My name is Kudo Shinichi. I’m a famous high
school student detective. However one day I went with my childhood friend Ran
to visit an amusement park where I witnessed a scene of some men in black
involved in some suspicious deal.
And then one of those men made me take a
poison known as APTX 4869. When I woke up, my body had been shrunken. If they
knew that Kudo Shinichi was still alive, the Black Organization could bring
harm to all those around me.
Introducing myself as Edogawa Conan I solved
cases while chasing those guys for information.
Siapa yang
tidak kenal dengan Shinichi Kudo?
Saya kira 99,99% penikmat komik dan anime pasti tahu nama detektif legendaris
yang satu ini. Dan saya berani bertaruh siapapun yang membaca tulisan ini pasti
tahu cerita macam apa yang sukses diusung oleh Aoyama Gosho sensei
selama bertahun-tahun lamanya. Yupi, kisah detektif hebat yang mungkret menjadi
anak kecil pasti sudah melekat kuat dalam ingatan kita semua. Kisahnya telah
diangkat ke puluhan jilid manga,
ratusan episode anime dan beberapa bentuk live
action. Sejak tahun 2011, terjadi regenerasi dari para pemain live action, dan hal ini menuai banyak
komentar dari fans Shinichi Kudo di manapun berada. Sudah nonton film ini?
Belum? Well, anyhow, this is my review
:)
Details:
Title: Shinichi Kudo's Written Challenge! The Mystery of the Legendary Strange Bird
Kudo Shinichi he no Chosenjo: Kaitori Densetsu no Nazo
Original
Writing (manga): Aoyama Gosho
Screenwriter:
Hata Takehiko
Chief
Producer: Horiguchi Yoshinori
Producer:
Amago Daisuke, Umeda Reiko
Director:
Shirakawa Tsukasa
Music:
Ono Katsuo
Release: April 15th 2011
Cast:
Mizobata Junpei (Kudo Shinichi), Kutsuna Shiori (Mouri Ran), Jinnai Takanori (Mouri Kogoro), Otsuka Nene (Kisaki Eri), Akimoto Sayaka (Suzuki Sonoko), Itake Masato (Megure Juzo), Kusakari Masao (Wakura), Suzuki Kasumi (Wakura Misa), Hasegawa Tomoharu (Wakura Yoichi), Shibuya Asuka (Wakura Kotomi), Sakakibara Tetsuji (Wakura Ryoji), Yamanaka Takashi (police officer), Tamariguchi Yutaro (Kosaka Sho), Washio Machiko (Tomi), Nukumizu Youichi (Mouri’s client)
Having been in love during the days of youth
isn’t the cause for blame.
Shinichi adalah murid SMA Teitan yang
terkenal karena kemampuannya membantu pihak kepolisian dalam memecahkan kasus
sulit. Dengan fans seabrek dan kuntitan wartawan, hidup Shinichi pun sudah
layaknya selebritis. Cerita ini dimulai 100 hari sebelum Shinichi berubah
menjadi Conan, ketika detektif muda gila bola ini dihadang sejumlah wartawan
saat ia menunggu Ran untuk pulang
sama-sama. Ran dengan barbel karate pun akhirnya membantu ‘membebaskan’
Shinichi dan keduanya mengunjungi ibu Ran, Eri.
Seakan belum
selesai apes, Shinichi harus membohongi Eri yang tidak bisa memasak. Di luar
dugaan, kebohongan Shinichi memicu occupational
disease yang diderita Eri, berupa gatal luar biasa di alis sebelah kiri
f(-__-“). Shinichi dan Ran terselamatkan dari interogasi Eri dengan kedatangan Sonoko. Namun, seperti yang
dikhawatirkan Shinichi, Sonoko lagi-lagi mengajak mereka semua berangkat
menemaninya ke Desa Jyugoya. Insting
Shinichi mengatakan bahwa ini bakal berakhir seperti sebelum-sebelumnya,
kemanapun Sonoko mengajak mereka, disitulah bakal ada kasus aneh terjadi.
