[Sinopsis K-Movie] A Werewolf Boy Part 1

5 comments
Sinopsis A Werewolf Boy
=[Sinopsis K-Movie] A Werewolf Boy Part 1=

Annyeonghaseyo...   
Akhirnya selesai juga buat sinopsis part 1, yang ingin baca reviewnya di sini.
Happy Reading^^
Di suatu pagi di sebuah kota terlihat seorang wanita paruh baya tengah sibuk bersiap-siap…. saat semua orang masih pulas terlelap dalam mimpinya. Dibukanya lemari pakaian dan salah satu baju berwarna kuning telur menarik perhatiannya tetapi anehnya wanita tersebut justru mengenakan baju lain.
Dipandanginya wajah yang telah dipenuhi keriput dan tak kencang lagi. Dia menyadari waktu telah merubah segalanya. Duduk di ruang tamu sambil menunggu anggota keluarga lainnya terbangun adalah pilihannya.
Sinopsis A Werewolf Boy
Kim Su Ni, nama wanita tersebut. Warga Korea yang berdomisili di Negara Adidaya Amerika Serikat bersama anak dan menantunya. Rutinitas harian Su Ni bersama keluarga kecilnya di pagi hari adalah sarapan pagi. Di sela-sela makan mereka membicarakan Eun Joo, cucu perempuan di keluarga tersebut yang masih menetap di Korea.
Telepon berdering. Anak perempuan Su Ni mengangkatnya dan si penelepon ingin berbicara dengan Su Ni. Su Ni terlihat terdiam dan wajahnya menunjukkan raut tidak seperti biasanya. Su Ni harus kembali ke Korea dan entah kenapa kembali ke Korea seolah membuka kenangan lama untuknya.
Sinopsis A Werewolf Boy
Eun Joo terlihat sangat senang bertemu dengan Neneknya. Di perjalanan Eun Joo terus saja bercerita tentang kuliahnya dan juga nilai-nilainya yang tak sesuai harapan. Hp Eun Joo berdering dan yang menelepon adalah Ibunya yang ingin berbicara dengan Neneknya. Su Ni mengambil alih pembicaraan dan berkata jika dirinya sudah meminum semua obat sesuai anjuran.
Su Ni menatap rumah yang berdiri kokoh di hadapannya. Rumah yang dulu pernah di tempati dan ditinggalinya bersama Ibu dan adiknya. Rumah yang menyimpan kenangan manis sekaligus pahit untuknya. Rumah yang semula terlihat menakutkan tetapi mengajarkannya banyak arti hidup. Rumah dimana Su Ni menemukan arti mencinta.

=flashback=
47 tahun yang lalu
Hujan deras mengguyur tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat seorang pria menuju sebuah gudang tua yang dihuni beberapa ekor anjing. Tujuannya adalah sebuah pintu yang digembok. Pria tersebut terlihat hampir terjatuh tetapi dia berusaha mengabaikannya dan kembali fokus pada pintu di depannya. Saat semua gembok telah dibuka, si pria tiba-tiba memegangi dadanya dan ambruk ke lantai.
Seorang gadis membuka gudang yang terlihat gelap dan berdebu. Langkahnya kemudian beralih pada beberapa orang yang sibuk memindahkan barang dari atas truk ke dalam rumah. Di antara mereka ada Ibu, adiknya dan beberapa orang tetangga.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni….Dia tidak ingin tinggal diam dan memilih ikut membantu walaupun sang Ibu melarangnya. Penyakit paru-paru yang dideritanya sekarang bukanlah penghalang untuk melakukan suatu pekerjaan. Hal tersebut berlaku saat seorang pria berambut klimis yang sibuk mengoceh tentang dirinya dan tempat tinggalnya daripada membantu Ibu Su Ni mengangkat sebuah lemari buffet. Ckckckck, dialah Ji Tae, pria pemilik rumah yang ditempati Su Ni dan keluarganya sekarang.
Sinopsis A Werewolf Boy
Sebagai ucapan terima kasih atas bantuan tetangga-tetangganya yang baik hati, Ibu Su Ni mengundang mereka makan malam bersama. Pembicaraan pun terjadi di sela-sela makan.
Mulai dari dimana Ayah Su Ni dan Soon Ja sekarang dan dijawab oleh Ibu Suni jika suaminya sudah meninggal setahun yang lalu, berlanjut ke rumah yang ditinggali Su Ni dan keluarganya sekarang.
Rumah yang memiliki banyak kamar dan ukurannya yang lumayan besar ternyata pernah ditinggali seorang pria yang terkesan misterius dan dari gossip yang beredar dia memelihara serigala. Pria tersebut meninggal dunia karena terkena serangan jantung.

Ahjussi tetangga baru Su Ni meminta tolong kepada Su Ni untuk menambahkannya sup. Su Ni bergegas berdiri dan merasa sedikit kesal saat sup mengenai tangannya. Pasca mengambilkan sayur untuk ahjussi Su Ni meminta ijin keluar kepada Ibunya dengan alasan ada beberapa barang yang ketinggalan padahal hal yang sebenarnya terjadi adalah selera makan Su Ni mendadak hilang.
Sinopsis A Werewolf Boy
Pembicaraan kembali berlanjut. Ibu Su Ni menjelaskan alasan kepindahan mereka ke desa karena Su Ni memiliki penyakit paru-paru dan dokter menyarankan agar Su Ni menjalani perawatan di rumah. Pria berambut klimis yang terlihat manja dan tidak turut serta membantu memindahkan barang adalah anak rekan kerja suaminya dan dia jugalah pemilik rumah itu.

