[Sinopsis K-Drama] Cheongdamdong Alice Episode 4

0 comments
~Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4~

Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Dokter Heo bertanya apa Seung Jo menangis karena gadis itu? Dengan ekspresi tak mengerti dan mata basah karena air mata, Seung Jo menanyakan hal yang sama, apa aku menangis karena gadis itu?
“Hei, Han Se, kau masih belum mendengar jawaban keduaku.”kata Yoon Joo. Yoon Joo menyerahkan sebuah bungkusan. Dia berkata apa yang Se Kyung mau semuanya ada di situ. Se Kyung mengambil bungkusan itu, tapi Yoon Joo menahannya, “Hanya ini yang bisa aku berikan padamu. Lakukan sendiri sisanya.” Se Kyung bingung apa maksud Yoon Joo. “Apa kau berpikir aku akan mengenalkanmu pada pria? Bangunlah dari mimpi! Aku tidak berencana berhubungan denganmu. Tapi, aku akan membantumu memulainya. Ketahuilah satu hal, saat kau menerima ini, kau dan aku benar-benar impas.”jawab Yoon Joo. Se Kyung berkata kalau dia mengerti.
Se Kyung membuka bungkusan itu. Bungkusan itu berisi diary. Diary Yoon Joo yang berisi panduan menjadi seperti dirinya. Dan bab 1 adalah, ‘Jika kau mau menjadi ‘hitam’, pastikan kau melakukan semuanya dengan ‘hitam’.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
“Dia mungkin terluka, dia mungkin ada banyak masalah, dia mungkin dikhianati. Tapi dia masih menyalahkan dirinya sendiri. Itu karena aku, pria itu menjadi picik dan melakukan semua ini. Jika gadis itu mulai punya pikiran negatif. Dia tidak seharusnya memikirkannya! Oh tidak! apa yang harus kulakukan?”. Dokter Heo yang mendengar itu hanya tersenyum, “Apa kau menyukainya? Apa kau menyukai gadis itu? Dia membuatmu khawatir, terlebih lagi dia membuatmu menangis.
“Hei, jika kau menangis, apa itu berarti kau menyukai seseorang?”bentak Seung Jo. “Lalu, kenapa kau bertindak sebagai ‘daddy long legs’-nya?”. Seung Jo menjawab sambil berteriak, “Healling!! Healling!!”.
Ayah Se Kyung akhirnya memutuskan untuk menjual rumahnya, dia juga akan menjual toko rotinya. Ibu dan adik Se Kyung tidak setuju, “bagaimana bisa jadi seperti ini?”. Ayahnya meminta maaf karena tidak bisa berbuat apa-apa lagi. “Aku juga berpikir pada usia begini, aku akan memiliki rumah dengan namaku, dan bisa mewariskannya kepada putriku. Tapi meskipun di Seoul, ada apartemen dimana-mana, tak satupun jadi milikku. Toko roti yang telah membesarkan kalian selama 30 tahun hanya bersisa 5000 dolar. Harga selama 30 tahun milikku hanya 5000 dolar ini.” Melihat keadaan keluarganya seperti ini, makin kuatlah tekad Se Kyung.
“Kau sudah melihat bab pertamanya kan. Ini dulu dalam situasiku. Dalam kasusmu, rayuan seperti apa, rasa sakit seperti apa, dan hal-hal yang menyakitkan di dalamnya. Itu adalah sesuatu yang tidak kau tahu.”kata Yoon Joo. “Aku siap untuk menjadi ‘hitam’ seluruhnya.”jawab Se Kyung.
Mereka mulai. Bab 2 : Temukan kelinci putih!
“Kau tahu bahwa yang membawa Alice ke wonderland adalah kelinci putih, kan?”
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Ada restoran Prancis pertama di Cheongdam-dong bernama Etoile. Biaya makan di sana setidaknya 200 dolar, tapi tempat itu penuh dengan wanita. Rute tercepat dan termudah ke Cheongdam-dong : Tommy Hong. Saat Tommy Hong masuk ke rostoran itu, semua wanita menatap ke arahnya. Berharap untuk didekati.
