yang wajib dikunjungi Moon Ki setiap hari.

-Minuman yang kamu suka adalah ini…
Moon Ki tak setuju dengan minuman yang ditunjuk Yeon Hwa, mana mungkin Moon Ki sering meminum minuman yang ditunjuk Yeon Hwa (kayaknya minuman kesehatan dech), walaupun dirinya hilang ingatan dirinya masih mengetahui mengenai tren. Semuanya terbantahkan ketika salah satu pegawai toko melihat Moon Ki dan mengambil minuman yang biasa dibeli Moon Ki
“No, bagaimana bisa sangat mengenaliku?”

Yeon Hwa mengajak Moon Ki menuju sebuah gedung kecil yang berada tak jauh dari minimarket. Gedung yang berfungsi sebagai toko bunga yang sering dikunjungi Moon Ki sekali dalam seminggu.
“Apa kamu tidak mengingatnya?” tanya Yeon Hwa dan dijawab tidak oleh Moon Ki “Aku yakin kamu tidak merasakan apapun! Kamu bahkan tidak mengenaliku”.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki kembali mengendarai motornya. Di perjalanan dirinya dan Yeon Hwa terlibat perdebatan kecil, Moon Ki berucap jika bukan salahnya jika dia tidak bisa mengingat semuanya dan Yeon Hwa menjawab jika memang dia tak bersalah karena tak bisa mengingatnya tetapi dia bersalah karena tak punya keinginan kuat untuk mengingatnya! Perdebatan kecil mereka hampir saja membuat Moon Ki sekali lagi merenggang nyawa karena tak memperhatikan jalan di hadapannya dan hampir menabrak mobil yang melintas.
Tetapi akibat dari kejadian tadi, Moon Ki mendapat bayangan kejadian yang menyebabkannya menjadi amnesia. Tanpa dikomando, Moon Ki berjalan dan terus berjalan menyusuri setiap cm jalan,tanpa sengaja tabrakan antar sesama pengguna jalan dan membuat Moon Ki kembali mengingat kejadian beberapa hari yang lalu. Moon Ki kembali berjalan hingga akhirnya tiba di depan sebuah gedung bertingkat. Moon Ki bisa mengingat jika beberapa waktu yang lalu dirinya ditabrak mobil dan sesaat sebelumnya dirinya terlihat berlari ketakutan meninggalkan sebuah rumah.
Moon Ki menapaki anak tangga setahap demi setahap dan tak menyadari seorang pria yang memata-matainya dari kejauhan. Moon Ki tiba di sebuah rumah yang sudah dipasang garis polisi.
“Tempat apa ini?” tanya Moon Ki pada Yeon Hwa yang telah berdiri di sampingnya
“Aku dulu tinggal di sini” jawab Yeon Hwa terlihat serius. Moon Ki menelan air liur dan memberanikan diri membuka knop pintu. Bayangan dirinya ketakutan dan sesosok tubuh yang tergeletak dengan lumuran darah tergambar jelas dalam ingatannya, “aku pernah di sini” ucap Moon Ki dan ditanggapi oleh Yeon Hwa dengan ucapan jika hari itu adalah hari ulang tahunnya.
“Apa sesungguhnya alasanmu menemuiku? Apa yang seharusnya aku ketahui? Apa yang sesungguhnya aku lakukan di sini?” paksa Moon Ki pada Yeon Hwa
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Aku rasa kamu melihatku di saat-saat terakhir sebelum aku meninggal… jadi… Ahjussi, kamu satu-satunya saksi mata dari kematianku…” jawab Yeon Hwa. Raut wajah Yeon Hwa menunjukkan perubahan yang drastis. Yeon Hwa sepertinya merasa berat mengatakan semuanya pada Moon Ki karena dia tahu Moon Ki pasti akan shock dan semuanya terbukti, Moon Ki terduduk, tubuh bergetar dan pikirannya shock mendengar apa yang baru saja dikatakan Yeon Hwa. Yeon Hwa mencoba menenangkan Moon Ki namun Moon Ki meminta Yeon Hwa untuk menceritakannya lebih detail lagi.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Aku juga tidak tahu,… aku tidak bisa mengingat situasinya dengan jelas…tapi aku bisa mengingat wajahmu, saat terakhir aku sadar, aku melihat wajahmu… Ahjussi kamu terlihat sangat terkejut…”. Moon Ki kembali mendapat bayangan seorang pria yang membekap mulut Yeon Hwa dan menaruh pisau di pinggang Yeon Hwa.
“Tempat ini….ada satu orang lagi di sini hari itu, orang itu sepertinya pembunuhnya” ucap Moon Ki. Seseorang tiba-tiba datang dan menanyakan apa yang sedang dilakukan Moon Ki.
Moon Ki dibawa ke kantor polisi untuk memberikan keterangan lebih lanjut guna menindak lanjuti kasus kematian Yeon Hwa. Moon Ki menjelaskan jika dirinya saat itu sedang mengantar barang dan tanpa sengaja melihat Yeon Hwa di lantai, di sana ada seseorang dan kemungkinan besar dialah pembunuhnya. Kesaksian yang diberikan Moon Ki tak terlalu membantu karena dirinya tak mengetahui apa yang dikenakan pelaku dan jenis barang apa yang diantarnya ke rumah Yeon Hwa, laporan Moon Ki tak bisa ditindak lanjuti. Polisi wanita yang diketahui bernama So Hyun mengingatkan Moon Ki untuk berhati-hati karena mungkin saja pembunuh Yeon Hwa akan mencarinya.