See? You totally don’t get it at all.
Dan memang
benar. Kedatangan rombongan Shinichi disambut dengan kematian misterius dari
seorang peneliti bawahan pemilik desa, Wakura.
Secara ajaib, sang peneliti meninggal karena tertusuk God’s Perch yang tingginya enam meter.. Insiden aneh ini
mempertemukan Shinichi dengan Inspektur Megure, dan keduanya setuju bahwa ini
merupakan pembunuhan. Namun hal ini disangkal keras oleh pendeta Desa Jyugoya,
yang mengatakan bahwa hal ini terjadi sebagai kutukan dari Otori-sama, sebuah
entitas berwujud burung berukuran besar yang memiliki sifat yang sama dengan
Otori lainnya, yaitu menusuk mangsa mereka sebelum dimakan.
But people can’t die
from a legend.
Dari tempat
kejadian, Shinichi menemukan potongan cermin tembaga dengan abjad Mayan. Shinichi menunjukkan potongan
cermin tersebut pada Wakura, namun justru menyebabkan sakit jantung Wakura
kambuh, apalagi ketika muncul sosok bertopeng burung (yang ngagetin banget!! Makanya toh.. jendela itu ditutup!)
misterius yang menghilang ke hutan. Tak berselang lama, Shinichi dan Ran
dikagetkan dengan ditemukannya mayat anak laki-laki Wakura (menemukannya di saat yang tidak tepat
:p). Cara kematiannya sama dengan kematian korban yang pertama, yaitu tertusuk
God’s Perch secara misterius. Shinichi dan Ran juga menemukan bahwa jembatan
gantung yang merupakan akses darat satu-satunya di desa tersebut runtuh,
disertai dengan tidak berfungsinya sinyal seluler maupun wireless. Dari
pembunuhan kedua ini Shinichi juga menemukan potongan lain dari cermin tembaga.
This isn’t the deed of human.
Penelusuran
Shinichi dan Ran di sekitar Desa Jyugoya membuat mereka terjebak dalam lubang
dimana Kogoro ketiduran saat mengejar rakun bernama Pascal f(-__-“). Ketiganya diselamatkan oleh Eri, yang mengikuti
Kogoro (padahal ya aslinya diikutin,
kenapa kalo ketemu isinya bertengkar melulu?). Sementara itu, sang pembunuh
misterius rupanya mengundang anak perempuan Wakura untuk menemuinya di salah
satu God’s Perch. Beruntung pembunuhan ketiga tidak terjadi, dan Shinichi
menemukan potongan ketiga dari cermin tembaga. Putri bungsu Wakura menunjukkan
pada Shinichi arsip-arsip yang disimpan oleh ayahnya, dan Shinichi akhirnya
mengetahui bahwa peta asli Desa Jyugoya sama persis dengan peta waterways dari reruntuhan Fobina milik suku Mayan.
This impossible murder mystery, I will solve
it!
Berhasilkah
Shinichi memecahkan misteri Desa Jyugoya yang kental dengan legenda Otori ini?
Berhasilkan Ran mewujudkan legenda lain dari God’s Perch? Berhasilkah Kogoro
menemukan Pascal? (oke yang terakhir ini
agak garing). Berhasilkan mereka mencegah pembunuhan selanjutnya dari
keluarga Wakura? Benarkah pembunuhan ini memang benar-benar mustahil untuk
dilakukan oleh manusia? Jika memang mustahil, apa sebenarnya akar munculnya
legenda Otori di desa Jyugoya? Apakah legenda memang benar-benar hanya legenda?
Your lover’s feeling was much too strong.
Review
Epic. Mau cerita apapun, menurut saya
segala serial Meitantei Conan selalu bisa menyedot seluruh perhatian saya.