Tommy Hong adalah seorang desainer. Dia memulai sebagai desainer terlatih lokal yang sebagian besar bekerja sebagai koordinator pribadi Nyonya. Dari sana, dia mulai mengkoordinasi potensi menantu perempuan Nyonya ke selera mereka juga. Dia berhasil mencomblangkan 58 pernikahan. Dan puluhan sedang mengantri padanya. Desainer paling hot di Cheongdam-dong..dan pencari jodoh.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
“Tommy Hong itu yang akan menjadi kelinci putih yang akan membawamu ke Cheongdam-dong.” “Tapi apa aku harus membutuhkan orang seperti itu?”tanya Se Kyung. “Lalu, mungkinkah kau berharap terjadi kecelakaan mobil, lalu kau berdebat dan mengatakan ‘kau adalah orang pertama yang memperlakukanku seperti ini.’ Mengharapkan sesuatu seperti itu? Atau merayunya di pertemuan pertama, menariknya padamu dan dia akan langsung tergila-gila? Hal itu bisa terjadi, karena itu yang kita sebut cinta. Tapi meski begitu, setidaknya kau harus bertemu dengannya! Apa kau kenal seorang pria lajang kaya di Gangnam? Apakah kau kenal seseorang yang bisa membantumu? Itulah yang kau tanyakan. Kau tak punya kan. Untuk orang sepertimu, bahkan untuk menemukan orang yang bisa membantumu memerlukan waktu, usaha dan uang.”
“Lalu, untuk menemukan kelinci putihku, apa yang pertama harus ku lakukan?”tanya Se Kyung lagi.
Yoon Joo memandang dan menilai Se Kyung dari atas ke bawah. “Style.” jawabnya.
“Datanglah ke Etoile jam 4 sore besok. Dengan barang yang menurutmu Cheongdam Style.”perintah Yoon Joo.
Yoon Joo pergi ke belakang toko. Ternyata toko itu kepunyaan adik Yoon Joo. Adik Yoon Joo bertanya kenapa kakaknya mau membantu Se Kyung. “Setidaknya Han Se bukanlah tipe wanita yang aku benci. Gadis itu tahu apa yang dia inginkan. “.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Se Kyung berfikir seperti apa style yang dibilang Yoon Joo itu. Dia juga tidak lupa membaca diary Yoon Joo. Bab 3 : ini bukan karena tiruan yang membuatnya murah. Namun hati yang murah.
Se Kyung datang ke Etoile keesokan harinya menggunakan baju dan bergaya seperti yang Yoon Joo minta. “Kau tidak membeli semua itu, bukan?”tanya Yoon Joo.
“Ada banyak toko di mana kau bisa meminjam barang desainer.”jawab Se Kyung.
“Sepatu rendah 6 cm dengan gaun A-line. Tas klasik dan mantel wol. Apakah ini Cheongdam style yang kau pikirkan? Mengenakan pakaian mahal?”.
“Tidak. aku hanya berusaha menarik konservatisme pria bodoh. Pakaian ini tipikal style tahun 70-an. Mantel wol yang dinikmati menantu perempuan Cheongdam-dong yang dirilis oleh Coco Chanel pada tahun 1954. Yang ini barang bersejarah.”jawab Se Kyung.
“Kau melakukan ini agar terlihat manis dan berbudi luhur. Kau tidak salah. Tapi, lihatlah sekelilingmu. Apa ada satupun tas klasik seperti milikmu?”. Se Kyung pun mengedarkan pandangannya. Nope, tas yang dipakai wanita sekarang adalah tas-tas mode terbaru. “Tasmu itu adalah tas yang diwariskan, dari ibu kepada putrinya, dari putri ke putrinya lagi. Oh Tuhan, bagaimana bisa tas diwariskan saat kita sibuk membeli tas di setiap musim. Sebuah tas yang tidak terpengaruh oleh tren dan cocok pada pakaian apapun? Hal itu hanya untuk seorang yang hanya bisa membeli satu produk desainer semasa hidupnya. Jangan membawa tas seperti itu. Itu membuatmu terlihat miskin.” *hadeh,, cuman gara-gara tas aja ribet yee..*
Se Kyung bertanya jadi tas seperti apa. Tas mahal yang akan dikenal oleh semua orang?. “Bukan sesuatu yang semua orang kenal, tapi sesuatu yang membuat orang bertanya ‘oh, di mana kau mendapatkannya?’. Tasnya tidak harus memiliki label desainer. Tasnya tidak harus mahal. Tapi harus cocok dengan pakaianmu dan tidak terlalu umum. Tapi bahannya harus berkualitas tinggi. Hal yang sama juga berlaku untuk sepatu.”
“Jangan lari saat kau terburu-buru. Kalau tidak punya mobil, naiklah taksi. Fokus Cheongdam style bukan pada label desainer. Tapi bagaimana untuk selalu tampak seperti baru. Karena tidak ada alasan untuk bekerja keras. Status sosialmu dicerminkan lewat busanamu.” Tapi tetap saja intinya adalah uang, kan?
“Yang terpenting adalah ‘pikiran’. Ini bukan tentang apa yang kau bawa dan pakai. Tapi kenapa kau membawanya dan memakainya. Kau harus memahami jalan pikiran orang kaya. Mata alami yang bisa melihat perbedaan mereka. Jadi jangan coba untuk meniru mereka dengan cepat. Dengan begitu kau takkan tahu jalan pikiran mereka. Apa kau sadar apa yang kau butuhkan?”.