Dan benar saja, saat Moon Ki meninggalkan kantor polisi, seorang pria kembali memata-matainya, dia pria yang sama yang memata-matai Moon Ki saat berada di kediaman Yeon Hwa. Omo, dia Jin Soo…

Moon Ki memutuskan kembali ke kantor untuk mencari tahu apa yang sebenarnya melatarbelakangi dirinya sehingga ke rumah Yeon Hwa melalui catatan pekerjaan, sayang tidak ada catatan pekerjaannya tepat di hari kematian Yeon Hwa. Bos mengatakan jika hari itu Moon Ki pulang cepat. Pulang cepat??? Itu artinya, Moon Ki tidak dalam menjalankan tugas, lalu apa yang dilakukannya di rumah Yeon Hwa. Semuanya membuatnya bingung.

Moon Ki kembali meminta Yeon Hwa untuk mengatakan segalanya yang diketahuinya, karena sudah jelas, Yeon Hwa pasti mengetahui tujuan kedatangan Moon Ki ke rumahnya. “Benar kamu mau mengetahuinya, tapi aku punya permintaan” ucap Yeon Hwa.
Permintaan Yeon Hwa terbilang cukup ekstrim dan aneh. Yeon Hwa meminta Moon Ki untuk menceburkan diri ke sungai Han. Moon Ki tentu saja menolak namun Yeon Hwa dengan serta merta mendorongnya hingga tercebur. Seorang pria tua dari kejauhan tanpa sengaja melihatnya, bukannya menolong, dirinya malah lebih memilih acuh dan tidur (sepertinya fenomena ini sudah sering dilihatnya, wkwkwkwk).

Moon Ki tak bisa bernafas, dirinya hanya bisa melihat bayangan Yeon Hwa dari atas air. Dengan sisa tenaga yang dimilikinya, Moon Ki berusaha naik ke permukaan. Yeon Hwa berteriak jika Moon Ki bisa berenang karena dulu dia juga sempat terjatuh di sungai Han, sama seperti sekarang ini.
Moon Ki kembali tenggelam, tiba-tiba dirinya menangkap bayangan masa lalu. Moon Ki bisa melihat dirinya sama seperti saat ini, tenggelam dalam luasnya air Sungai Han dan bayangan seorang gadis.

=Flashback=

Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa duduk menyendiri menatap luasnya sungai Han yang membentang di hadapannya, dirinya sedih Karena baru saja ditinggal pergi oleh sang Ayah ke alam baka. Tak jauh darinya, seorang pemuda berdiri dan tiba-tiba menyemplungkan dirinya ke dalam sungai, dia berniat bunuh diri.

Yeon Hwa berusaha meraih tangan Moon Ki, namun Moon Ki menolak dan menarik tangannya dari genggaman Yeon Hwa. Yeon Hwa tetap berusaha menarik tangan Moon Ki namun tiba-tiba nafasnya tersengal.

Yeon Hwa tersadar, dirinya sudah berada di permukaan dan di sampingnya Moon Ki berbaring dan belum sadarkan diri. Yeon Hwa mencoba mendengar detak jantung Moon Ki dan ternyata Moon Ki masih hidup
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Ahjussi kamu merasa malu bukan, itu sebabnya kamu pura-pura mati? Kalau begitu kenapa kamu melakukan perbuatan serendah itu? Lihat berapa usiamu, bagaimana kamu hidup selama ini? Apa salah sungai Han? Sungai Han bukan tempat pembuangan sampah… kenapa kalian hanya memikirkan diri sendiri? Apa kamu tidak memikirkan perasaan orang yang kamu tinggalkan, lagipula kamu berhutang nyawa padaku sekarang, kamu tidak boleh mati sesukamu mulai dari sekarang, hiduplah sebaik mungkin!” ucap Yeon Hwa kesal dan meninggalkan Moon Ki sendirian.

Yeon Hwa POV
Aku selalu penasaran dengan Ahjussi itu, apakah dia hidup dengan baik… suatu waktu, aku tahu jika ia hidup dengan baik…

Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa baru saja membuka toko bunga dan membagi-bagikan seikat bunga kepada tetangga di sekitarnya, termasuk kepada salah satu petugas di minimarket. Yeon Hwa tertegun saat melihat seorang namja yang berhenti dengan motor tepat di depan minimarket, tepat di depan Yeon Hwa. Yeon Hwa mengenali namja tersebut dan memutuskan memberikan salah satu bunga kepada namja tersebut. Namja tersebut terlihat bingung dan hanya menatap Yeon Hwa. “ini untukmu, untuk memperingati pembukaan toko bungaku…kamu tidak suka bunga? Aku tetap memberikannya, ini untuk peringatan”.

