[News] Diungkap Para Pemain Lain dalam Drama Terbaru ‘GTO’

3 comments
Fuji TV akan membuat remake dari drama populer “GTO (Great Teacher Onizuka)” yang dibintangi EXILE Pemain AKIRA. Baru-baru ini , pemain lain untuk drama terbaru ini diungkap.
Takimoto Miori sebagai “Fuyutsuki Azusa”, Shirota Yu sebagai “Danma Ryuji” (teman Onizuka dan manajer sebuah kafe), Yamamoto Yusuke sebagai “Saejima Toshiyuki” (teman Onizuka dan petugas polisi), Tayama Ryosei sebagai kepala guru “Uchiyamada Hiroshi”, dan Kuroki Hitomi sebagai kepala sekolah “Sakurai Ryoko”. Juga, Kawaguchi Haruna, Takada Sho, Morimoto Shintaro (Johnny’s Jr), dan Nakagawa Taishi sebagai murid di kelasnya Onizuka.
GTO” merupakan populer manga karya Fujisawa Toru, yang terbit serial pada “Weekly Shonen Magazine” selama 1997 hingga 2002, dan pernah dibuat drama serinya yang dibintangi Sorimachi Takashi tahun 1998 lalu. Drama seri “GTO” pada saat itu sangat hit dan populer, juga mendapatkan rating rata-rata 28.3% (di Kanto). “GTO” juga pernah dibuat filmnya pada tahun 1999.
Dan kali ini, “GTO” seri terbaru “GTO-SHONAN 14 DAYS-“ (serial pada “Weekly Shonen Magazine” selama 2009~2011) juga akan dimasukkan dalam cerita. Dalam kehidupan nyata, tema-tema umum seperti bullying, konflik dengan orang tua, cinta, pelecehan, impian untuk masa depan dan lainnya akan ditampilkan melalui kegiatan Onizuka yang powerful and hebat.

Source & Image: tokyohive
Shared by: Susan@pelangidrama
Read more...

[Sinopsis K-Drama] Love Rain Episode 14

12 comments

Sebenernya episode 14 ini bukan episode favoritku. Episode ini masih sedih sedihan kaya episode terakhir,tapi ada satu pencerahan di akhir episode. apa itu? monggo silahkan di baca sinopsisnya ^^