"Ya. Kerja sampingan"
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
“Kerja sampingan di Etoile? Hei, ini adalah tempat di mana wanita datang bersenjata lengkap dari kepala sampai kaki untuk mendapatkan perhatian para kelinci. Kau akan jadi seorang pelayan di tempat seperti ini?”.
“Sementara kelinci menatap wanita, aku akan menonton kelinci. Aku tidak punya uang, dan tidak bisa mendapatkan apa yang aku butuhkan. Aku akan menggunakan metode yang berbeda.” Yoon Joo mengingatkan kalau mungkin metode yang akan Se Kyung gunakan tidak akan berhasil.
Tommy Hong datang ke sebuah galery untuk bertemu dengan seorang nyonya besar. Nyonya itu ingin mencoba menyandingkan anaknya dengan Jean Thierry Cha, tentu saja dengan bantuan Tommy Hong. “Ini waktu yang aneh. Aku sudah punya rencana untuk bertemu dengannya.” Nyonya itu mengira Tommy Hong sudah menerima pengaturan dari tempat lain. “Tidak. ini adalah pengaturan untuk memastikan. Tidak seperti pengaturan biasanya.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Seung Jo tiba di kantor dan dilapori oleh sekretarisnya bahwa So In Chan melunasi hutang-hutangnya hanya dengan 5000 dolar dan pergi. Seung Jo meminta pada sekretarisnya untuk memastikan nama So In Chan tidak muncul lagi di perusahaan.
Setelah itu Seung Jo langsung buru-buru mengambil ponselnya dan menulis pesan untuk Se Kyung. Awalnya dia ingin bertanya tentang So In Chan, tapi akhirnya ini yang dia kirim. ‘Apa kau baik-baik saja?~~^^’.
Se Kyung meminta bantuan Ah Jung untuk mencari tahu segala hal tentang Tommy Hong. Sementara dia sendiri pun mencari lewat internet.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Pesan dari Seung Jo masuk ke ponsel Se Kyung. Se Kyung hanya membalas sekenanya dan mengacuhkan ponselnya lagi.
Seung Jo yang sedang rapat pun sama sekali tidak konsentrasi pada rapatnya. Dia sibuk dengan ponselnya, membaca pesan balasan dari Se Kyung, ‘Ya, titik. Aku baik-baik saja, titik.’  Seung Jo gak mau Se Kyung cuman ngebalas gitu doang. Di tengah rapat, Seung Jo mengirim lagi pesan ke Se Kyung yang lagi sibuk nyari informasi tentang Tommy Hong. ‘Bagaimana bisa kau baik-baik saja?’ Se Kyung ingin membalas pesannya tapi atasannya mendatanginya memberikan list belanjaan.
Seung Jo bener-bener gak konsen ke rapatnya. Selama rapat dia berautis ria dengan ponselnya, mencoba mengirim pesan ke Se Kyung. ‘Apa kau sangat sibuk?’. ‘Kenapa kau tak membalas pesanku?’. ‘Kau pasti sangat sibuk.’ ‘Apa kau mengabaikan pesanku?’. Seung Jo terus-terusan meng-sms Se Kyung padahal dia sedang rapat dan Se Kyung juga sedang sibuk. ‘Jika pesanku mengganggu bilang saja.’ Seung Jo lalu pergi di tengah-tengah rapat untuk mencari Se Kyung. #bos sableng#.
Orang yang dicari baru saja turun dari mobilnya. “Kenapa kau tak menjawab ponselmu? Hah?”. Se Kyung kebingungan kenapa sekretaris Kim bisa ada di situ, ponsel? Se Kyung baru melihat ponselnya, sudah ada pesan-pesan dari Seung Jo mengantri untuk dibalas. “Apa ada masalah lagi?”tanya Se Kyung panik. “Aku terputus.”kata Seung Jo polos. “Terputus? Apa yang terputus?” Se Kyung masih panik. “Perbincangan kita! Bagaimana bisa kau menutup ponselmu jika sedang menerima panggilan? Dan juga, kenapa tak balas pesanku lagi? Pikirkan kalau lawan bicaramu tidak membalas pesanmu, pasti kau berpikiran, apa dia mengalami kecelakaan? Apa dia pingsan? Pikirkan betapa khawatirnya aku hingga aku datang ke sini.” Se Kyung cuman bengong mendengar orang sableng ini. “Apa kau di sini untuk bertengkar denganku karena aku tak membalas pesanmu? Apa kau tak sadar kalau kau sangat aneh sekarang? Maafkan aku karena tidak membalas pesannya. Tapi seperti yang kau lihat, aku sangat sibuk sekarang.”.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Seung Jo heran melihat barang bawaan Se Kyung yang banyak sekali. “Kau tahu bahwa pekerjaanku adalah melaksanakan tugas belanja dari nyonya.” Seung Jo baru menyadarinya, dan berguman jelek tentang Yoon Joo. Lalu Se Kyung meminta Seung Jo membantunya mengeluarkan barang belanjaan. Seung Jo ngomel karena melihat kerjaan Se Kyung yang hanya sebagai pesuruh. “Sekretaris Kim, apa ini pertama kalinya kau melihat orang sepertiku? Apa tidak ada pegawai kontrak temporer sepertiku di artemis?”. Seung Jo kebingungan menjawabnya. Se Kyung lalu pamit meninggalkan Seung Jo.