Yeon Hwa POV
Bagaimana kamu bisa tidak mengenaliku? Aku langsung mengenalimu dari pertama


=Flashback end=
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa berkata kenapa Moon Ki tak mengingatnya, tak mengingat dirinya sebagai penyelamat hidupnya. Bukannya menjawab, Moon Ki hanya tersenyum dan membuat Yeon Hwa tertegun dan merasa senang. “Lebih lama, bisakah kamu tersenyum lebih lama lagi?” pinta Yeon Hwa ketika senyum di wajah Moon Ki memudar, “senyum lagi, kenapa kamu selalu berhenti, senyum lebih lebar, senyumlah sebanyak yang kamu mau…” pinta Yeon Hwa sekali lagi. Moon Ki tersenyum dengan lebar seperti permintaan Yeon Hwa, seketika rasa nyaman menjalari tubuh Yeon Hwa, senyum yang tidak pernah dilihatnya kembali bisa dilihatnya lagi, “semuanya jadi menyenangkan saat melihatmu tersenyum… sangat cantik”.

Yeon Hwa akhirnya mengatakan alasan kenapa Moon Ki datang ke rumahnya yaitu karena undangan dari Yeon Hwa dan karena Yeon Hwa menyukai Moon Ki.
“Kenapa kamu tidak mengatakannya dari awal?” tanya Moon Ki merasa surprise
“Aku berharap kamu mengingatnya sebelum aku mengatakannya, berharap kamu dapat mengenaliku”.

Malam hari
Yeon Hwa dan Moon Ki kembali ke rumah (rumah Moon Ki). Ketakutan yang dulu dirasakan Moon Ki berubah seiring kebenaran yang perlahan-lahan terungkap ke permukaan. Rasa sungkan, canggung dan malu dirasakan keduanya. Moon Ki mencoba menghilangkan rasa canggungnya dengan meminum air putih, lain halnya dengan Yeon Hwa yang ingin minum soju.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
1 gelas,2 gelas dan lebih diminum Yeon Hwa hingga membuatnya tertidur. Tapi apa Hantu bisa mabuk? Tentu saja tidak, mustahil. Yeon Hwa seketika membuka mata ketika Moon Ki menatapnya dan mengajak Moon Ki untuk berkencan, muka Moon Ki seketika berubah merah layaknya habis memakan cabe yang sangat pedas. Siapa yang tidak ingin diajak kencan oleh seorang gadis cantik? Walaupun hantu sich, tapi lain halnya dengan Moon Ki, dia terus meyakinkan dirinya agar tak mudah digoda ataupun dirayu oleh HANTU.
Keesokan harinya
Terdengar ketukan di pintu Moon Ki. So Hyun, datang untuk mengkonfirmasi sesuatu. Alasan kedatangan Moon Ki ke rumah Yeon Hwa adalah bukan untuk mengantar barang karena saat itu dirinya pulang cepat. Moon Ki membenarkan dan mengatakan jika dirinya memang diundang oleh Yeon Hwa, dirinya mulai bisa mengingat sedikit demi sedikit. So Hyun merasakan ada kejanggalan karena Moon Ki mulai bisa mengingat tetapi yang diingatnya hanyalah soal Yeon Hwa dan bukan mengenai orang lain atau kerabat dekatnya. So Hyun berharap ingatan Moon Ki segera kembali.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Sepeninggal So Hyun, Moon Ki mendapat telepon dari toko bunga milik Yeon Hwa. Ahjumma yang mengambil alih toko bunga milik Yeon Hwa sementara waktu meminta Moon Ki mengantar pesanan pelanggan yang biasanya dilakukan Yeon Hwa semasa dia hidup, pesanan pelanggan yang merupakan karya terakhir Yeon Hwa. Yeon Hwa memandangi bunga hasil rancangannya dan berucap jika dirinya ingin sekali bertemu dengan pelanggan tersebut.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki melangkahkan kaki masuk ke dalam sebuah ruangan yang dihuni beberapa pria dan wanita lansia. Mereka semua senang melihat Moon Ki dan antusias mengambil bunga yang dibawa Moon Ki. Moon Ki tiba-tiba bertanya siapa yang selalu memberikan bunga ini kepada mereka dan dijawab oleh salah satu halmoni bukannya Moon Ki yang memberikannya dan halmoni yang lain ikut menambahkan jika mereka sangat ingin mengenal wanita yang sudah membuatkan bunga untuk mereka. Halmoni yang lainnya sekali lagi menambahkan jika gadis pemilik toko bunga sangat cantik dan Moon Ki pasti menyukainya. Moon Ki menyangkal namun halmoni tersebut memberinya sebuah petuah.

Orang yang menulis dan mengirim surat cinta, memiliki cinta yang lebih besar daripada yang lainnya, itulah kisah cinta sesungguhnya. Suamiku juga mengungkapkan cinta padaku, katanya dia yang menulis suratnya.

Tak jauh dari Moon Ki terlihat Yeon Hwa yang tengah memandangi kumpulan-kumpulan foto para lansia yang berfoto dengan bunga-bunga hasil karyanya.