~Sinopsis Love Rain episode 14~

In-ha berkata ingin memperkenalkan pada Yoon-hee dan Ha-na,dia ingin memperkenalkan putranya. Ha-na kaget mendengarnya. Tidak lama Joon datang. Joon juga kaget melihat ayahnya duduk dengan dua orang wanita, yaitu Yoon-hee dan Ha-na. Joon dan Ha-na akhirnya bertemu muka, mereka berdua saling pandang dengan pandangan kikuk. In-ha memperkenalkan Joon, putranya. Yoon-hee juga memperkenalkan Ha-na, putrinya. Joon dan Ha-na benar-benar merasa canggung. “Senang bertemu denganmu. Saya Seo Joon.” kata Joon. (haduh, aku jadi bingung gimana menggambarkan situasi diantara mereka, terlalu complicated,hehehe).
Sinopsis Love Rain episode 14
Mereka makan bersama, tapi Joon dan Ha-na tidak menyentuh makanan mereka sama sekali. Merasa kesunyian yang sangat mencekam, Ha-na berkata pada ibunya kalau makanan di restoran itu sangat enak. Yoon-hee hanya mengiyakan, tapi suasana kembali tidak enak.
“Aku minta maaf, kau kira kau akan makan siang berdua dengan ayahmu saja, kan?” kata Yoon-hee ke Joon. Joon tidak berkata apa-apa, tapi wajahnya tegang tingkat tinggi. “Apa kau terkejut?” In-ha juga bertanya. Yoon-hee berkata tentu saja Joon terkejut. Ha-na juga mengiyakan, dia tidak menyangka mereka akan bertemu.
Sinopsis Love Rain episode 14
In-ha kemudian berkata kalau alasannya memanggil mereka berkumpul adalah karena dia ingin memberi tahu Joon dan Ha-na tentang sesuatu, sekaligus In-ha juga meminta maaf kepada Joon karena tidak membicarakan hal ini dulu dengan nya (apakah anda berpikir seperti yang saya pikirkan?). “Joon,Ha-na, kami akan menikah.”.
Joon memejamkan matanya, apa yang dia takutkan selama ini akhirnya terjadi juga.
“Aku ingin mengatakan ini dihadapan semua orang di sini. Kita akan menjadi satu keluarga.”tambah In-ha. “Keluarga?”. Joon dan Ha-na berkata berbarengan. Joon dengan nada bertanya, Ha-na dengan nada menerawang. Joon ingin protes kepada ayahnya, tapi Ha-na keburu menyela, “Aku suka kita jadi keluarga. Aku berharap kita bisa menjadi keluarga. Sejak kecil aku sendirian,aku agak kesepian. Kau bilang kau juga anak tunggal kan?” tanya Ha-na ke Joon,“itu bagus, benar kan?”
Joon hanya memandang Ha-na dengan tatapan tidak percaya. Ha-na mencoba tersenyum meskipun getir. Ha-na mengucapkan selamat kepada ibunya dan profesor Seo. Dengan tersenyum, Ha-na berkata bahwa dia sangat menantikan pernikahan ini. Wajah Joon masih mengekspresikan rasa tidak terimanya. Ha-na mencoba mencairkan suasana dengan berkata kalau makanan di restoran itu enak sekali. “Kau bahkan belum memakannya.”kata Joon. Ha-na membela diri kalau dia tadi sudah makan, mungkin Joon saja yang tidak melihatnya. In-ha berkata mungkin Joon merasa tidak nyaman. “Ya, aku merasa tidak nyaman. Aku juga tidak menentang pernikahan ini. Menikahlah. Bukanlah itu yang ingin ayah dengar. Aku tidak peduli apa-apa lagi sekarang. Kurasa menjadi keluarga, akan menyenangkan juga.”kata Joon. Sambil memandang ha-na, Joon juga berkata, “Aku akan mengingat itu saat kita bertemu.”. Joon pergi dari meja mereka.
Joon berpapasan dengan Yoon-hee yang baru menerima telepon. Joon akan pergi, tapi Yoon-hee menahannya. “Benarkah kau tidak nyaman bersama kami? Kami akan pergi. Bisakah kau kembali dan bicara dengan ayahmu?”tanya Yoon-hee ke Joon. “Ayahmu agak sedikit... berbeda. Aku yakin itu sebabnya dia tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan baik. Aku yakin ada sesuatu dalam pikirannya yang ingin dia katakan.”
“Sudah tidak ada yang ingin aku katakan.”Jawab Joon.
“Aku minta maaf. Karena membuatmu mengalami banyak hal hingga sekarang. Maafkan aku.”kata Yoon-hee saat Joon ingin pergi.
“Aku selalu ingin bertanya, pada kalian berdua apa cinta sehebat itu? Tak bisakah kalian melupakan satu sama lain dan melanjutkan hidup kalian?”tanya Joon.
“Itu mungkin karena kami orang bodoh. Kami tidak tahu bahwa semakin lama kami mencoba saling melupakan, perasaan kami semakin mendalam.” jawab Yoon-hee.
“Anda mungkin tidak tahu apa yang harus kita lalui.”kata Joon.
Sinopsis Love Rain episode 14
Joon kemudian pergi ke luar restoran. “Aku kira sudah kubilang kalau aku ingin kita tidak saling mengenal. Tapi kau ingin kita jadi keluarga?” tanya Joon lebih kepada dirinya sendiri. Ha-na mengejarnya, “Terima kasih karena tidak menentang pernikahan itu.” Joon terkesima melihat Ha-na di belakangnya. “Itu yang kau inginkan. Kebahagiaan ibumu.” Joon terdiam sejenak. Lalu bertanya apa sekarang Ha-na bahagia?
“Aku bahagia.”jawab Ha-na meyakinkan Joon sembari meyakinkan dirinya sendiri. Joon berkata kalau itu bagus, tapi dia tidak ingin menjadi keluarga dengan Ha-na, entah mereka menikah atau tidak, Joon tidak ingin bertemu Ha-na seperti itu (situasi yang canggung), jadi kita hindari saja situasi ini. “Makanlah yang banyak. Kau terlihat kurus.” kata Joon sebelum pergi.
Ha-na termenung melihat kepergian Joon. Dia lalu kembali kemeja ibunya dan In-ha. Ha-na berkata pada keduanya kalau dia baik-baik saja.Lalu dia makan makanannya dengan lahap. Yoon-hee lega melihat putrinya makan,karena Ha-na akhir-akhir ini jarang makan.
Ha-na bercerita pada Sun-ho lewat telpon kalau dia makan semua makanannya. “Baguslah. Jika kau bilang kau masih kelaparan minggu ini, aku akan memasak hidangan khusus untukmu.”kata Sun-ho. Ha-na menganggap Sun-ho pembohong, karena dia hanya menelpon dan tidak pernah datang. Ha-na bercerita kalau dia bertemu Joon, “Dia menyuruhku makan yang banyak. Dia bilang aku terlalu kurus, jadi aku makan saja semuanya.” Sun-ho sedikit kecewa, ternyata itu semua karena Joon.
Joon berjalan sambil melamun, sampai-sampai dia tidak mendengar kalau Sun-ho memanggilnya. Joon bercerita kalau mereka berempat akhirnya bertemu, “Sun-ho, kenapa aku berfikir ini akan mudah? Aku kira cinta hanya omong kosong saja. Aku terlalu sombong. Mereka akan segera menikah. Ayahku ingin kita menjadi keluarga. Tidak peduli seberapa besar ibuku membencinya, dan tak peduli bagaimana aku menentangnya, jika mereka benar-benar menikah, kami akan menjadi kakak adik. Saling bertemu. Dan mendengar masing-masing akan menikah. Begitulah kami akan hidup. Begitulah. 30 tahun. Aku hanya tidak bisa membayangkan mencintai seseorang selama 30 tahun. Aku takut.”
Sinopsis Love Rain episode 14
Hye-jung membicarakan tentang acara fashion nya dengan Tae-seong. Hye-jung secara tidak langsung meminta maaf soal pengusiran Yoon-hee. “Pemecatan? Itu terlalu berlebihan.”kata Hye-jung. Tae-seong menegaskan kalau Kim Yoon-hee adalah orang yang secara pribadi penting baginya. Hye-jung menanyakan apa maksud Tae-seong? “Dia adalah ibu dari gadis yang aku suka.”jawab Tae-seong. Tae-seong bertanya bagaimana Hye-jung mengenal Yoon-hee. Dengan enteng dia menjawab kalau Yoon-hee adalah teman kuliahnya dan akan menikah dengan mantan suaminya. Dari sinilah Tae-seong sadar bagaimana posisi ibu Ha-na, mantan suami Hye-jung (ayah Joon), Ha-na dan Joon.
Tae-seong menunggu Ha-na di depan rumah. Mereka berdua berjalan-jalan di taman. Tae-seong mencoba menyemangati Ha-na. Tae-seong mengaku pada Ha-na, dia tahu kalau orang yang akan menikah dengan ibu Ha-na adalah ayah Joon. “Itu sebabnya kau putus dengannya? Apa kau bahagia dengan semua ini?”tanya Tae-seong. Sekali lagi Ha-na menjawab kalau dia bahagia.
Joon pulang ke rumah dan disambut oleh Mi-ho yang memakai celemek. Ibu Joon berkata kalau Mi-ho membawa banyak barang dan ingin memasak. Hye-jung menyuruh Joon berganti baju dan kemudian makan bersama.
Joon menuruti ibunya, dia lalu kembali ke meja makan. Tapi ternyata yang mereka siapkan hanya untuk dua orang, Hye-jung sengaja membiarkan Joon dan Mi-ho untuk makan berdua (Hye-jung sudah mulai menjodohkan Joon dengan Mi-ho nih). Belum juga Joon duduk dengan pewe, Mi-ho sudah meminta Joon kencan dengannya. “Aku akan menjadi model peluncuran pakaian baru ibumu.”kata Mi-ho.Joon bingung apa maksud Mi-ho. “Aku tetap melakukannya meski aku sibuk. Itu demi kau.”jawab Mi-ho.
“Itu adalah bisnis ibuku, bukan aku. Mintalah ibuku kencan denganmu.”jawab Joon asal.
“Aku akan ceritakan semua pada ibumu.”kata Mi-ho membuka kartu as. “Aku tahu! Kencan denganku 10 kali maka aku akan tetap merahasiakannya.”kata Mi-ho saat melihat Joon akan marah.
Joon menatap Mi-ho dengan marah. “Kalau begitu 8 kali?”tanya Mi-ho. Joon masih marah. “5 kali?” Mi-ho mulai mundur. Joon tetap menatap Mi-ho tajam. “3 kali!” sekarang Mi-ho sudah gak ada semangat. Joon menunjukan tanda-tanda melunak. Dia tertawa melihat kelakuan Mi-ho. “Jadi 3 kali?”tanya Mi-ho memastikan. “1 Kali!” kata Joon menegaskan. Mi-ho tidak terima, itu curang. Joon berkata kalau Mi-ho tidak mau lupakan saja.
“Baiklah kalau begitu. Dua kali!” Mi-ho tetep usaha. (beuh, ni orang dua kaya dipasar aja,tawar-tawaran..). Mi-ho bertanya apa Joon tidak memotret untuk acara ibunya? Padahal biasanya Joon yang membuat segalanya. Joon mengaku tidak tahu sama sekali tentang acara ini. Mi-ho memberitau kalau acaranya akan diadakan di Joam reesort (resort-nya Tae-seong,tempat kerjanya Ha-na).
Sinopsis Love Rain episode 14
Setelah tahu, Joon langsung menemui ibunya. Joon langsung bertanya apa yang akan ibu-nya lakukan. Hye-jung dengan santainya berkata kalau Joon tidak usah khawatir karena dia tidak akan melakukan apapun. Joon tidak percaya ibunya tidak akan melakukan apa-apa. Dia lalu memutuskan untuk ikut serta dalam acara Hye-jung, dia akan memotret. “Apa kau benar-benar akan membiarkan ayahmu menikah begitu saja?”tanya Hye-jung. Joon tidak mengubris pertanyaan ibunya. Dia akan pergi tapi berhenti saat Ha-na tidak langsung disebut oleh ibunya. “Yoon-hee dan putrinya, keduanya hebat juga. Putri Yoon-hee sepertinya berpacaran dengan C.E.O di sana. Rugi baginya berada di sisi wanita itu. Bagaimana bisa mereka berdua bertindak sama?”. Joon langsung membanting pintu dengan sangat keras.
Sinopsis Love Rain episode 14
Joon dan Jo Soo tiba di resort. Jo Soo menyinggung soal Ha-na yang tinggal di resort ini. Joon tidak mempedulikannya dan menyuruhnya bersiap-siap. Jo Soo berkata kalau dia ingin bertemu dengan Ha-na.
Joon : “Jangan meneleponnya. Aku akan membunuhmu jika kau lakukan itu.” Jo Soo hanya bisa mengangguk.
Ha-na sedang ada di rumah kaca. Ada seseorang masuk bertanya apa ada yang tidak sibuk? Mereka kekurangan orang untuk mempersiapkan suatu acara.
Ha-na sedang merapikan bunga ketika dia melihat Joon yang sedang mengecek tempat acara. Tiba-tiba Hye-jung datang bersama Tae-seong. Hye-jung ingin memperkenalkan Tae-seong dengan Joon. Tapi Joon langsung menyapanya, “lama tidak bertemu.”
“Senang bertemu denganmu lagi.”jawab Tae-seong. Ha-na yang melihat itu hanya bergumam, “Itu ibunya Joon..??”. Lalu Ha-na bersembunyi saat Hye-jung dan Tae-seong melintas.
Sinopsis Love Rain episode 14
Sun-ho sedang bersiap-siap untuk pergi ke suatu acara, tapi dia melihat tamannya yang agak sedikit berubah. Sun-ho bertanya-tanya apa Ha-na pernah datang? Padahal yang mengotak-atik taman itu adalah Won-seok. In-sung sampai kesel melihat taman bosnya di utak-atik sama orang aneh kaya Won-seok.