Seung Jo melihat daftar profil desainer GN Fashion tapi tidak ada profil Han Se Kyung di situ. Sekretaris Moon berkata kalau Se Kyung hanya pegawai kontrak. “Jadi, seorang pegawai kontrak yang tidak terpilih untuk jadi desainer, lalu menjadi seorang pengantar? Beritahu GN Group kalau salah profil salah satu desainernya hilang.”
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Shin In Hwa kebingungan kenapa Artemis meminta profil Han Se Kyung. Dia bertanya pada Se Kyung apa Se Kyung punya kenalan di Artemis? Se Kyung menjawab tidak. Dia lalu memperhatikan sepatu yang dipakai Se Kyung.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Seung Jo akhirnya mendapatkan profil Se Kyung. Dia terkesan dengan Se Kyung yang lulus dengan nilai terbaik kedua di angkatannya. Sekretaris Moon datang bertanya apa profil yang ditampilkan cukup? “Kim Bong Gyu, Choi Seok, Park Jin Joo. Mereka itu desainer lulusan lokal, kan? Tommy Hong juga seorang desainer lokal kan? Apa kualitas mereka tidak lebih baik dari desainer lulusan luar?”. Sekretaris Moon menjawab tidak selalu seperti itu. “Betul! Coba lihat ini, satu-satunya hal yang tidak ada di spesifikasi Han Se Kyung adalah dia tidak belajar di luar negeri. Lalu apa? Pegawai kontrak? Biasanya, mereka menjanjikannya menjadi pegawai tetap selama setahun, lalu mereka melepasnya.” Sekretaris Moon bingung, lalu berkata kalau perusahaan kita juga seperti itu. Seung Jo membantahnya, mereka adalah perusahaan asing. Tapi kenapa perusahaan domestik semuanya menginginkan desainer dari luar? “Pasti rasa tidak adil yang dirasakan Han Se Kyung. Benarkan?”. Sekretaris Moon menjawab, “Kalau begitu, presiden, kenapa anda tidak memperkerjakan Han Se Kyung di perusahaan kita?”. Seung Jo berkata itu tidak mungkin karena yang melakukan itu adalah kantor pusat, dan mereka tidak memerlukan desainer. Seung Jo ngambek karena sekretaris Moon tidak memberikan solusi apapun.
“Duh, kenapa aku tak memikirkan hal itu?” Seung Jo senyum-senyum sambil mencari nomor telepon seseorang dalam ponselnya. “Ya ini aku. Apa kau membutuhkan seorang desainer?”
Dari jauh Se Kyung memperhatikan Tommy Hong. Dia menarik nafas sekali sebelum akhirnya mendatangi meja Tommy Hong. Se Kyung membuka buku menu. “Hari ini menu yang direkomendasikan, sup asparagus dengan lardon, tumis buah apel dengan chesnut pur dan foei grass, tumis bawang dengan anggur merah dan tenderloin diisi tomat.” Tommy Hong menghela nafasnya. “Kita bisa menggati dengan kacang untuk lardonnya dan jamur truffle untuk tenderloin dan foei grass.” Tommy Hong menatap Se Kyung. “Sepertinya kau orang baru. Siapa yang memberitahumu kalau aku ini vegetarian? Bukankah kau bilang tadi karena kau sudah tahu?”.
“Anda memakai baju Stella McCartney, celana Lyn dan sepatu Elizabeth Olsen. Mereka semua adalah desainer yang tak pernah memakai bahan hewani. Itulah kenapa..” Gatcha! Se Kyung mendapat perhatian dari Tommy Hong. Belum lagi dia memperhatikan sepatu yang dikenakan Se Kyung serta gantungan ponsel Se Kyung (penasaran deh, kenapa dua prof fashion (Shin In Hwa dan Tommy Hong) memperhatikan sepatu Se Kyung ini?). Dan saat Tommy Hong akan pergi, dia mengatakan sesuatu, “persepsimu bagus. Aku menyukainya, nona Han Se Kyung.” Woaah,, bikin semua perempuan yang ada di restoran itu cemberut iri.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Yoon Joo datang ke tempat kerja Se Kyung, dia bertanya bagaimana dengan Tommy Hong. Dia berkata kalau Se Kyung sampai terburu-buru mendekatinya lalu ditolak, maka semuanya akan berakhir. “Mendekatinya dengan pekerjaan sampingan? Apa itu masuk akal?”.