Moon Ki penasaran??? Seberapa dekatkah dirinya dengan Yeon Hwa??? Mengapa semua orang menganggap dirinya dan Yeon Hwa pacaran???

Jawabannya hanya satu…. Email, Moon Ki harus mengecek emailnya, karena Hp yang dulu digunakannya sama sekali tak bisa diharapkan. Tapi, password emailnya apa??? Moon Ki mulai gelisah, apa sebenarnya password emailnya??? Tunggu, mungkin saja…. KIM YEON HWA, Moon Ki mengetikkan nama Yeon Hwa dan email Moon Ki seketika terbuka.

Instrument terdengar (dewi suka dengan instrumentnya, benar-benar menggambarkan kisah cinta antara Yeon Hwa dan Moon Ki). Moon Ki terpana pada layar komputer di hadapannya, email yang masuk berasal dari satu nama, yaitu Yeon Hwa.

Tolong buatkan aku karangan bunga favoritmu
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
=Flashback=
Moon Ki terlihat memperhatikan Yeon Hwa dari balik kaca jendela dan sepertinya Yeon Hwa tak memperhatikannya. Yeon Hwa terlihat sangat cantik, sama cantiknya dengan bunga hasil karyanya. Senyum dan tawa Yeon Hwa….
=Flashback end=

Membuat Moon Ki tersenyum ketika mengingatnya. Satu lagi ingatan dengan Yeon Hwa berhasil didapatkannya dan waktunya menemui Yeon Hwa mengajaknya berkencan.
Yeon Hwa dan Moon Ki menghabiskan hari dengan gembira. Mereka berjalan bersama, makan ddokboki bersama dan nonton film bersama.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Kejadian lucu terjadi saat Moon Ki dan Yeon Hwa menonton film. Moon Ki memesan 2 tiket satu untuk dirinya dan satu lagi untuk Yeon Hwa. Dua orang gadis duduk tepat disamping Yeon Hwa. Salah satu dari mereka hendak meletakkan tas di tempat duduk Yeon Hwa namun Moon Ki dengan tegas melarangnya dan menunjukkan jika dirinya memiliki 2 tiket. Walaupun Yeon Hwa tak bermasalah dengan tindakan gadis tersebut tetapi Moon Ki merasa terganggu karena tas sangat berbeda dengan roh.
Film diputar dan sepanjang pemutaran film, Yeon Hwa lebih sering menutup mata dan membuat Moon Ki berucap, “dasar hantu penakut”.

Lanjut dengan berbelanja dan memasak.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Makanan telah tersaji begitupun dengan kue ulang tahun. Waktunya merayakan ulang tahun Yeon Hwa yang sempat tertunda. “Saengil Chukkae, sedikit terlambat, mianhae” ucap Moon Ki. Yeon Hwa menatap Moon Ki dengan mata berkaca-kaca dan meminta Moon Ki untuk tak terlalu baik kepadanya atau Yeon Hwa akan berharap lebih. Hal yang sebenarnya yang Yeon Hwa ingin ketahui adalah hati Moon Ki, apakah Moon Ki menyukainya?
“Amnesia menurutku penyakit yang sangat mengerikan, jika aku tidak bisa mengingat apa itu artinya aku tidak punya waktu lagi? Maaf, kamu sudah meninggal tapi aku tidak tahu harus sesedih apa”.

Yeon Hwa POV
Tidak apa-apa untuk mencoba mengingatnya sekarang, perlahan-lahan


Moon Ki kembali mengunjungi panti jompo dan meminta maaf karena harus mengambil kembali bunga yang diberikannya kemarin. Moon Ki tersenyum melihat Yeon Hwa yang berdiri di bibir sungai Han dan karangan bunga milik Yeon Hwa yang sekarang berada di tangannya, ya… Moon Ki akan mengembalikannya kepada Yeon Hwa.

Moon Ki POV
Indahnya bisa hidup… indahnya bisa hidup… kamu membuatku hidup, bagaimana aku bisa melupakanmu?


Moon Ki melangkahkan kakinya hendak mendekati Yeon Hwa. Sebuah bayangan tiba-tiba terlihat olehnya. Moon Ki refleks berbalik dan mendorong dengan keras tubuh seorang pria hingga mereka sama-sama terjatuh.
“Hyung, apa yang kamu lakukan? Ini aku, Jin Soo…” ucap Jin Soo ketika Moon Ki melepaskan topi yang dikenakannya. Moon Ki mencoba mengingat Jin Soo, oh dia adalah teman kerja sekaligus adiknya. “Hyung, apa polisi mengikutimu? Apa yang kamu lakukan sekarang? Kenapa kamu bergaul dengan polisi? Kenapa kamu menghindariku?” tanya Jin Soo memberondong
“Bukannya kamu sedang cuti?” tanya Moon Ki balik
“Apa maksudmu Hyung? Apa yang terjadi padamu? Baiklah, aku tidak tahu apa yang terjadi padamu beberapa hari ini tapi kamu harus tahu ini. Aku tersangka untuk kasus pembunuhan, polisi sedang mencariku. Hyung! Jika aku tertangkap sekarang maka aku bisa habis! Berpura-puralah tidak ada yang terjadi hari itu, itu rahasia antara kamu dan aku, kamu mengerti maksudku, selama Hyung tidak buka mulut. Jika kita bisa lepas dari insiden ini, kita bisa hidup seperti orang normal lagi… hyung kamu mengerti!!! Tolong katakan sesuatu!” ucap Jin Soo. Terdengar sirine polisi, Jin Soo menjadi panik
“Hyung, jangan bertindak bodoh, jika tidak kita berdua akan mati!” tambah Jin Soo dan bergegas pergi.