Heran juga kenapa baru kepikiran mbuat reviewnya
sekarang padahal nontonnya udah dari jaman bahuela :p. Cerita tentang Shinichi
Kudo yang ini memang tidak pernah muncul di manga
maupun anime, tapi ceritanya masih khas besutan Aoyama Gosho. Angst-nya
kerasa banget. Plot ceritanya juga khas Meitantei Conan, hanya bedanya ini
berupa live action, gitu. Bumbu
misterinya lumayan, tapi tidak sampai terlalu memperumit isi cerita. Seperti
halnya live action pendahulunya, movie ini dengan sukses membimbing
penontonnya untuk ikut berpikir dan menduga-duga siapa pembunuh sebenarnya dan
bagaimana cara pembunuhan yang dilakukannya.
Thank goodness I’m not alone, Shinichi is
here with me…
Sebagai film
pertama yang muncul dengan regenerasi pemain, film ini sangat banyak
diantisipasi. Sebagian pihak meragukan Mizobata Junpei sebagai pengganti Oguri
Shun dalam menghidupkan karakter Shinichi Kudo. Sebagian lain optimis bahwa
Mizobata dapat memberikan warna yang lebih hidup pada karakter Shinichi
dibandingkan pada masa Oguri. Kalau menurut saya, keduanya sah-sah saja, namanya
juga pendapat :p Kalau saya pribadi, well,
saya memilih opini kedua. Menurut saya, Mizobata Junpei mampu memerankan
Shinichi dengan cukup baik. Saya pikir ada banyak orang yang berpendapat seperti
saya, karena beberapa bulan setelah movie
ini dilempar ke pasar, muncul versi dorama tentang Shinichi Kudo. Kalau lebih
banyak yang berpendapat sebaliknya, pasti Mizobata sudah didepak dari dulu,
hehehehe… ya gak?
Kondisi yang
sama juga terjadi pada Kutsuna Shiori, pemeran Ran yang baru. Tapi sama seperti
komentar saya tentang akting Mizobata Junpei, akting Kutsuna Shiori sudah bisa
menghidupkan Ran Mouri dengan baik. Kombinasi Mizobata Junpei dan Kutsuna
Shiori nampak cute sebagai salah satu
couple paling epic dalam sejarah. Oh iya, saya sengaja tidak mengeksplor terlalu
banyak tentang warna-warni hubungan Shinichi dan Ran di movie ini, tapi sebenarnya BANYAK sekali. Hehehe… kalau kamu salah
satu yang ngefans sama couple ini,
artinya wajib nonton film ini, saya jamin pasti ketawa ketiwi sendiri.
Penasaran apa saja yang terjadi pada Shinichi dan Ran? Well, saya tidak mau spoiling,
tapi satu kalimat pertama yang meluncur dari mulut saya setelah selesai nonton
adalah, “gak bisa diresume?!”.
Meskipun demikian, saya harus berbesar hati mengungkapkan bahwa pada beberapa scene, akting dari Mizobata dan Kutsuna, serta Akimoto (Sonoko) masih agak kaku. Atau mungkin karena ekspektasi saya termasuk tinggi kali ya... Bagaimana menurut readers? Namun, akting (terutama) Mizobata dan Kutsuna sebagai Shinichi dan Ran menjadi lebih bagus di versi dorama dan movie selanjutnya.
It’s pitiful that I’m just stuck here and
can’t rescue you.
Adakah
wajah-wajah familiar disini? Sebagian besar pemainnya masih sama dengan yang
dulu, termasuk pemeran Mouri Kogoro :D. Terus terang Takenori Jinnai memang
keren banget dalam hal memerankan Kogoro. Awal saya lihat Takenori sebagai
Kogoro beberapa tahun yang lalu, saya langsung ngakak guling-guling karena bagi
saya Takenori nampak amat sangat mirip dengan versi anime Kogoro. Setelah saya
lihat baik-baik, kumis Takenori tuh yang paling membuat mirip XD. Wajah
familiar lain adalah Otsuka Nene (Eri) dan Masato Itake (Megure). Saya banyak
melihat keduanya di sejumlah dorama/movie Jepang lain. Seperti halnya Takenori,
Otsuka dan Masato sudah memiliki sejumlah pengalaman akting yang merupakan
garansi soliditas karakter yang mereka mainkan di movie ini.