“Sudah dimulai.”jawab Se Kyung. Yoon Joo bertanya bagaimana dia melakukannya. Se Kyung hanya tersenyum.
Seung Jo bertemu dengan Tommy Hong dan Tommy Hong mengundang Seung Jo ke acaranya. Seung Jo tidak lupa menanyakan pada Tommy Hong apa dia membutuhkan desainer? Tommy Hong bengong mendengar pertanyaan Seung Jo ini.
Se Kyung memberitahu Yoon Joo informasi apa saja yang dia tahu tentang Tommy Hong, dari desainer favoritnya, artis kesukaannya, sampai kunjungan Tommy Hong ke luar negeri. Juga tentang acara Tommy Hong yang akan mengadakan acara pembukaan museum tas jinjing. Yoon Joo bertanya apa Se Kyung menemukan informasi ini secepat ini?. “Coba ketikan Tommy Hong di web, lalu akan muncul 2700 artikel berita, 2300 gambar dan sekitar 2500 blog, dan 1000 video. Dan aku berencana mengambil 3 pekerjaan sampingan, dan ketiganya termasuk aktivitas Tommy Hong. Kantor dan butik. Aku mau pergi melihat toko baju dn restoran yang dikunjungi Tommy Hong 5 tahun terakhir.” Se Kyung juga bercerita kalau Tommy Hong menyadari namanya, karena dia tahu Tommy Hong adalah seorang vegetarian. Yoon Joo terkesan dengan ‘teman’nya yang satu itu. “Pokoknya, jangan terlalu terburu-buru. Kau terlalu cepat dari yang seharusnya.”saran Yoon Joo.
Seung Jo mencoba ‘menjual’ Se Kyung dengan mengatakan kalau Se Kyung adalah orang yang selalu berusaha keras. Seung Jo meminta Tommy Hong menemuinya. “Tentu saja. Namanya?”tanya Tommy Hong. Seung Jo menyebut nama Han Se Kyung yang membuat Tommy Hong sedikit heran, tapi akhirnya dia menyetujuinya. “Kalau kau menemuinya, tolong bilang padanya kalau aku yang merekomendasikannya untukmu.” Tommy Hong menganggukan kepalanya. Mereka lalu berjabat tangan. Saat itu Tommy Hong melihat gelang anyaman yang dipakai Seung Jo. “Polanya unik. Apa mereknya?”tanya Tommy Hong. Seung Jo menjawab kalau gelang itu buatan tangan, dan dia mendapatkannya sebagai hadiah.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Meskipun sudah keluar dari ruangan Seung Jo, Tommy Hong masih penasaran akan suatu hal. Dia lalu menelfon ayah Seung Jo. Tommy Hong bertanya seklaigus mengkonfirmasi tentang perempuannya Seung Jo.
Tuan Cha (ayah Seung Jo) sedang melihat pembangunan pusat perbelanjaannya saat dia melihat ada bapak-bapak yang sedang mengamuk karena tokonya bangkrut karena pembangunan JK mart. Ya, bapak itu adalah ayah Se Kyung.
“Foto aku saat aku membungkuk.”perintah Tuan Cha pada asistennya. (pencitraan banget nih ayahnya Seung Jo). Ayah Seung Jo mendekati ahjussi dan memperkenalkan diri sebagai presiden Royal Group, dan membungkuk. Orang-orang yang melihatnya mulai bergumam, direktur perusahaan besar membungkuk di depan orang kecil..
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Bawahan tuan Cha melaporkan kalau yang dilakukan tuan Cha tadi sudah masuk internet, dan itu akan berdampak baik buat pembukaan supermarketnya.
Ayah Se Kyung masih berada di kantor Royal Grup, presdir Cha menemuinya. “Kau sudah membuat roti yang lezat selama 30 tahun. Selama itu, kau pasti sudah membuat bisnis roti di areamu bangkrut. Apa bedanya tuan Han, JK Mart dan aku? Kalau kau menjalankan bisnismu sepenuhnya, maka kau seharusnya terus bersaing.” kata presdir Cha.
“Kau tahu tinju kan? Apa pertarungan antara kelas ringan dan kelas berat juga kompetisi? Mencoba menghentikan orang desawa untuk memukul anak-anak, apa itu lelucon?”jawab Tuan Han. “Setiap orang harus bisa bertahan, tak bisakah kita bertahan bersama?”tuan Han semakin emosi.
“Tuan Han, apa kau masih belum mengerti kenapa aku membawamu ke sini? Mari kita bertahan bersama. Kenapa kau tak bekerja denganku?”ajak presdir Cha.
“Apa kau mencoba memanfaatkanku?”.