Bingung… itu yang dirasakan Moon Ki. Berhasil mengingat Yeon Hwa tak membuatnya bisa hidup tenang, Moon Ki harus mencari tahu hubungan antara dirinya dan Jin Soo. Salah satu foto masa kecilnya bersama dengan Jin Soo memberinya sedikit petunjuk.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki menemui ibu panti tempatnya dan Jin Soo dibesarkan bersama-sama. Ibu panti terlihat senang melihat Moon Ki dan juga sedih ketika mengingat Jin Soo yang menemuinya beberapa waktu yang lalu yang kembali menimbulkan masalah dan menjadi target pengejaran polisi. Ibu panti berusaha menguatkan Moon Ki dan mengingatkannya jika Jin Soo sangat membutuhkannya, karena mereka berdua bukan hanya saudara sedarah tetapi juga keluarga bagi satu sama lainnya.

Moon Ki POV
Hanya ada 3 orang di sini, korban, saksi mata dan pembunuhnya… sebenarnya apa yang aku janjikan padanya? Bagaimana bisa aku masih hidup?

Moon Ki memutuskan mendatangi kediaman Yeon Hwa. Pandangannya diedarkan ke seluruh penjuru ruangan dan tiba di depan sebuah cermin besar. Bayangan tubuh Yeon Hwa yang terbaring di lantai dengan tubuh dipenuhi lumuran darah serta sebuah tangan yang memakai sarung tangan berwarna hitam memunguti pisau yang juga berlumuran darah terbayang di pikiran Moon Ki. Tak hanya itu, Moon Ki bisa melihat seorang pria yang menutupi wajahnya dan membuka penutup wajahnya di depan Moon Ki. Ucapan sama yang beberapa saat yang lalu didengar Moon Ki di gelapnya malam Sungai Han kembali didengarnya lagi. Suara Jin Soo terdengar nyata di telinga Moon Ki.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa dan Moon Ki berdiri di pinggir jembatan memandangi keindahan alam. Yeon Hwa tiba-tiba berucap dengan mata berkaca-kaca
“Bagaimana bisa aku tidak tahu ini saat aku hidup? Betapa indahnya, betapa cemerlangnya…betapa indahnya bisa hidup… sepertinya aku bisa pergi sekarang…mungkin aku akan pergi sebentar lagi…aku hanya ingin di sini sebentar, karena aku berharap kamu bisa mengingatku…aku ingin meninggalkan kenangan indah untukmu, mungkin aku terlalu serakah”
Moon Ki terdiam hingga Yeon Hwa selesai berbicara, “tidak, aku akan menangkap penjahatnya dengan tanganku sendiri, itu yang seharusnya aku lakukan…itu satu-satunya cara yang bisa aku lakukan untukmu”.
“Tidak, kamu telah melakukan banyak hal untukku, itu sudah lebih dari cukup”
“Tolong jangan pergi, jangan pergi dahulu, aku belum mengenalmu dengan baik, aku baru saja mengenalmu, aku tidak yakin dengan lainnya, tapi aku berharap bisa mengingatmu sepenuhnya”.
Yeon Hwa menangis mendengar semua perkataan Moon Ki, entah itu perasaan senang atau sedih. Air mata tak hentinya membasahi wajahnya yang manis. Moon Ki yang menyadarinya hendak menghapus air mata di wajah Yeon Hwa tetapi dia merasa tak pantas melakukannya.

Moon Ki terbangun, dan melihat ke sekeliling mencari keberadaan Yeon Hwa namun Yeon Hwa tidak ada. Moon Ki seketika panik dan menyangka jika Yeon Hwa benar-benar sudah pergi. Sebuah telepon masuk dan Moon Ki mengangguk pertanda ya. Begitu telepon ditutup, Yeon Hwa sudah berada di dekatnya dan membuat Moon Ki sedikit lega.
Moon Ki menatap layar komputer yang ditunjukkan So Hyun padanya. Terlihat wajah seorang pria dan Moon Ki sangat mengenalnya dengan baik, wajah Jin Soo adiknya. So Hyun mengatakan jika Jin Soo terlibat banyak kasus kejahatan dan kemungkinan besar Jin Soo ada kaitannya dengan kasus kematian Yeon Hwa. Moon Ki membenarkannya meskipun terlihat terasa berat baginya. Yeon Hwa hanya melihat dari balik tembok karena Moon Ki melarangnya untuk ikut melihat.