But, even if it hadn’t been me, you would
have gone out to rescue anyone, wouldn’t you?
Kelemahan
dari movie ini adalah karakter selain
Shinichi, Ran dan Kogoro kurang dieksplor. Keberadaan Eri dan Sonoko, walaupun
‘berguna’, tapi jadinya nampak kurang dominan dari tokoh Misa dan Wakura.
Padahal Eri (pada versi manga dan
anime) memiliki kemampuan analisis yang lebih mumpuni daripada Kogoro. Sonoko
juga tidak muncul membantu eksplorasi yang dilakukan oleh Ran. Sayang sekali
tuh… seandainya keduanya juga mendapatkan porsi yang cukup pasti tambah keren
lagi nih :) Tapi positive thinking aja, karena itu artinya bakal
ada episode lain yang mengeksplor yang belum dieksplor :p
I did it, because it was Ran.
Intinya,
secara umum, movie ini cukup recommended! Buat saya (buat saya loh…) movie ini lebih mencuri hati dan membuat
saya pingin nonton berkali-kali, dibandingkan pendahulunya *no offense please*. Memang merupakan
beban yang berat mewujudkan bentuk live
action dari cerita se-epic
Meitantei Conan, apalagi dengan pergantian tiga tokoh utama, but hey, this is a
kakkoii story! Jangan ngaku ngefans Shinichi Kudo kalau belum nonton movie yang ini *kompor*
Dan buat yang
masih penasaran apa yang terjadi pada Shinichi dan Ran di movie ini, nih saya kasih spoiler
dikit, scene selanjutnya silakan dilanjutkan
sendiri, hihihi :D
The lovers that exchange kisses beneath the
God’s Perch will never be parted and be married for life (Legend of God’s
Perch, Jyugoya Village).
written by
siennra @ pelangidrama.net while listening to Saltwater Room (Owl City) yang
menurut saya pas banget sama Shinichi dan Ran :)
head image
and details from wiki d-addicts
captured
images by siennra
posted only
on pelangidrama.net
DO NOT REPOST TO OTHER SITE!!!











haha...movie ini dah lamaaa banget ngendon di hdd kompi...gara" oguri shun nya diganti plus waktu itu media player agak error...jd blm ditonton. eh, skr kompinya g' bs dinyalain ada yg konslet kaya'nya 'n t'nyata file nya blm dicopy di lappy...cuman subtitle nya doank yg nongkrong...hehe
anyway...aku slalu suka ma seri" detective conan...dr jaman SMA ampe skr hampir menginjak kepala 3 msh tetap amazed ma shinichi kudo...haha
luv this 2, manga'a apa lg...:)
Menurutku junpei terlalu imut jadi shinichi dan secara akting kurang greget di movie ini. Aku sih pengennya Kanata aja *Hwehehehe* tapi pas di live action series mungkin karna terbiasa jadi cocok. Lagian aku masih terbayang peran junpei yg biasa jd culun ky di hanakimi ato di seito shokun.
Untuk Ran lebih cocok kutsuna shiori soalnya kelihatan lebih galak.