“Biarkan aku memaanfaatkanmu! Oke!”.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Keesokan harinya adalah pembukaan toko JK mart. Predir Cha memberikan pidato dengan didampingi tuan Han di sebelahnya. ‘Tindakan untuk membantu toko-toko kecil telah dilakukan karena ada perluasan mega-market. Itu disebut White Ballon Project, yang memberikan pekerjaan pada pemilik toko kecil yang berpengalaman dan ahli.’kata salah satu reporter.
Ayah Se Kyung menonton bersama istrinya. Dalam berita itu sepertinya terdengar bagus, pemilik toko kecil diajak bergabung. Tapi itu ternyata hanya kontrak selama satu tahun. Tapi tak ada lagi yang bisa mereka lakukan.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Seung Jo menonton berita itu juga. Seung Jo berkata kalau ayahnya benar-benar ahli membodohi orang. “Membodohi? Tak ada yang ditipu atau menipu. Mereka semua berpura-pura dibodohi. Bahkan jika itu penipuan, buat bagaimana caranya agar tak ada yang bisa dilakukan. Itu karena kau tidak bisa. Belajar! Dan berhenti membuat rumor.” Seung Jo tidak mengerti rumor apa yang ayahnya maksud. “Ku dengar kau menemui wanita? Wanita macam apa dia?”.
“Omong kosong apa ini. Lagipula, apa urusannya denganmu, kalau aku bertemu wanita atau pria?” detik itu juga Seung Jo menutup videocall dengan ayahnya.
Tommy Hong kembali datang ke cafe dan Se Kyung menjamunya. Se Kyung menyajikan kopi tanpa kefein kepada Tommy Hong. Tommy Hong heran bagaimana Se Kyung bisa tahu?
“Karena aku penggemarmu.”jawab Se Kyung. Tommy Hong melihat gantungan ponsel Se Kyung dan bertanya merk apa itu? Se Kyung menjawab kalau dia membuatnya sendiri. Tommy Hong kaget, itu sama dengan pertanyaan tentang gelang tangan Jean Thierry Cha yang merupakan buatan tangan dan hadiah. “Begitukah... ah, kau seorang desainer kan?”. Se Kyung menjawab iya, dan dia heran bagaimana Tommy Hong tahu? Apa dia sudah mencari tahu latar belakangnya? Dalam hati Tommy Hong juga bertanya, apa hubungan Se Kyung dengan Jean Thierry Cha? Tommy Hong bertanya pada Se Kyung, mengapa dia menjadi penggemarnya?
“Tidak mudah seorang desainer lokal bisa jadi sepertimu. Itu menunjukan kemampuan yang luar biasa. Fakta bahwa kau puna koneksi yang luas sebagai desainer lokal membuatku menghormatimu. Aku tak bermaksud apapun. Punya banyak orang yang membantu merupakan suatu berkah.“ Tommy Hong bertanya lagi, apa Se Kyung juga punya orang seperti itu di sekitarnya? Se Kyung berkata, "Ya. Tentu saja, ‘Tommy Hong, itu kau!’kata Se Kyung dalam hati.
‘Jean Thierry Cha?’tanya Tommy Hong, juga dalam hati. “Jika kau lowong di hari minggu, maukah kau datang?” Tommy Hong menyerahkan undangan pestanya.  
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Di dapur, Se Kyung girang sekali melihat undangan Tommy Hong di tangannya.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Tommy Hong menelpon Jean Thierry Cha dan mengabarkan kalau dia sudah bertemu Han Se Kyung. Seung Jo girang tapi sambil jaga image saat menelepon. Setelah telepon ditutup, wajahnya berubah girang bukan main. Dan dia juga punya rencana di pesta Tommy Hong.
Yoon Joo yang diberitahu Se Kyung tentang pesta Tommy Hong merasa cemas. Dia berpikir kalau Se Kyung terlalu cepat. “Kenapa, bukankah ini baik juga untukmu? Kau sehari lebih dekat berjauhan denganku. Jadi, bantu aku. Aku tak pernah ke pesta semacam itu sebelumnya.” Yoon Joo akhirnya menerima permintaan tolong Se Kyung.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Note : perkataan Yoon Joo ini bisa buat masukan juga buat kita. ‘dress code : cocktail chic. Kalau begitu hindari renda, motif dan lipatan garis simple lebih baik. Jadilah seminimal mungkin, warna hitam atau putih. Make-up.. harus terlihat seperti kau tak memakai apapun. Murni.
Se Kyung berhasil mendapatkan busana yang dianjurkan Yoon Joo. Dan berjalan masuk ke ruang pesta.
‘Di sana, tak ada seorangpun yang mengenalmu. Itu artinya tak seorangpun tertarik padamu. Tapi, ada cara untuk menarik perhatian. Pasal 4: jangan gugup, jangan malu..’