In-ha dan Yoon-hee sedang berkebun. In-ha berkata dia senang berkotor-kotor seperti itu. Yoon-hee bercerita kalau yang awalnya suka berkebun adalah mantan suaminya. Setelah berkebun mereka berjalan jalan. In-ha berkata dia suka di tempat itu, suka dengan cuaca di tempat itu yang banyak sinar matahari. Yoon-hee dengan malu-malu menambahkan kalau dia suka bersama dengan In-ha sepanjang hari. Mereka lalu membicarakan tentang pernikahan. Yoon-hee akan berbicara denga Ha-na dan Yoon-hee meminta agar In-ha juga berbicara dengan Joon.
Sinopsis Love Rain episode 14
Ha-na sedang bersembunyi dari Joon. Tapi akhirnya Joon tahu kalau Ha-na juga ada di situ. Saat sedang membawa pot, Ha-na tidak sengaja bertabrakan dengan Hye-jung. Ha-na meminta maaf sambil menunduk (takut ketahuan ibunya Joon). Hye-jung menyuruh Ha-na berhati-hati karena disitu bayak tamu VIP.
Joon akhirnya mendatangi Ha-na. Dia bertanya sedang apa Ha-na disitu? Ha-na tidak bisa menjawabnya, lalu Joon menarik Ha-na agar tidak terlihat oleh Hye-jung. Mereka berdua pergi tepat saat Hye-jung berbalik badan.
Sun-ho dan Mi-ho datang. Hye-jung tidak menyangka kalau Sun-ho juga datang. Sun-ho berkata kalau dia akan bertemu dengan seseorang.
Di tempat lain Joon berbicara dengan Ha-na. Ha-na berkata dia tidak tahu ini adalah acara perusahaan ibu Joon. Joon menyuruh Ha-na pergi dari situ, karena kalau dia bertemu Hye-jung keadaannya tidak akan baik. Joon juga meminta Ha-na agar melarang ibunya untuk datang ke tempat itu. Ha-na berterimakasih karena Joon telah mengkhawatirkannya. Dengan dingin Joon berkata kalau itu bukan untuknya, tapi demi ibunya. “Walau begitu, kau juga mengkhawatirkan aku dan ibuku, aku ingin berterima kasih untuk itu.”jawabHa-na.
“Kau bilang bukan masalah jka hidup ibuku hancur dan jika kau dan aku akan menjadi keluarga. Karena bagimu, kebahagiaan ibumu yang paling penting,”kata Joon. Ha-na tersenyum kecut mendengarnya. “Baiklah, aku senang kau bahagia. Tapi aku tidak bahagia, jadi jangan tersenyum dihadapanku.”tambah Joon.
Saat akan berbalik, Hye-jung keburu datang bersama Mi-ho dan Sun-ho. Mi-ho dan Sun-ho kaget melihat Joon berdua dengan Ha-na. Hye-jung bertanya pada Ha-na siapa dia? Joon yang menjawab pertanyaan itu dengan berkata kalau dia bukan siapa-siapa. Dengan kemiripan yang amat sangat antara Ha-na dan ibunya, Hye-jung langsung menyadari kalau itu adalah putrinya Yoon-hee. Ha-na memberi salam kepada Hye-jung.
Hye-jung bertanya pada Joon bagaimana dia kenal dengan gadis ini? Kenapa mereka bisa bersama-sama? ”Kalian sudah bertemu tanpa sepengetahuanku? Ayahmu sudah memperkenalkan mereka padamu? Kau tinggalkan ibu,dan kalian semua bertemu?”tanya Hye-jung yang mulai panik. Joon membela Ha-na kalau ini semua tidak ada hubungannya dengan Ha-na. Hye-jung mulai marah karena Joon membela Ha-na. “Apa sekarang kau berakting sebagai adik kakak?”tanya Hye-jung pada Joon. Hye-jung lalu mengusir Ha-na, dan menyuruh salah satu staffnya menyeret Ha-na keluar.
“Maaf, tapi aku di sini untuk bekerja. Aku akan pergi setelah pekerjaanku selesai.”kata Ha-na. Emosi Hye-jung udah sampai ubun-ubun mendengar Ha-na menjawab perkataannya. Joon menarik Ha-na untuk pergi dari tempat itu sebelum terjadi sesuatu. Hye-jung tambah marah lagi, tapi Sun-ho dan Mi-ho menenangkan bibi mereka.
Ha-na berkata kalau dia baik-baik saja. “Bagaimana kau bisa baik-baik saja?”tanya Joon marah. Ha-na berkata kalau dia mengerti perasaan ibu Joon, “Jadi jangan khawatirkan aku.”. Mendengar itu, Joon menyuruh Ha-na pergi. Ha-na tidak mau pergi dari hadapan Joon. “Kau benar-benar... Berapa lama lagi aku harus terlihat menyedihkan di hadapanmu?” Joon berkata dengan nada tinggi. Selang beberapa lama Joon meminta maaf pada Ha-na, meminta maaf atas tingkah lakunya dan ibunya. Jadi sebaiknya Ha-na pergi saja.
Sinopsis Love Rain episode 14
Staff Tae-seong sudah memberitahu kalau acara sudah akan dimulai. Mereka berjalan ke tempat acara, tapi Tae-seong tiba-tiba pamit pergi karena melihat Ha-na. Tae-seong bertemu Ha-na dan bertanya apa Ha-na disitu sedang kerja? Ha-na mengangguk. “Aku tidak memberitahumu agar kau tidak tahu tentang ini.”kata Tae-seong.
“Seharusnya kau memberitahuku, maka aku akan menghindari mereka.”jawab Ha-na. Tae-seong mengerti kalau Ha-na sudah bertemu dengan mereka. Ha-na pamit pergi karena ada yang harus dia kerjakan, tapi Tae-seong menahannya. Dia menarik Ha-na ke suatu tempat.
Sinopsis Love Rain episode 14
Yoon-hee mencari Ha-na ke rumah kaca, tempat Ha-na kerja.Paman yang kerja di situ memberi tahu Yoon-hee kalau Ha-na sedang bekerja di resort karena ada pameran. Yoon-hee mengatakan pada In-ha kalau Ha-na tidak ada. In-ha berkata dia ingin makan malam dengan Ha-na karena In-ha merasa akhir-akhir ini Ha-na sedikit canggung padanya. Mereka berdua akhirnya pergi ke resort.
Hye-jung mengenalkan Joon dan Mi-ho ke rekan kerjanya. Setelah rekan kerja Hye-jung pergi, Mi-ho bertanya kepada Joon apa yangterjadi. Hye-jung bertanya apa Joon sudah mengusir gadis itu? “Jangan biarkan ibu melihatnya lagi. Atau ibu tidak bisa janji tidak melakukan apa-apa.” (wuih,serem nih ahjumma satu). Lalu Tae-seong datang dengan menggandeng Ha-na. Semuanya kaget melihat itu. Tae-seong mengenalkan Ha-na sebagai pasangannya.
Sinopsis Love Rain episode 14
Tanpa berkata apa-apa semuanya masuk. Di dalam, Sun-ho memanggil Ha-na. Ha-na yang awalnya cemberut langsung gembira begitu melihat Sun-ho. Jo Soo dan si pengarah gaya juga kaget , melihat Ha-na ada di situ. Ha-na dan Joon tidak sengaja bertemu pandang, tapi keduanya hanya diam saja. Hye-jung melihat dari belakang dengan tatapan tajam ke arah Ha-na dan Tae-seong.
Acara dimulai, Joon melakukan tugasnya memotret. Sesekali Hye-jung melirik ke arah Ha-na.
Yoon-hee juga merasa ada sesuatu yang aneh dengan Ha-na. “Ha-na berkata kalau dia punya pacar. Dia sangat berhati-hati mengambil keputusan, dan dia mudah takut. Jadi biasanya dia tetap menganggap mereka sebagai teman. Dan dia tidak pernah benar-benar berpacaran dengan seseorang. Waktu itu dia sangat bersemangat, tapi aku tidak tahu apa yang terjadi. Dia tidak mau membicarakan itu lagi. Aku rasa itu benar-benar sulit . dia berkata jika kita bahagia, dia juga bahagia. Aku merassa bersalah. Aku rasa banyak yang sudah dia lalui.” In-ha diam saja mendengarnya.
Tanpa sengaja mereka berdua berpapasan dengan Hye-jung.
Sinopsis Love Rain episode 14
Masih di tempat acara, Ha-na melihat Joon yang duduk sendirian. Dia berniat untuk mendatanginya, tapi Mi-ho terlebih dulu datang dan langsung duduk di sampingnya. Mi-ho mengingatkan Joon kalau mereka hari ini akan berkencan. Muka Ha-na berubah saat melihat mereka berdua. Joon melihat Ha-na yang sedang memandangi mereka, lalu mengajak Mi-ho pergi.
Ha-na pamitan pada Tae-seong sekaligus mengucapkan terimakasih karena sudah diajak menghadiri acara. Sebenarnya Ha-na hanya ingin menghindar dari Tae-seong. Kebetulan, Sun-ho ada di dekat situ, Ha-na langsung mendatanginya dan mengajaknya pergi. Mi-ho dan Joon yang melihat Sun-ho dan Ha-na terheran-heran. Joon mengajak Mi-ho pergi dari situ. “Jika kau pergi seperti ini, aku akan memberitahu segalanya pada ibumu.”kata Mi-ho yang tahu kalau Joon kesal karena Ha-na bersama dengan kakaknya. Joon sudah tidak peduli lagi apa yang akan dilakukan Mi-ho, “lakukan saja sesuka hatimu.”