Kalo dari segi cerita aku rasa banyak yg harus ditambah, misterinya kurang gimana gitu.. Daripada movienya menurutku jauh lebih bagus doramanya
kakakaka ...
bener2 teh siennra, pertama liat cz ada junpei
pasti muncul pertanyaan yg sama, "bisa ga sih junpei menggantikan bang oguri yg super duper cool pake banget spesial pake telor itu?"
tapi suer deh, langsung kesengsem sm junpei yg asli ... msi muda, ga kalah cool dan TAMPANGNYA SANGAT PANTAS DIANIAYA RAN
gara2 movie ini juga kelana jadi berburu movie/serialnya junpei yg laen. kyak shinsanmano, koukou debut, toshi densetsu no onna, de el el
katsune Shiori juga pas meranin ran, TAMPANGNYA COCOK JADI PENGANIAYA SHINICHI
(plak digampar fans shinichi nih)
rekomended buat ditonton. apalagi lanjut di serial live action doramanya yg 13 episode itu
@hime: kalau aku pribadi si netral ya, ndak yg suka banget sama Oguri dan ndak yg gak suka banget pula. jadi ndak masalah. hehehe :D
tapi jujur aku ngefans Junpei sejak Buzzer Beat, hihihi :p
@anggrek: iyaaa aku jg masih baca manganya sampai skrg :D
@hanna raito: hyaaa.. kalau hrs disuruh milih antara kanata sama junpei... hmmm... hmmm... hmmm... *mikir*
@kelana: komentar kelana epic banget, WAJAH YG PANTAS DIANIAYA XD *krik*
aah Sinichi si tukang PHP *sambil denger lagu Kasabuta nya ONE OK ROCK*
kasiaaan si ran di PHP-in mulu, apalagi kalo baca manganya.. sampe seri keberapa ini tetap aja di PHP-in... tapi ya apa boleh buat soale sinichinya mengecil jd conan...
jadi jauhi saja ya laki-laki model shinichi itu, jgn deket2 sama junpei!!! hush hush.. *sembunyiin junpei*
karena banyaknya komentar plus plus soal junpei...jd penasaran jg...sambil ngerjain tugas donlot deh 13 eps dorama conan...'n buat intermezo coba play 1 eps...hmm...ya...ya...kaya'nya emang g' kalah ama oguri deh... :-D
teh @siennra : abis biasa liat junpei bertampang culun, disini doski bertransfromasi jadi cool. Teteeep, klo di depan ran, jadi kucing manis gto ... jadi cocok deh, WAJAH YG PANTES DIANIAYA RAN
teh @Saa: di komik emg progres mereka ga ad perubahan, tpi di movie kn mending, banyak momen mereka keliatan bareng. fufufufu ... kasian jadi ran, 16 tahun menunggu ... xixixixi. jauhi model cowok kyak Shinichi? hmmmm ... #mikir ...
oguri shun pernah jdi shinici????
kapaaannnnnn???? (۳˚Д˚)۳
@hime: *sembunyiin junpei ah...*
@kelana: *elus-elus junpei* #apasih
@fian: sebelum junpei shinichinya kan oguri :)
wah kacau, fans-nya junpei tambah banyak aja
shinichi-aaaaaah xixixixi
yoa, bagi fans junpei, ud ad yg punya movie terbarunya akhir taon kmren? jdulnya fly with th gold, maen bareng changmin dbsk it lho
klo ud ada yg nemu link-nya, share ya
aku lebih suka oguri shun daripada junpei mizobata. walopun lebih ganteng junpei sih tapi yang pas jadi kudo si oguri. :)
habiiiis bang oguri ud ga mau meranin shinichi lagi sih
kn asyik tuh, ada wajah junpei yg lebih fresh
well, seneng yg mana sih relatif ya
cz bgmnapun, menghidupkan tokoh komik ke live action emang gampang2 susah, ga ad yg bisa 100% sama kerennya dg tokoh komiknya ^_^
akane: dalam beberapa sisi emang lebih cocok oguri, di sisi lain lebih cocok junpei. hihihi... pokoknya jgn fanswar aja deh :D
kelana: kelana udah konfirm sama bang oguri ya? tau gitu aku nitip minta ttd :p
@admin: aku juga mauuuuu link fly with the gold!! *pleading face*