‘Cara termudah untuk menarik perhatian di pesta atau rapat adalah: begitu kau tiba, berdiri di pintu masuk sekitar 10 detik. Bagian terpenting adalah punya sikap percaya diri. Ulangi mantra ini. ‘aku sedang menunggu seseorang. Seseorang yang akan menjadi pendampingku.’’
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Se Kyung melakukan semua arahan dari Yoon Joo, dan memang semua mata jadi melihat ke arahnya. Tommy Hong yang menyadari kehadiran Se Kyung langsung mendatanginya. Lalu mengajaknya ke tempat tersajinya minuman. Saat sampanye ada di tangannya, dia teringat perkataan Yoon Joo. ‘Hei! Kau harus melihat sekeliling. Itulah kesalahan yang paling sering wanita lakukan. Melihat gelas seperti melihat berapa banyak yang ada untuk diminum." Yon Joo mencontohkan dengan meminum sampanyenya sedikit. Tommy Hong memperhatikan Se Kyung dengan tanda tanya.
Tommy hong mengajak Se Kyung berkenalan dengan tamunya. Se Kyung menjadi gugup. Yoon Joo : “Kubilang jangan gugup. Kau tahu apa yang paling menyedihkan? Berdiri di sudut dengan kesepian dan gelisah. Jika kau mau sendirian, kenapa kau datang?”. Dengan mantap Se Kyung mengiyakan.
“Sebelumnya caritahu siapa yang akan datang ke pesta dan buat dirimu sebagai database. Nama, pekerjaan, hobi, kegiatan terakhir, bakat spesial dan sebagainya.”
Se Kyung melakukan itu dengan sangat baik, dia berbincang-bincang sangat akrab dengan para tamu. Sesekali dia melirik ke arah Tommy Hong, yang dibalas dengan senyum penuh arti sambil menaikkan alisnya.
Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 4
Jean Thierry Cha datang dan disambut oleh Tommy Hong. Tapi saat tahu kalau Se Kyung juga ada di pesta itu, Seung Jo kebingungan. Dia tidak mau Se Kyung tahu kalau dia adalah CEO Artemis.
“Sekretaris Kim, kenapa datang ke sini?”tanya Se Kyung mengagetkan Seung Jo yang bengong melihat penampilan Se Kyung. Dengan tergagap akhirnya Seung Jo menjawab kalau dia mengantarkan presdir. Mendengar presdir ada di pesta itu, Se Kyung mencari-cari keberadaannya. Dia ingin berterima kasih dan menyapanya. “Menyapa apa? Apa menurutmu tidak ada hal yang lebih baik dibanding menyapamu?”
Ponsel Seung Jo berbunyi. Yang menelponnya adalah supirnya, tapi Seung Jo malah berkata, “Ya, presiden! Ya, ya..” Seung Jo lalu berlalu pergi.
Salah satu tamu Tommy Hong ada yang tertarik dengan Se Kyung, dan mengajaknya berbincang. Tommy Hong memperhatikan Se Kyung dengan seksama.
Tommy Hong menghampiri Se Kyung. “Presdir Jang. Dia orang yang baik kan?”.
“Ya. Kelihatannya kami punya selera yang sama.” Tommy Hong lalu menyerahkan sebuah kunci kamar. “Kudengar kau bilang kau akan sering bertemu presdir Jang.” Wajah Se Kyung mulai berubah. “Di dunia ini, ada beberapa orang baik, kan? Orang seperti presdir Jang dianggap benar-benar cukup hebat.” Dalam hati Se Kyung berkata, “Apa maksudnya? Apa dia sedang mengujiku?”.
“Jujur saja, kau atau aku pada dasarnya tidak diterima di lingkungan ini, kan? Daripada menjadi desainer yang entah kapan akan berhasil, menerima bantuan yang pasti dari orang baik lebih realistis.” Se Kyung tidak mengerti bantuan apa? Tommy Hong tertawa kecil, “Kita hentikan saja sandiwara kita berdua. Kau yang mengatakannya sendiri, bahwa ada orang yang bisa menolongmu. Bukankah kau ingin bertemu banyak orang seperti itu dengan bantuanku?”.
“Jadi, ini..”
“Presdir Jang. Tempat pertemuan berikutmu dengannya. Selamat. Presdir Jang sangat menyukaimu, Se Kyung.”kata Tommy Hong sembari beranjak. “Kalau beritu, ‘orang baik’ yang kau maksud adalah..?” “Sponsor. Bukankah itu yang kau inginkan?”.
“Maaf, sepertinya ada kesalahpahaman. Tolong kembalikan!”.
“Kesalah pahaman? Bukankah kau punya hubungan dengan Jean Thierry Cha? Jika tidak ada, kenapa dia menyarankanmu sebagai desainer? Kau bukannya mencari sponsor? Jika bukan, apa sebenarnya hubunganmu dengan presdir Cha? ”.