Sinopsis Love Rain episode 14
Joon mengejar Ha-na dan Sun-ho, tiba- tiba Hye-jung menyuruh datang ke cafe, ada ayahnya dan Yoon-hee di situ. Yoon-hee meminta Hye-jung agar tidak melibatkan Joon. Hye-jung marah karena mereka sudah menemui Joon tanpa dia. Yoon-hee hanya bisa meminta maaf. Hye-jung kecewa kepada mereka,karena dengan mereka menikah maka Joon dan dia akan terluka. In-ha meminta Hye-jung jangan melibatkan yang lain, biar ini jadi urusan mereka saja. Hye-jung menolak, dia akan menunggu Joon dan melakukan apa yang dia mau.
Ha-na masih bersama Sun-ho. Sun-ho mencoba menghibur Ha-na yang terlihat sedih. Ha-na bercerita kalau semua ini sangat sulit baginya, tapi dia hanya ingin ibunya bahagia, tapi dia tidak tahu itu akan menyebabkan seseorang terluka. “Setelah aku bertemu ibu Joon hari ini, aku tidak tahu lagi mana yang benar. Sekarang ibuku menikah, aku bukan hanya bahagia, kadang aku takut dan sedih. Sebenarnya, aku sangat merindukannya. Aku menyesal harus meninggalkannya sebagai gantinya. Seharusnya aku berusaha sampai akhir. Bisakah waktu menyembuhkan ini semua? Jika waktu berlalu, bisakah segalanya berlalu begitu saja? Aku...”. Joon datang dan menarik Ha-na berdiri, mereka akan memberi tahu orang tuanya apa yang sebenarnya terjadi. Sun-ho yang sedih mendengar cerita Ha-na, jadi lebih sedih lagi melihat Ha-na yang pergi begitu saja dengan Joon (yah, Sun-ho ku patah hati lagi).
Sinopsis Love Rain episode 14
Joon dan Ha-na berjalan berdua menemui para orang tua. Joon berkata ada yang ingin dia sampaikan. Hye-jung berkata dia duluan. Hye-jung langsung mengambil gelas berisi air lalu menyiramkannya ke wajah Yoon-hee. Semua yang ada di situ kaget setengah mati,apalagi Ha-na. “Kalian tidak akan mendapatkan restuku. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melakukan itu. Baiklah, kau boleh pergi. Aku ingin menunjukan ini pada Joon. Dia harus tahu seberapa jauh pembicaraan kita. Joon kau yang pilih. Pilih ibu atau tidak? Jangan pernah menemui orang-orang ini lagi.”. Hye-jung lalu pergi.
In-ha pergi menyusul Hye-jung. Hye-jung mengusirnya. In-ha mengingatkan kalau semua ini hanya akan menyakiti Hye-jung. “Jangan khawatirkan aku. Sudah lama kau bukan lagi suamiku. Kita sudah tidak punya hubungan lagi sejak lama. Namun aku berharap bukan Yoon-hee yang kau nikahi. Itu sangat menyakitkan buatku.” In-ha berkata kalau dialah yang menyakiti Hye-jung. “Ya,itu kau. Aku tidak bisa memberi Joon padamu. Jangan pernah bermimpi menjadi keluarga.”kata Hye-jung.
Dengan sedih, Ha-na mendekati ibunya. Yoon-hee masih terdiam, kaget atas apa yang barusan terjadi. Yoon-hee berkata kalau dia tidak apa-apa. Joon juga meminta maaf atas kelakuan ibunya. Yoon-hee meminta Ha-na agar meninggalkannya sendiri.
Di luar, Joon sedih atas apa yang barusan terjadi. Ha-na memeluknya dari belakang. “Maaf, maafkan aku.”kata Joon.
“Aku juga minta maaf.”jawab Ha-na.
Sinopsis Love Rain episode 14
Jeon-sul menyanyi dengan keras di cafe Sun-ho. Semua pelanggan cafe terganggu dengan nyanyian Won-seok. Dia beralasan kalau dia menyanyi untuk tanaman. Sun-ho dan Mi-ho datang. Jeon-sul menyapa Mi-ho, tapi dia tidak ingat siapa Jeon-sul. Mi-ho melihat tanaman yang ditanam Ha-na dan ingin mencabut semuanya. Jeon-sul melarangnya, bunga-bunga itu tidak bersalah. Jeon-sul melihat Mi-ho akan menangis, dia bertanya kenapa dia menangis. Mi-ho semakin kesel. Jeon-sul mengira karena dialah Mi-ho menangis (penyakit ge er yang sudah sangat kronis).
Sun-ho yang tidak mengenalinya bertanya siapa dia. Jeon-sul langsung nyamber, “Joon! Kau Joon, kan? ini aku Jeon-sul. Wah, kau sama sekali tidak berubah!”.
“Oh,kau Jeon-sul, tapi aku Sun-ho.” kata Sun-ho. Sun-ho bertanya di mana Jeon-sul tinggal. Jeon-sul berkata kalau dia tinggal di gudang di samping rumah.
Sinopsis Love Rain episode 14
Ha-na pulang ke rumah dengan membawa undangan pernikahan ibunya. Ha-na mengucapkan selamat kepada ibunya yang akan menikah. Yoon-hee berkata dia merasa aneh, “Haruskah kita pergi saja, hanya kita berdua? Ibu tidak boleh serakah dan menyakiti orang lain.”kata Yoon-hee. Ha-na menjawab bahwa ibunya cukup mengkhawatirkan dirinya sendiri saja, tidak perlu mengkhawatirkan orang lain.
In-ha sedang minum-minum dengan Dong-wook dan Chang-mo. Tapi dia tidak merasa senang, padahal teman-temannya sudah menyanyi-nyanyi. Mereka memberi selamat, karena cinta 30 tahun akhirnya sampai juga dipelaminan. Chang-mo bertanya mengapa dia sedih, apa In-ha saking bahagianya sampai tidak bisa berkata-kata? Apa yang kau rasakan setelah membuat semua ini menjadi kenyataan?
“Apa yang aku rasakan? Aku sudah pernah gagal sekali. Aku mengkhianati dan menyakiti orang yang aku cintai, bahkan aku juga terluka. Dan aku takut membuat kesalahan yang sama lagi.” Mereka berkata In-ha jangan khawatir karena dia akan membahagiakan Yoon-hee.
Joon sampai rumah dengan marah-marah pada Jo Soo karena pembatalan pemotretan. Jo Soo dengan berani berkata kalau ini salah Joon sendiri. Joon tidak percaya Jo Soo berani berkata seperti itu. “Ah, benar. Dari awal ini salahku, salahku membuat kau menjadi orang brengsek sejak awal. Maafkan aku.” Joon mengacuhkan kata-kata Jo Soo dan masuk.
Sun-ho menunggu Joon di taman, dia lalu memberikan undangan pernikahan ibu Ha-na dengan ayah Joon padanya. “Kau akan pergi?”tanya Sun-ho.
“Tentu saja tidak.”.
Sinopsis Love Rain episode 14
Joon masuk ke kamarnya lalu memandangi undangan itu. Di kamarnya, Ha-na juga melakukan hal yang sama. Keesokan paginya, Joon melihat Ha-na sedang menyiram bunga di taman. Joon segera turun dan bertanya apa yang Ha-na lakukan. Ha-na beralasan kalau dia hanya ingin tahu apa mereka menyiram bunganya dengan benar. “Aku akan sering datang ke sini mulai sekarang, sama seperti dulu. Aku hanya akan melakukan apa kata hatiku. Aku akan menemuimu saat aku ingin menemuimu. Aku akan bicara denganmu. Tidak bisakah aku melakukan itu? Kita tidak melakukan sesuatu yang salah. Tidak bisakah kita saling bertemu saat kita merindukan satu sama lain?”kata Ha-na. Joon awalnya tidak percaya Ha-na berkata seperti itu.
“Apa yang tidak salah? Salah jika kita tinggal bersama seperti ini. Salah jika kita saling memikirkan satu sama lain. Kau begitu ingin kita benar-benar jadi keluarga?”tanya Joon.
“Tidak bisakah kau menjadi keluarga saja denganku?”tanya Ha-na balik. Joon tidak bisa lagi menjawab permintaan Ha-na. Joon pergi meninggalkan Ha-na yang menangis.
In-ha sedang melukis saat Joon datang. In-ha meminta maaf tidak bertemu dengannya dulu, tapi untuk Joon atau untuk ibu Joon, In-ha tidak bisa melakukan apapun. “Dia bilang ayah agak sedikit berbeda. Ibu Ha-na yang mengatakan itu padaku. Ayah sulit bersikap ramah. Itu sebabnya ayah tidak bisa benar-benar mengungkapkan perasaan ayah.”kata Joon. Joon berkata dia tidak bisa mengerti perasaan cinta ayahnya.Tapi sekarang dia mengerti, saat ini Joon punya permintaan yang sangat penting.
“Aku punya seseorang yang sangat aku cintai. Aku benar-benar menyukainya.”kata Joon.
“Ya, ayah tahu.” Joon tidak mengerti.
Sinopsis Love Rain episode 14
Flashback: setelah insiden penyiraman oleh Hye-jung, saat Ha-na memeluk Joon dari belakang, In-ha melihat mereka berdua.
“Orang itu.. Ha-na..”kata In-ha.
“Ayah tahu?”tanya Joon.