Malam harinya
So Hyun bersama rekannya sesama polisi mengawasi Moon Ki dari dalam mobil patroli. Rasa dingin tiba-tiba menyeruak di antara mereka berdua karena Yeon Hwa ikut duduk di dalam mobil (aura hantu kali ya). Para polisi segera bersiaga begitu melihat kehadiran Jin Soo yang mendekati Moon Ki.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Hyung, apa yang kamu pikirkan? Apa kamu memberitahu polisi?” tanya Jin Soo berusaha berbicara pada Moon Ki. Sebuah pukulan melayang di wajah Jin Soo.
“Apa yang sebenarnya yang sudah kamu lakukan? Kenapa kamu melakukannya? Kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan?” tanya Moon Ki emosi dan mencengkram kerah baju Jin Soo. “Kamu tahu perbuatan gila apa yang sudah kamu lakukan? Jika bukan karenamu semuanya akan baik-baik saja, kami dapat memulai hubungan kami”
“Hyung kamu gila ya!” ucap Jin Soo berusaha melepaskan diri dari jeratan Moon Ki
“Itu kamu… kamu mengacaukan segalanya! Kenapa kamu melakukannya? Kenapa kamu membunuhnya? Kenapa?” teriak Moon Ki dengan isak
“Kamu bicara apa?” ucap Jin Soo mulai mengerti dengan maksud ucapan Moon Ki sedaritadi
“Dia wanita yang aku cintai?” tambah Moon Ki semakin sedih
“Omong kosong apa ini… kamu kan yang melakukannya? Kamu yang sudah membunuhnya!” teriak Jin Soo kesal. Semua terdiam, Yeon Hwa, So Hyun dan bahkan Moon Ki sendiri. “Hyung yang sudah mengacaukan semuanya, paham? Aku sudah menolongmu selama ini dan bisa-bisanya kamu menjadikanku kambing hitam?” teriak Jin Soo dan balik mencengkram kerah baju Moon Ki.

So Hyun dan polisi lainnya mulai bertindak dan memisahkan mereka berdua. Moon Ki dan Jin Soo resmi ditahan untuk kasus pembunuhan Yeon Hwa. Moon Ki sedih, sedih bukan karena ditangkap tetapi sedih karena dirinyalah yang ternyata sudah membunuh Yeon Hwa, dirinyalah ternyata pembunuh Yeon Hwa, gadis yang dicintainya…. Tetapi kenapa dirinya membunuh Yeon Hwa???
Moon Ki dibawa pergi oleh polisi. Tatapannya tak pernah lepas dari Yeon Hwa. Dirinya bahkan menembus tubuh Yeon Hwa ketika mereka sudah dekat. Yeon Hwa hanya terdiam dengan mata berkaca-kaca.

Reka ulang untuk kasus pembunuhan Yeon Hwa dilakukan. Semua orang berkumpul dan membuat Moon Ki menjadi bingung dengan apa yang harus dilakukannya, bahkan ketika salah satu polisi memberikan pisau kepadanya untuk menunjukkan bagaimana cara Moon Ki membunuh Yeon Hwa. Suasana tiba-tiba menjadi tenang, dan yang ada hanya dirinya dan So Hyun.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Kamu tahu kenapa kami perlu melakukan reka ulang secara langsung? Pikiran dan perkataanmu bisa menipu, tapi tubuhmu tidak bisa berbohong…” ucap So Hyun dan kembali memberikan pisau yang dijatuhkan Moon Ki ke tangannya yang terborgol.

=Flashback=
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa memberikan secarik kertas pada Moon Ki yang tertera alamat rumahnya dan meminta Moon Ki untuk datang. Besok adalah ulang tahun Yeon Hwa dan Yeon Hwa ingin mengundang Moon Ki, tetapi kenapa harus Moon Ki???
“Karena aku menyukaimu, ahjussi….”

Keesokan harinya
Moon Ki sedang bersiap-siap untuk mengantar kiriman bunga. Di perjalanan dirinya tanpa sengaja bertemu dengan Jin Soo yang meminta bantuannya. Moon Ki sebenarnya tidak ingin karena dirinya sudah membuat janji dengan Yeon Hwa nanti malam namun Jin Soo terus memaksanya dan membuat Moon Ki akhirnya setuju.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Pintu dibuka, Jin Soo dan Moon Ki masuk. Ruangan yang terlihat bersih dan tertata rapi dengan sebuah akuarium yang terletak di tengah ruangan. Jin Soo dengan cepat memeriksa setiap laci yang dilihatnya mencari sesuatu, barang berharga. Moon Ki bisa mencium gelagat mencurigakan dari Jin Soo dan berusaha menghentikannya namun Jin Soo menolak dan berkata, “hanya karena dia punya orang tua yang hebat, dia memiliki hidup yang baik sejak kecil, gadis yang suka menanam bunga, tidak sadar jika dia pernah kehilangan kunci bahkan sampai sekarang… aku hanya meminjamnya dan akan mengembalikannya nanti” ucap Jin Soo dan kembali mengobrak abrik laci.

Moon Ki melihat ke sekeliling rumah, dirinya menangkap foto seorang gadis yang sangat dikenalnya dan beberapa amplop yang tertera alamat yang pernah dilihatnya. Moon Ki mengeluarkan kertas yang diberikan Yeon Hwa padanya kemarin dan menyamakannya dan ternyata sama. Jadi, rumah yang dimasukinya sekarang adalah rumah Yeon Hwa.