“Kau tak akan percaya kalau aku menjelaskannya.” Se Kyung berniat pergi dari situ, tapi Tommy Hong terrtawa seolah dia mengerti, “Maaf aku lupa. Kita harus menyelesaikan harganya dulu. Pertama, presdir Jang menyukaimu. Dan benar semua orang punya selera masing-masing. Bagaimana ini? Apa kita harus mengatur tarif per malam atau..”
Dengan sedikit harga diri yang tersisa, Se Kyung mengambil segelas air yang ada di depannya dan langsung menyiramkannya ke wajah Tommy Hong. Sekarang semua mata tertuju pada mereka berdua. Tommy Hong lalu menyiramkan semangkuk kecil kecap ke wajah Se Kyung (kecapnya cair). Se Kyung tidak ingin membalas. Dia lalu pergi dari tempat itu.
Seung Jo sudah akan pergi dari tempat itu saat melihat Se Kyung yang berjalan di depannya. Seung Jo menghampirinya dan bertanya mengapa dia sdah pergi. Seung Jo melihat wajah Se Kyung yang berantakan dan bernoda kecap. “Apa presiden merekomendasikanku pada Tommy Hong sebagai desainer?”. Seung Jo bertanya apa ada masalah?. “Tolong sampaikan pada presiden, bahwa aku tulus berrterima kasih waktu itu. Dan sampaikan padanya untuk tidak mengkhawatirkanku mulai sekarang. Kenapa orang yang melihat dan bertemu denganku, menolong dan mengkhawatirkanku? Ini juga pertama kalinya aku bertemu orang seperti presiden. Pertama kali dalam hidupku yang tidak terberkati, tidak beruntung.”
“Apa masalahnya?”tanya Seung Jo tak paham. “Bantuan presdir tidak cocok untukku. Ini membuat orang salah paham.”
“Salah paham apa? Apa yang salah paham? Apa kau dengar? Apa Tommy Hong mengatakan sesuatu?”. Se Kyung berkata ini bukan hal yang perlu sekretaris Kim khawatirkan. “Ini bukan aku, tapi presdir yang..”
“Karena itu, beritahu presiden untuk tak mengkhawatirkanku. Aku mohon padamu.” Seung Jo masih belum mengerti sebenarnya ada maslah apa. “Orang sepertiku, berani untuk... kau lihat, kehormatan ini terlalu besar... aku ditanyai, apa aku disponsori oleh presdir Jean Thierry Cha.”kata Se Kyung. “Apa Tommy Hong yang melakukan ini?”tanya Seung Jo.
“Kurasa tanda ini cocok untukku.”jawab Se Kyung.
Seung Jo memandang kepergian Se Kyung sambil menahan marah.
Se Kyung duduk di bangku sambil termenung. Dia mengeuarkan ponselnya ingin menghubungi seseorang, tapi dia tak tahu siapa yang harus dia hubungi. Tiba-tiba Yoon Joo menelponya. Yoon Joo menanyakan apa semuanya berjalan dengan lancar? Sambil menahan air mata yang jatuh, Se Kyung berkata, “Kau benar-benar menakjubkan. Dengan usaha, kau bisa mendapatkan posisi ini. Sekarang kurasa aku mengerti. Melihat kerja kerasmu selama ini, aku benar-benar minta maaf.” Se Kyung bercerita kalau dia ditanyai soal sponsor dan membuatnya jengkel. “Lalu, kau langsung pergi? Bodoh. Hei! Han Se, sadarlah! Kau pikir kau tahu bagaimana perasaanku? Jangan konyol. Kau tidak tahu apapun.”
'Jika kau ingin jadi hitam, hitamlah menyeluruh. Tanpa selembar bulu pun yang tersisa.' Se Kyung mengingat lagi apa yang ditulis Yoon Joo di diary itu.
Tommy Hong yang sudah berganti baju kembali menemui tamu-tamunya. Dia tidak lupa meminta maaf pada presdir Jang. Presdir Jang dengan tenang menyuruh Tommy Hong mencari orang lain. saat menunduk itulah tiba-tiba cairan berwarna coklat membasahi kepala Tommy Hong. Seung Jo menyiram Tommy Hong dengan kecap. “Presiden..”kata Tommy Hong tak mengerti.
Yoon Joo : Hari ini, kau kehilangan kelinci putih terbaik. Dan sekarang tinggal satu cara. Cari kelinci putih lainnya!
Seung Jo : Tommy Hong, kau pernah menonton Ben-Hur kan? Arius muda itu pemarah. Presiden baru Artemis juga punya tabiat yang buruk.
Satu bogem mentah dari Seung Jo melayang tepat ke wajah Tommy Hong.

~Bersambung~
written and image by Ika@pelangidrama
only posted on PelangiDrama
DON'T REPOST TO OTHER SITE OR FP!!!!

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here