-Bersambung-

In-ha akhirnya tahu, tinggal Yoon-hee aja nih yang belum tahu soal Joon dan Ha-na. Sebelumnya aku sempet bersimpati sama Hye-jung karena rasa sakit hatinya yang dalem banget setelah orang dicintainya tidak mencintainya balik. Tapi setelah insiden dia menyiram Yoon-hee dengan air, aku tarik semua kata-kataku #lebay#. Hye-jung terlalu bersikap kekanak-kanakan,apalagi dia ngusir Ha-na setelah tahu dia anak Yoon-hee, apa salah Ha-na, coba?
Perjuangan masih panjang nih buat Ha-na dan Joon..

thanks to IDWS and DarkSmurf
written and image by ik@PelangiDrama
only posted on PelangiDrama
DON'T REPOST TO OTHER SITE OR FANPAGE!!!!
Read more...

[Sinopsis J-Drama] Operation Love (Proposal Daisakusen) Episode 1

8 comments
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Kunci untuk membuka pintu keajaiban, ada di tangan tiap manusia. Namun, manusia yang menyadari fakta ini sangat sedikit. Keajaiban yang dapat mengubah takdir tidak selalu datang. Dengan bekerja keras untuk merubahnya dan dengan satu langkah kecil, suatu hari nanti, pintu keajaiban itu akan terbuka.

~Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1~
Rei memandangi dirinya yang berbalut gaun pengantin dihadapan cermin, sementara di tempat lain, Ken sedang tertidur pulas ketika alarm berbunyi. Jas dan catatan pernikahan telah ia siapkan. Ia pun terbangun dan segera bersiap menuju gereja.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Eri mendatangi Rei, ia menggodanya sambil memainkan gaun Rei.
“Aku... selalu berpikir bahwa aku pasti akan menikah sebelum Rei”.
“Aku juga, selalu berpikir, pastinya Eri yang akan menikah lebih dulu. Sebab waktu kuliah, Ingat tidak,kamu berjanji bahwa ketika kamu menikah, kamu akan memberiku karangan bunga. Dan aku berpikir, setelah aku mendapat karangan bunga dari Eri, aku akan menikah. Hari ini... Akankah kamu mendapatkan karangan bunga dariku?”
“Tentu saja! Tapi, walaupun aku tidak mendapat karangan bunga, aku pasti menikah”.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Ken mencoba naik taksi agar lebih cepat sampai,namun sayangnya jalanan sedang macet karena sedang ada lomba marathon. Akhirnya ia memutuskan untuk berlari menuju Gereja. Eri mendatangi Tsuru dan Mikio, ia menanyakan keberadaan Ken. Mikio menelpon Ken menanyakan posisinya. Ken pun berjanji akan datang secepatnya, maka dari itu ia memutuskan berlari lebih kencang mengalahkan pelomba marathon dunia, sambil membayangkan dirinya yang sedang berlari di permainan baseball yang disemangati Rei.
Di ruang ganti, ayah berlatih cara berjalan dengan didampingi Ibu. Rei tersenyum melihat kedua orang tuanya. Ia pun bergegas memakai sarung tangannya.

Acara sudah hampir dimulai, Ken masih belum datang, akibatnya Tsuru dan Makio mengomel. Dari kejauhan tampak Ken menuju mereka dan tepat setelah mengatakan dirinya ketiduran, Ken pingsan. Akhirnya Tsuru pun menggendong Ken ke dalam gereja.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Rei di gandeng ayahnya menuju altar, suasana sangat khidmat. Ken berdiri di sisi gereja sambil bergumam dalam hati,
“Sejak pertama kali aku bertemu Rei di SD, sampai sekarang... berapa lamakah waktu telah berlalu?”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Rei tersenyum pada Ken, begitu juga Ken, Tangan Rei mulai melepaskan lengan ayahnya. Tsuru menarik Ken mundur, lalu pengantin pria, Tada-san maju untuk bersiap digandeng oleh Rei. (hahaha ternyata nikahnya ga sama Ken) dan Ken rupanya menjadi seksi publikasi, ia sibuk mengambil gambar pernikahan. Pendeta mulai memanggil kedua mempelai, Ken pun bergumam sendiri dalam hati,
“Rei selalu dekat denganku. Aku punya waktu yang tak terbatas untuk menyatakan perasaanku. Maka, mungkin aku selalu mencari, waktu yang tepat untuk menyatakannya”.
Pendeta membacakan janji pernikahan kemudian disanggupi oleh kedua mempelai. Di sisi lain gereja, seorang pria memperhatikan jalannya upacara pernikahan,“Seseorang yang engkau nikahi, bukanlah orang yang sangat engkau cintai. Tetapi yang kedua. Ada dugaan orang-orang yang mengatakan hal itu, adalah untuk menghibur diri mereka sendiri. Tapi apakah orang yang anda pacari adalah orang nomor dua yang paling anda cintai? Siapa yang bisa mengetahuinya? Namun, satu hal yang pasti. Saat anda akan kehilangan orang yang paling anda cintai dalam hidup anda. Ketika anda akan berpisah dengannya, maka tepatnya pada saat itu... Anda menyadari bahwa dialah orang yang paling anda cintai. Namun semua sudah terlambat”.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Ken memperhatikan setiap detil prosesi pernikahan sambil terus bergumam,
“Hari ini Rei menikah. Hari ini, orang yang paling aku cintai di dunia ini, menikah dengan pria lain”.
Setelah prosesi pemakaian cincin, pendeta menyuruh kedua mempelai berciuman. Ken terhenyak melihat Tada-san yang mencium Rei. Wajahnya terlihat sangat sedih, dan pria tadi pun menertawakan Ken. Sementara itu Rei tersenyum bahagia bersama Tada-san.
Kedua mempelai melemparkan bunga dan kebetulan Eri yang menangkapnya. Ken tidak lepas memperhatikan Rei. Eri mengatakan kalau akhir tahun ini, ia harus menikah sambil memandang ke arah Mikio. Yang disindir hanya bisa diam saja. Tsuru justru bersemangat menawarkan diri agar dinikahi Eri.
Selanjutnya, MC melakukan penerbangan balon parasut, Mikio, Tsuru, dan Ken berlari mengejar percahan parasut tersebut, yang katanya terdapat harta karun. Eri tertawa melihatnya, Rei menghampiri Eri sambil tertawa, ia memandangi Ken sambil teringat Ken yang sedang berlari dalam perlombaan baseball.
“Jadi bernostalgia ya? Melihat mereka bertiga berlari. Mereka terbiasa seperti itu ya?”
“Ya.”
Ternyata parasutnya melewati dinding, ketiga pria itu pun melintasi dinding dan ternyata si parasut di tangkap oleh anak kecil. Tsuru memohon kepada si anak agar memberikan padanya. Ken menyarankan Tsuru merayu menggunakan permen. Si anak kecil justru nyerocos tak karuan, kemudian pergi meninggal ketiga pria malang.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Acara selanjutnya adalah kata sambutan dari guru mempelai wanita, bukannya mendengarkan sambutan sang guru, Ken dan Mikio justru asyik membicarakan keanehan guru tersebut. Rei tertawa mendengar sambutan sang guru yang memuji dirinya, tak sengaja matanya berpandangan dengan Ken. Mereka pun saling pandang salah tingkah. Namun Tada-san memanggilnya sehingga ia kembali sibuk berbicara dengan Tada.
Selepas acara sambutan, Mikio dan Ken berbicara di luar, Mikio sibuk memuji Rei, dengan malas2an Ken menanggapinya. Tsuru menghampiri mereka berdua dan mengajak masuk karena acara makan hamburger akan segera tiba. Mikio berlari mengikuti Tsuru sementara Ken memilih tetap di tempat. Sambil makan burger Tsuru masih saja mencoba mendekati Eri.
Setelah Ken duduk merenung sambil merokok, kemudian masuk memandangi Tada. Rei menyapanya dan menanyakan apakah dirinya cantik menggunakan gaun pengantin. Ken terhenyak.
“Bagaimana? Apakah kecantikanku mengejutkanmu?”
“Pakaiannya sangat cantik,tapi aku tidak tahu tentang pengantin yang memakainya.”
“Kalau kamu selalu seperti itu, kamu tidak akan pernah menikah.”
“Itu urusanku.”
“Oh iya, aku tunggu sambutannya ya!”
“Oke, tapi mana bayarannya?”
“Kamu kejam.”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Tada-san memanggil Rei, sehingga Rei meninggalkan Ken. Dan MC pun mulai menyebutkan acara selanjutnya, “Dan sekarang, teman dekat dari mempelai wanita sejak SD. Sebagai tambahan, dia juga murid dari mempelai pria selama kuliah. Tuan Iwase Ken, aku yakin kamu punya sepatah dua patah kata untuk kami”.