Moon Ki mengajak Jin Soo untuk segera pergi, namun Jin Soo menolak karena dirinya baru saja mendapatkan jackpot yaitu beberapa lembar uang dan buku tabungan. “Kenapa? Karena kamu menemuinya setiap saat bukan? Menurutku dia tidak terlihat menyenangkan… dia selalu saja tersenyum, tersenyum dengan ceria, dia membuatku terlihat semakin tidak berarti, dia tidak akan sedih jika kehilangan semua ini, dia hidup dengan sangat baik, jadi jangan khawatir!” ucap Jin Soo dan sebuah tamparan mendarat mulus di wajahnya. “Kamu menamparku Hyung” ucap Jin Soo dan mengacung-acungkan pisau pada Moon Ki yang mencoba menghalangi langkahnya.
Sebuah bunyi langkah kaki terdengar, Jin Soo dan Moon Ki segera bersembunyi karena si pemilik rumah telah pulang. Jin Soo melemparkan masker kepada Moon Ki sesaat sebelum Yeon Hwa masuk.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa terlihat sangat lelah. Sebuah kotak berisi kue berada di tangannya, dirinya harus bersiap-siap karena sebentar lagi Moon Ki akan datang dan merayakan ulang tahun bersama-sama. Sebuah tangan tiba-tiba membekap mulutnya dan menodongkan pisau tepat dipinggangnya. Yeon Hwa ketakutan dan panik. Seorang pria kembali muncul dan berusaha menolongnya hingga pria tersebut terjatuh dan berhasil mengambil pisau dan pria yang membekap mulut Yeon Hwa. Kesempatan ini tidak boleh disa-siakannya, dirinya harus melarikan diri. Namun pria yang sempat membekapnya tadi berusaha menahannya dan tanpa segan-segan menamparnya hingga Yeon Hwa jatuh terjerembab ke lantai menindih tubuh pria penolongnya.
Terdengar bunyi tusukan, nafas Yeon Hwa menunjukkan rasa sakit yang tiada tara. Pria yang sempat menolongnya tadi tanpa sengaja menusukkan pisau ke perutnya. Tatapan mereka berdua bertemu dan si pria segera berdiri menjauh dari Yeon Hwa. Yeon Hwa entah kenapa bisa melihat Moon Ki dihadapannya, menatapnya dengan tatapan sedih dan shock. “Ahjussi” panggil Yeon Hwa dengan mata berkaca-kaca dan perlahan menutup mata.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki tak percaya dengan apa yang sudah dilakukannya, tubuhnya bergetar hebat dan kemudian jatuh tersungkur di hadapan tubuh Yeon Hwa. Jin Soo pun sama, niat awalnya hanya untuk mencuri dan bukan menjadi saksi pembunuhan.
=Flashback end=
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki menyesali apa yang sudah terjadi di dalam jeruji besi. Ingatannya telah kembali. Semua hal yang pernah dialaminya bersama dengan Yeon Hwa bisa diingatnya dengan baik.
-Ternyata dulu dialah yang menjadi penolong Yeon Hwa saat Yeon Hwa hendak menolongnya sewaktu Moon Ki hendak bunuh diri di sungai Han.

-Moon Ki menemukan kartu pelajar milik Yeon Hwa dan diam-diam mengembalikannya pada Yeon Hwa.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
-Memperhatikan Yeon Hwa yang membagi-bagikan bunga sewaktu toko bunganya pertama kali resmi dibuka dan muncul tiba-tiba di hadapan Yeon Hwa sewaktu Yeon Hwa keluar dari minimarket dan membuat seolah-olah Yeon Hwa-lah yang pertama kali mengenalinya.

Moon Ki mulai menangis apalagi ketika dirinya menyadari kehadiran Yeon Hwa dari balik jeruji besi
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Orang itu seharusnya kamu tidak mengikutinya… jika kamu langsung datang ke rumahku, jika kamu tahu itu seharusnya kamu datang…hiduplah dengan baik Ahjussi” ucap Yeon Hwa dengan linangan air mata. Yeon Hwa perlahan berjalan pergi meninggalkan Moon Ki yang hanya bisa melihatnya dari balik jeruji besi dan perlahan menghilang.

Yeon Hwa pergi meninggalkan Moon Ki, meninggalkan cintanya, meninggalkan Moon Ki yang hanya bisa menyesali apa yang sudah terjadi, ya… nasi sudah menjadi bubur, waktu tak bisa diputar kembali dan penyesalan pasti akan datang belakangan.