Ken menuju podium dengan grogi, Tsuru menyemangatinya dari jauh.
“Tada-san, Rei-san,Selamat atas pernikahannya! Aku adalah teman sekelas Rei sejak dari SD. Kami selalu bersama di sepanjang waktu kami selama menjadi pelajar. Kemarin, ketika aku membuka album kelulusan SD. Di bawah kolom "impian masa depan", dia telah menulis, "Aku ingin menjadi mempelai wanita yang cantik." Yaah, apakah dia sekarang cantik atau tidak, ini patut dipertanyakan.”
“Dia super cantik!” sela Tsuru.
“Paling tidak, impiannya sejak SD terpenuhi, sebagai sahabat, itu membuatku sangat bahagia. Sesuatu seperti, ketika makan siang, dia tertawa terbahak-bahak, sehingga susu keluar dari hidungnya. Atau ketika tour sekolah, dia mengambil bus yang salah, kemudian panik. Atau ketika menjadi konduktor pada konser paduan suara, karena terlalu bersemangat dia terjatuh dari panggung. Dia punya kekurangan,tapi.. Dia orang pertama yang selalu memikirkan sekitarnya, dan menjadikan dirinya nomor dua. Walaupun dalam keadaan sulit, dia tidak membiarkan senyumnya menghilang. Bagaimanapun juga, dia memikirkan teman-temannya lebih dari siapapun. Dan yang akan aku katakan selanjutnya adalah, waktu yang telah kami habiskan bersama, amat sangat menyenangkan. Sungguh... Tiba-tiba, aku ingin menangis. Sosok Rei dengan baju pengantin, terlalu indah untukku. Sejujurnya, aku rasa... Selamat... Aku harap kalian berbahagia selamanya.”
Rei terdiam mendengarkan pidato Ken. Ia sebenarnya ingin menangis. Semua teman2nya pun terdiam.
MC membacakan acara selanjutnya, “Semuanya, coba lihat ke sini! Kedua mempelai akan menyalakan obor. Yang menyalurkan api ke lilin ini. Lilin ini menyala dengan cinta dari kedua mempelai. Lihatlah! Mohon tepuk tangannya yang meriah.”
“Dan sekarang, tolong perhatiannya ke slideshow berikut ini. Slideshow ini dipersembahkan dari hati yang terdalam oleh sahabat karib mempelai wanita, Oku Eri dan sahabat karib yang lain, Enokido Mikio, yang sekarang bekerja di perusahaan Visual Art Production.”

Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Dan mulailah memorial foto-foto Rei diungkap, mulai dia bayi, masa balita, kepindahannya saat SD yang membuatnya bersahabat dengan Ken. Tsuru menggoda Ken ketika ada foto masa kecilnya yang jelek.
“Dia selalu berada di sisiku sepanjang waktu. Kenapa sekarang bukan aku yang berada disisinya? Mengapa kami, begitu jauh?”
“Akhirnya, aku tidak bisa melakukan apapun untuk Rei. Aku tidak bisa membuatnya tertawa. Aku tidak bisa membuatnya bahagia. Bahkan,aku tidak bisa menyatakan perasaanku kepadanya.”

“Lagi dan lagi, aku yang lemah di masa lalu tergambar di layar itu. Dan aku sangat marah dengan diriku sendiri.”

“Waktu itu, untuk pertama kalinya, aku melihat Rei menangis. Waktu itu, aku berhenti berlari. Mungkin jika.. Mungkin jika aku bisa menunjukkan sisi baik dari diriku. Dapatkah keadaan berubah? Dapatkah aku berada di sisi Rei? Aku ingin memperbaikinya. Kembali ke masa itu. Aku ingin memperbaikinya. Sekali lagi. Sekali lagi. Sekali lagi.”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Tetiba ruangan menjadi gelap, sebuah suara muncul,dan seluruh aktivitas di ruangan itu membeku.
“Oscar Wilde pernah berkata, Pria ingin menjadi cinta pertama dari wanita, dan wanita ingin menjadi cinta terakhir pria”.
“Kamu?”
“Menurut fakta, kamu adalah pria, tapi kamu ingin menjadi cinta terakhirnya. Walaupun keadaan sudah seperti ini, kamu masih belum menyerah sepenuhnya. Apakah aku salah?”
“Anoo. Aku tahu apa yang akan kamu katakan. Jika aku bisa, aku ingin kembali ke masa itu, dan memperbaiki hidupku.”
“Kamu ingin menjadikannya milikmu.
“Iya sih, tapi.. “
“Bagaimana jika kita melakukannya? Kamu kembali ke masa lalu, dan sampai waktu foto itu diambil,lakukanlah lagi sehingga tak ada penyesalan.”
"Melakukannya lagi?”
“Ah, aku punya dua peringatan untukmu. Ada batas waktu. Apakah kesempatan ini efektif atau sia-sia, itu tergantung bagaimana kamu menggunakannya. Atau, masa lalu atau masa kini, tak ada yang berubah.”
Ken penasaran dengan pria yang tadi mengajaknya mengobrol, ia pun menanyakan asal usul si pria itu. Pria itu mengaku sebagai Yosei ‘peri’ yang hidup di dalam gereja itu. Ken terkejut bukan main, namun si Yosei menawarkan sekali lagi apakah Ken ingin kembali masa lalu. Ken pun menyanggupi. Dan taraaaa, Ken melintasi waktu kembali masuk ke dalam memori foto itu.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Saat itu baru saja acara lomba baseball, Tsuru membangunkan Ken yang pingsan, setelah memastikan Ken benar2 sadar, mereka pun kembali memasuki lapangan.
“Riiii-shuuuu! wasshoi,wasshoi!”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Ken masih tak percaya dirinya kembali ke masa pertandingan baseball kualifikasi Koushien. Ia melihat ke seliling, di sana terdapat Rei dan Eri yang sedang menyemangatinya, para penonton yang bersorak untuk kemenangan mereka.
Ken memastikan pada Tsuru yang ada di sampingnya.
“Apa yang kamu maksud "apa ini"? Kenapa kita ada di sini? Semenit yang lalu kita berada di WeddingHall”
“Yeah, pernikahanku dan Eri yang megah... Apakah kamu bodoh! Apa yang sedang kamu bicarakan? Apakah kamu tidak mau menang? Selisihnya cuma satu poin di antara mereka dan kita, ini adalah keajaiban di sejarah klub ini. Ada apa? Mukamu merah. Kamu baik-baik saja?
“Ah, aku mengerti. Aku minum terlalu banyak tadi.”
“Ohh, minum apa?”
“Bir, man! Biiir!”
“Apa yang kamu maksud dengan bir? Ayo beri semangat! Lihat! Ayo beri semangat! GOOO! MIKIOOO!”
Oke, jadi ini bukan tahun 2007 ya.”gumam Ken menyadari missunderstandingnya bersama Tsuru tadi.
Di lapangan tampak Mikio mencoba memukul bola dan strike. Pelatih memanggil Ken, ia meminta Ken menyampaikan pesan pada Mikio.
“Iwase! Sampaikan pesan ke Mikio! Pertama, santaikan bahumu dan ambil nafas yang dalam”. Ken pun mengambil nafas dalam dalam, namun pelatih malah memukul kepalanya, Ken pun mengaduh.
“Bukan kamu! Jangan mengayun terlalu keras, cukup kena saja.”
“Oke.”
“Pergi sana, cepat!”
Ken pun berlari ke tengah lapangan menghampiri Mikio,“Mikio.. Good Morning Anyeong Haseyo!”
“Cepatlah, ada apa?!”
“Angkat kedua tangan! Lenturkan badanmu! Ambil nafas dalam-dalam! Ina Bauer!”
“Apa? Strategi apa itu?”
“Serius kamu tidak tahu Ina Bauer?”. (Tehnik Ina Bauer digunakan oleh pemenang skating Arakawa Shizuka pada Olimpiade 2006)
“Siapa itu? Murid pindahan?”
“Jadi aku benar-benar kembali ke masa lalu ya..” gumam Ken ngoceh sendiri.
“Kembali ke masa lalu?”
Pelatih yang melihat percakapan aneh Mikio-Ken,akhirnya menyuruh Ken kembali ke bangku cadangan. Dan Mikio masih bingung dengan apa yang disampaikan Ken tadi. wkwkwkwk
Di bangku penonton, Eri memuji Mikio, Rei menanggapi Eri dengan kesal.
“Pitchernya, keren ya?”
“Ya, Mikio, pasti bisa memukulnya”
“Bukan itu!”
“Kamu bicara apa sih?”
“Aku bicara tentang orangnya. Kalau saja dia memanjangkan rambutnya. Aku kira jadi tambah keren,iya kan?”
“Ayo kembali menyemangati,oke?”
“Yay! Kereeen! Lihat sini! Sebelah sini,sini! Whooo! MIKIO! Kamu bisa! memukulnya!”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
“Striiiikee... Batter Out!!” teriak wasit, Eri dan Rei terdiam, Mikio kembali ke bangku cadangan menghampiri Ken. Tsuru menyayangkan Mikio yang strike out.
“ Ken.. Sebelumnya "Inna Bammah" apa itu?”
“Oh itu, walaupun 100orang menungganginya, itu bukan maasaa...” sela Tsuru
“Ayo beritahu aku!
“Kamu pasti akan mengerti nanti.”
"Nanti?”
“Dalam 5 tahun, kamu pasti akan mengerti.”
“Itu terlalu lama?”
“Ya! Beritahu sekarang!Sekarang!” timpal Tsuru
“Ar-a-ka-wa Shi-zu-ka,oke? Arakawa Shizuka!” gumam Ken sambil memukul kedua sahabatnya dengan toa.
“Siapa itu?” tanya Mikio.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Dan tibalah pergantian pemain, pelatih meminta Ken masuk lapangan. Ken terperangah, ia tak percaya dirinya akan jadi pitcher.
“Memukul?”
“Ya. Lalu kamu ke sini untuk apa?”

“Pemukul No. 9, Nezu Shigeto-kun, diganti Iwase Ken-kun. Iwase Ken-kun. Nomer 14.”

Kamu kembali ke masa lalu, lakukan lagi, dan kamu tidak punya penyesalan apapun.Waktunya terbatas. Apakah kesempatan ini efektif atau sia-sia tergantung dari bagaimana kamu menggunakannya.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Ken memasuki lapangan, ia menyiapkan posisinya, di kursi penonton tampak Rei begitu mengkhawatirkan Ken. Ia mencuri pandang terhadap Eri kemudian menyemangati. Ken memandangi Rei. Mereka pun saling pandang, namun Tsuru datang mengingatkan kalau dirinya akan memukul bola sehabis Ken.
“Ken! Whoa! Hey!” Setelah kamu giliranku, jadi jangan sampai strike out. Sebab memutar balik yang dramatis menjadi kemenanganlah yang membuat kita menuju Liga Utama.”
“Sudah lama aku tidak memegang pemukul” gumam Ken dalam hati.
“Ayo cepat!” teriak wasit.
“Ya. Maaf.”
“Ken-zou! Apa yang akan kamu lakukan kalau kamu sedang gugup? Kamu perlu lebih santai. Atau kamu tidak akan bisa memukul homerun” ucap Rei dari atas bangku penonton. Ken memandangi Rei dengan seksama. Pelatih mulai memelototi Ken yang tak kunjung memukul bola.
Eri dan Rei mulai khawatir.
“Bisakah Ken memukulnya?” tanya Eri.
“Ya, kita harus tetap berharap kan?” ucap Rei sambil mengenggam erat jimatnya.
Aku agak sedikit ingat tentang hal ini. Oke, kita mulai!gumam Ken sambil mengingat2 kejadian tempo dulu.
Lemparan pertama adalah lemparan cepat ya? Lemparan kedua, agak keluar, iya kan?
“Baaaaaalllll..” teriak wasit.
Mmm,ingatanku tidak buruk juga. Artinya... Lemparan ketiga... Lengkungan ke dalam yang manis. Aku jenius!
Bola lemparan Ken terbang jauh, ia berlari sekuat tenaga, Rei dan Eri tampak bahagia sekali.
Semua yang aku lakukan sejak pagi ini adalah berlari. Enam tahun yang lalu, juga, aku tahu aku dapat memukul pada lemparan ketiga. Oh iya, aku ingat! Pertandingan ini, Tsuru strike out dan kami kalah! Artinya.. Kalau seperti ini lagi, tidak akan ada yang berubah. Wajah sedih Rei. Aku yang tak berguna. Tidak akan berubah”.
Dan sayangnya bola lemparan Ken tertangkap lawan, ia berusaha lari sekuat tenaga menuju base terakhir, Rei semakin erat mengenggam jimatnya sambil mengamati Ken. Akhirnya Ken tak berhasil menyentuh base terakhir lebih dulu. Dan wasit mengatakan “OUT!” pertandingan pun selesai. Rei terduduk lemas di bangku penonton.
Tsuru menghampiri Ken dengan emosi, “Hey, Ken. Kenapa kamu terus berlari? Kenapa kamu tidak menyerahkannya padaku? Kamu seharusnya tetap di base ketiga, dan membiarkan aku memukul, kan?”
“Tidak, tentang itu..”
“Bagaimana aku bisa masuk Liga Utama? Jawablah Ken?” ucap Tsuru sambil mengguncang2 tubuh Ken.
Mikio mendekat dan mengangkat Tsuru menjauh dari Ken, Tsuru meronta minta dilepaskan, Ken justru ikutan mendekati Tsuru,
“Yo, yo, yo, yo! YO! Guys, kalian jangan bilang siapa-siapa! Walaupun aku berhenti di base ketiga, pada akhirnya kita tetap kalah” ucap Ken.
“Apa maksudmu?” tanya Tsuru heran.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
“Tsuru... Kamu strike out.”
“Wha?! Bagaimana kamu bisa tahu?”
“Benar, sungguh, sungguh.”
“Sial, kamu mencoba menyalahkanku atas kesalahanmu ya?”
“Ini bukan kebohongan!”
“Tentu saja, jadi kalau ini bukan kebohongan, lalu apa? Lelucon Amerika?”
“Percayalah! Ya?”
“Terus saja bicara, aku akan memukulmu! Lelucon Amerika apanya! Kamu seharusnya tahu kapan berhenti!”
“Sungguh, Sungguh,Sungguh.”
“Kamu sialan!”
“Aku ini datang dari masa depan! Di waktu lampau... Aku melihat dengan mataku sendiri kamu strike tiga kali.”
Tsuru yang merasa omongan Ken mulai ngaco pun merayu Ken agar berhenti bicara.
Di luar dengan ceria Eri mendatangi Rei yang sedang mencuci handuk pemain,
“Jyaan! Aku mendapat bola bertanda tangan dari pitchernya.”
“Apa ada yang salah dengan cowok yang kuat?”
“Apapun yang aku katakana padamu adalah sia-sia. Ken sangat tertekan. Dia menutupi kepalanya dengan handuk seperti ini.” ucap Eri sambil mempraktekkan cara Ken menutupi kepalanya saat itu.
“Kalau kamu ingin melakukan sesuatu, kamu seharusnya menyiram kepalanya dengan air.”
“Tidak apa-apakah? Tidak mengatakan seseuatu kepadanya.?”
“Kenapa?”
“Sebab kamu kelihatannya mengkhawatirkannya.”
“Tidak ada yang harus dilakukan untuk si bodoh itu.”
“Apakah kalian ini dekat atau jauh, aku tidak pernah tahu.”ucap Eri penasaran.
“Kami tidak dekat dan tidak juga jauh. Kami hanya selalu bersama-sama sejak SD.”
“Benarkaaah??”
“Dan kami tidak lebih dan tidak kurang dari itu.”
“Kalau kamu lebih berterus terang seperti aku, kamu pasti akan 100 kali lebih bahagia.”
“Kamu tidak perlu mengkhawatirkan aku.” ucap Rei kesal.
Tsuru menangis di sisi lapangan, ia menyusung undukan tanah, Mikio menggodanya.
“Kenapa? kamu mau bawa pulang itu?”
“Kalau ini Turnamen Koushien aku bisa mengerti, tapi.. “
“Kita kalah, dan bagaimanapun juga, ini tanahnya! Maksudku, sekopnya? Kamu telah menyiapkannya dari awal.”
“Kamu bodoh!
“Kita adalah laki-laki!Kita harus siap untuk yang terburuk sekalipun! Lihat Socrates!” ucap seseorang menimpali.
“Wha--? Mencari emas??Tidak, tidak, tidak..” tanya Mikio sambil menghampiri pria itu yang ternyata rekan baseballnya.
“Socrates!” ucap pria itu.
“Apa yang kamu lakukan?” tanya Mikio
“Aku mengumpulkan keringat dan tangisan dari pemain muda baseball.”
“Ha?”
“Batu yang tertinggal di saringan ini. Adalah penyesalan dan keluhan yang tertinggal dari para pemain.”
“Aku terkesan.” ucap Mikio
“Oke guys. Kita sudah kalah, ini tidak ada gunanya lagi kan? Dibandingkan dengan tanah yang ada di sini, Menang dan kalah adalah hal kecil.” ucap Tsuru bijaksana yang membuat Mikio tersadar dari kegeje-an nya. Wkwkwk.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Ken tiduran di sisi bangku penonton, “Walaupun aku melakukannya lagi, inikah hasilnya? Walaupun aku kembali ke masa lalu. Pada akhirnya, aku tetaplah aku?