Penyesalan membuat Moon Ki menderita dan akhirnya menjadi murung dan harus ditempatkan di sebuah ruangan khusus (omg, Moon Ki menjadi gila). Dokter dan So Hyun terus memantau perkembangan Moon Ki.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
“Dia berkata jika ia bisa melihatnya” ucap dokter
“Itu artinya hantunya?” tanya So Hyun
“Sepertinya dia sangat mencintai wanita itu, tetapi kenangan tentang dia membunuh orang yang dia cintai, dia berharap dapat melupakannya”
“Tetapi kenapa Kim Yeon Hwa mengembalikan ingatannya?”
“Meski dia berharap bisa melupakannya, tapi kenangan tentang Yeon Hwa sangat sulit dilupakan”
“Jadi, apa yang sebenarnya yang dia lihat?” tanya So Hyun lagi
“Aku rasa itu hanya ilusinya saja… apakah itu adalah hantu, kenangan atau ilusi, Lee Moon Ki-si tidak bisa melupakan Kim Yeon Hwa”.
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Moon Ki terduduk di lantai ruang isolasi yang dingin. Dirinya terus memikirkan Yeon Hwa

Moon Ki POV
Yeon Hwa, apa kamu di sini? Sekali saja, sekali ini saja, aku ingin bertemu denganmu, bagaimana kabarmu

Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
Yeon Hwa POV
Jangan khawatir, aku hantu (Geukjongmaseyo, Gwishinibnida).

Nambah
Yeon Hwa melirik ke arah minimarket, namja yang sedaritadi ditunggunya akhirnya datang dan sesuai kebiasannya yaitu membeli minuman kesehatan terlebih dahulu. Hujan tiba-tiba turun, Yeon Hwa segera masuk berteduh ke dalam tokonya dan tak sempat mengambil bunga-bunga miliknya yang berada di luar toko. Seorang pria yang mengenakan kemeja berwarna biru membantunya. Yeon Hwa tersenyum dan namja pun ikut tersenyum.
“Senyum sekali lagi, saat Ahjussi tersenyum, tampan sekali” ucap Yeon Hwa dan membuat namja merasa malu dan memalingkan wajahnya. Yeon Hwa dan Moon Ki pun tersenyum bersama di bawah derasnya hujan, romantis….
Sinopsis Don't Worry, I'm a Ghost
========================================================================

Tragis memang, tapi itulah yang terjadi. Dewi sekilas jadi ingat kisah Laila dan Majnun. Majnun yang sangat tergila-gila pada Laila dan tidak bisa melupakan Laila.

Kisah cinta Moon Ki dan Yeon Hwa terjadi secara tak kebetulan karena memang tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semuanya sudah diatur oleh yang diatas. Yeon Hwa mampu merubah hidup Moon Ki karena Moon Ki sendiri berucap

Indahnya bisa hidup… indahnya bisa hidup… kamu membuatku hidup, bagaimana aku bisa melupakanmu?

Karakter Moon Ki di drama ini digambarkan sebagai sosok penyendiri, yang kaku dan perlahan berubah setelah mengenal Yeon Hwa... tidak jauh berbeda dengan sosok Sang Man di film korea Hello Ghost.
Tapi ending kedua drama/film ini sungguh jauh berbeda, Sang Man hidup bahagia sedangkan Moon Ki harus mendekam di ruang isolasi (menjadi gila) karena perasaan cinta dan bersalahnya atas kematian Yeon Hwa. Moon Ki bahkan berhalusinasi bisa melihat Yeon Hwa (kata dokternya sich gitu)....

Kalau menurut chingudeul gimana???
Kalau kata uri dongsaeng, Yeon Hwa itu benaran ada sedangkan kata teman dewi, Yeon Hwa itu hanya ilusi Moon Ki saja sedangkan menurut dewi pribadi, Yeon Hwa itu memang benaran ada dech dan bukan ilusi semata...


Ya cinta memang buta, gila dan aneh...
Salut dech dengan penulisnya, dewi nyangka endingnya Jin Soo-lah pembunuh Yeon Hwa. Moon Ki dan Yeon Hwa akhirnya berpisah karena sudah berbeda dunia.

Dewi nggak buat 2 part karena durasi drama ini cuma 1 jam 10 menit...
(Oh ya, ada yang tahu nggak di mana donwload ost drama ini???)
Sekian dan Kamsahamnida^^

Written & Image by : DewiRf
Shared Only : pelangidrama.net

DON'T REPOST TO OTHER SITE!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

9 Responses so far.

  1. wah dewi thanks ya sinopsisnya hehe... ternyata bagus juga ya...

  2. dira says:

    makasih banyak mbak dewi ^^
    yap! setuju ma mbak anis, singkat tapi mengena...
    oya mian dira belum sempet nyari lagunya,belum sempet jadi sementara belum bisa jawab t.t
    buat pertanyaan di atas:tergantung orang yang nonton/baca lebih suka yeon ha hanya sekedar ilusi atau hantu (kayaknya sengaja nih scripwriter bikin gitu wkwkwkwk) tapi di pikiran dira Yeon Ha itu hantu ---> ...Im a Ghost

  3. ending yg benar2 nggak disangka

  4. Anonim says:

    Thanks sinopsisnya ya mba =^.^=

  5. belum nonton padahal udah aku donlot

  6. Anonim says:

    brp episode kalo blh tw ni K-drama ?? ^^

  7. ini langsung tamat kok.. ini jenis kdrama spesial.. kayk FTV gitu

  8. Anonim says:

    oohh,,pantesaann ga ada info episode na,,thx yah chingu :)

  9. Ending gak tertebak, nice drama nih. nice review too. thanks!

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here