Rei melihat Ken yang tak bersemangat, ia segera menghampirinya dan bersikap seolah sebagai wartawan.
“Whaaa--? Apakah kamu,Iwase Ken, iya kah? Pemukul terakhir, yang out sehingga kalah di pertandingan? Iya kan? Kamu kan? Apakah boleh jika aku mewawancaraimu?”
Ken bangun dari tidurannya, “Ada apa?”
“Walaupun pertandingannya telah berakhir, kamu tetap lemas, apakah kamu capek? Atau, apakah kamu terlalu malu?”
“Tidak dua-duanya.”
“Ketika final turnamen SMP, kamu juga pemukul terakhir bukan? Apakah kamu malu karena kalah disebabkan olehmu?”
“Kamu menyebalkan!” seru Ken.
“Pertandingan berakhir dengan hasil mengecewakan, tapi.. Suatu hari, apakah kamu berpikir pada akhirnya kamu akan bahagia dalam hidupmu?”
“Eh?” tanya Ken heran.
“Apa yang terjadi? Kemenangan Meyakinkan di Turnamen Baseball Nasional! oleh Manager. Ini adalah wawancara dengan si pendiam, dan berperilaku buruk. Iwase-san!”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Rei berhenti bertindak seolah-olah sebagai wartawan, ia berjalan membelakangi Ken,
“Seharusnya aku yang benar-benar sedih, sebagai Manager. Sebab, hari ini adalah hari terakhir aku menjadi manajer tim baseball. Untuk kemenangan di pertandingan ini, aku pergi berdoa ke kuil di Chiba. Untuk pergi saja butuh waktu 2 jam. Dan aku menyumbang 500yen ke kuil. Menulis permohonan dan membeli jimat keberuntungan. Tidak ada satupun yang berhasil. Tapi, kenapa kamu terus berlari? Aku sangat terkejut. Karena di masa yang lalu, Kenzo, tidak pernah bergerak walaupun di masa yang kritis. Tapi.. Hari ini kamu bergerak dan berlari. Kenapa?” ucap Rei sambil melepaskan spanduk di bangku penonton. Ken menghampiri Rei, ia membantu melepaskan ikatan spanduk.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
“Sebab aku telah berjanjikan?”
“Eh?”
“Kepadamu... ketika menulis itu. Aku berjanji kepadamu. Aku berjanji bahwa aku akan membawamu ke Koushien.
“Walaupun kamu berjanji, tapi kamu kalah di babak pertama, lalu kamu mau bicara apa lagi?”
“Yaa.. tapi..”
“Kosakata Inggris. Tanggal-tanggal sejarah. Kamu tidak ingat semua itu. Tapi kamu ingat hal-hal sepele seperti itu. Susu keluar dari hidung kamu sewaktu SD, dan masuk bus yang salah ketika studi tur. Oke, sampai kapan kamu mau membicarakan hal itu?”
“Aku akan selalu membicarakannya. Selamanya. Aku berjanji. Aku akan membicarakannya selamanya.”
“Kamu menyebalkan. Tapi, kamu tahu.. Ketika kamu berlari ke home base, Aku tidak berfikir itu sebagai momen terakhir. Aku tidak pernah ragu, kamu pasti bisa melakukannya. Aku percaya padamu. Walaupun sejak kita masih kecil, kamu selalu mengecewakanku. Aku tidak tahu kenapa, tapi.. Kenzo.. Yang bodoh, lambat, dan lugu.. Dan selalu kaku. Baseball manager, Yoshida Rei. Dengan pengunduran dirinya hari ini, tidak ada penyesalan. Sampai hari ini, Dari hati yang terdalam, terima kasih atas kerja kerasmu selama ini”.
Ken terdiam mendengar setiap kata yang keluar dari mulut Rei, ia mencoba meresapinya. Sesuatu yang tak dilakukannya jaman dulu.
Tetiba muncullah Eri,
“Rei! Mereka mau berfoto bersama, dan semuanya sudah berkumpul.”
“Aku segera ke sana.”
“Kenzo! Kamu akan terlambat lagi.” ucap Eri sambil melempar topi tepat mengenai hidung Kenzo.
“Sakit tahu.. Bodoh!” ucap Ken.
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Rei segera menghampiri Eri dan meminta maaf, Eri mulai menggoda Rei,
“Jadi apa yang kalian bicarakan?”
“Tidak ada.” ucap Rei pura-pura.
Dan mereka pun akhirnya berfoto bersama, dan bersamaan dengan sinat blizz, Ken kembali ke gereja. Semua tamu undangan tertawa, Mikio, Tsuru sibuk membahas perihal leucon Amerika. Tada-san tersenyum melihat foto Rei. Namun ada yang berbeda, ekspresi Rei dalam foto tadi berubah menjadi lebih ceria. Ken melihat ke arah Rei yang tertawa ke arahnya. Ken mengambil udang sisa Yosei tadi untuk meyakinkan kalau dirinya tak bermimpi.
Tetiba ruangan kembali gelap, “Kamu...” panggil Yosei.
“Dia muncul..” seru Ken kaget.
“Kamu pikir dengan hanya merubah dari wajah sedih ke wajah tersenyum dapat merubah keseluruhan hidupkamu?”
“Yaa, tidak, tapi..”
“Apakah kamu tidak bisa membuat dengan sedikit dramatis, sesuatu yang agak memalukan atau yang lain. Apakah kamu tidak bisa berpikir yang lainnya? Apakah itu penampilan terbaikmu?”
“Aku tidak berpikir bahwa itu akan benar-benar berubah.”
“Sejarah membuktikan bahwa membuat alasan adalah keahlian manusia.”
“Tolonglah, berikan aku kesempatan sekali lagi! Aku akan melakukan yang terbaik kali ini.”
“Itu mustahil.”
“Jangan berkata seperti itu! Tolonglah!”
“Itu mustahil, tidak ada kedua kali.”
“Pastinya ada yang bisa anda lakukan, Tolonglah!”
“Mustahil untuk kembali pada foto yang sama dua kali.”
“Kalau fotonya berbeda,bisakah? Artinya, jika fotonya berbeda, aku bisa kembali lagi?”
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Sinopsis Operation Love-Proposal Daisakusen Episode 1
Yosei tersenyum. Ruangan kembali terang, slide show menuju foto berikutnya.
“Ini, foto apa ini? Dan ada apa dengannya? Kenapa dia terlihat sangat marah? Walaupun Rei berekspresi seperti itu, aku tidak akan membiarkannya berakhir seperti itu.” gumam Ken ketika melihat slideshow.

Bersambung....

Catatan author: saya menulis ini dalam kondisi berada di garis mati. Saat waktu benar2 terhimpit, jadi mohon maaf kalo ga maksimal. Cerita drama ini gokil banget tapi apa boleh buat sub, audio, dan video yang saya donlot ga match suka macet2 di tengah jalan, alhasil meraba2 deh nulisnya. Jadi kalo ada percakapan yang ga sesuai atau salah, kasih tahu ya.


Thanks for reading, don't forget to leave comment....

Written by Saa ( Facebook | Twitter | Blog )
Capture image by Ari ( Facebook | Twitter | Blog )
Posted only on PelangiDrama 
DO NOT REPOST TO OTHER SITE/FP !!!
Read more...
 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here