Su Ni memandangi gelapnya langit malam. Pandangannya kemudian tertuju pada gitar kesayangannya dan kemudian pada gudang yang gelap dan suram.

Waktunya minum obat dan tidur. Ibu Su Ni membuka sedikit jendela kamar agar udara bisa masuk dan merapikan selimut Su Ni. Lampu yang sudah dimatikan kembali dinyalakan Su Ni begitu Ibunya pergi. Sebuah buku diary dikeluarkannya.
“Bayangan gelap dalam diriku. Keberadaanku tak berarti. Membusuk dan pupus, mati Jiwaku!!!”

Tak terasa air mata membasahi wajah Su Ni. Su Ni merasakan kesepian dan kesedihan yang mendalam. Tidak ada teman dan tempat untuk berbagi. Tiba-tiba Su Ni merasakan sesuatu di belakangnya tepatnya dari luar jendela kamar. Awalnya Su Ni berusaha mengabaikannya tetapi gerakan di luar jendela semakin membuatnya ketakutan.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni berlari sekencang-kencangnya menuju kamar Soon Ja adiknya. Su Ni berusaha membangunkan adiknya tetapi sang adik justru berteriak mengadu kepada sang Ibu jika Su Ni mengganggu tidurnya. Su Ni beralih ke kamar Ibunya dan terdiam saat melihat Ibu tertidur dengan pulas karena kelelahan.

Su Ni memberanikan diri keluar rumah sendirian, berusaha mencari tahu hal apa yang sudah mengganggunya. Sebuah sekop sengaja dibawanya sebagai tameng perlindungan diri.
Entah kenapa langkah Su Ni membawanya menuju gudang dan memberanikan diri membuka sebuah pintu yang terbentang di hadapannya. Sesosok makhluk mengerikan membuat Su Ni gemetaran dan perlahan mundur. Sosok tersebut perlahan mendekati Su Ni dan melompat ke arah Su Ni hingga membuat Su Ni terjatuh dan memekik ketakutan.

Seisi rumah terbangun dan terkejut ketika menyadari Su Ni tak berada dalam rumah. Ibu dan Soon Ja memapah Su Ni dan tak menyadari sepasang mata sedang memperhatikan gerak gerik mereka.
Keesokan harinya
Ibu Su Ni menceritakan hal tersebut pada Nyonya Jeong. Nyonya Jeong menimpali kenapa Ibu Su Ni tak meneleponnya dan menanyakan kondisi Su Ni? Su Ni hanya tersenyum dan tiba-tiba pandangannya menatap sesuatu. Ada yang berdiri di balik tumpukan kayu dan menatapnya.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni memberitahukan hal tersebut kepada Ibunya. Ibu mengambil sapu sebagai perlindungan (terlihat jelas raut ketakutan di wajah Ibu) dan menjorok-jorokkannya ke arah tumpukan kayu meminta sosok aneh tersebut untuk keluar. Bukannya keluar sosok tersebut malah mundur.
Sinopsis A Werewolf Boy
Ibu menurunkan sapunya dan menyangka sosok aneh tersebut adalah hewan liar yang ketakutan.
“ck ck ck ck, ayo kemari” panggil Ibu…

Tiba-tiba sesosok manusia dengan kuku tangan berwarna hitam, rambut awut-awutan dan baju yang terlihat sangat kotor keluar dari tumpukan kayu. Usianya masih muda dan sepertinya seumuran dengan Su Ni.
“bukannya itu manusia?” ucap Su Ni sedikit terkejut
“siapa kamu?” tanya Ibu
Anak tersebut tak menjawab dan malah menatap tumpukan kentang di atas meja yang diberikan Nyonya Jeong kepada Ibu. Ibu seperti bisa membaca pikirannya dan melemparkan sebuah kentang tepat di hadapan anak tersebut. Dengan lahap anak tersebut memakan dan menghabiskannya. Ibu dan Su Ni saling menatap karena anak tersebut tak beranjak pergi setelah menghabiskan sekeranjang kentang.
Akhirnya penemuan anak lelaki aneh dilaporkan ke kantor polisi. Salah satu polisi mengatakan jika anak tersebut mungkin korban perang sedangkan Ji Tae menduga jika anak tersebut hanyalah pengemis. Pada akhirnya Ibu Su Ni merawatnya selama batas waktu yang tak ditentukan.
Sinopsis A Werewolf Boy
Hal pertama yang dilakukan Ibu Su Ni adalah memandikan anak tersebut, hehehe…. Dan selama dimandikan anak tersebut malah tertidur, wkwkwkwk.
Hal ke dua adalah mengajak anak tersebut makan siang bersama. Bukannya makan bersama Su Ni dan Soon Ja, anak tersebut justru melahap semua makanan yang disajikan di atas meja hingga habis dan tak tersisa. Kemarahan Su Ni justru tak dianggapnya, baginya yang terpenting adalah bisa makan.
Sinopsis A Werewolf Boy
Dan saat malam tiba..
Ibu Suni menyiapkan kamar (maklum di rumah mereka sekarang terdapat banyak kamar kosong) dan meminta anak tersebut untuk tidur tanpa menimbulkan suara apapun, tetapi bukannya tidur anak tersebut berjalan ke kanan dan ke kiri terlihat sangat gelisah. Beberapa menit kemudian melompat ke atas meja dan mengaum ke arah munculnya cahaya rembulan.
“Kamu, berhenti membuat suara aneh, kamu harus diam di malam hari! Turun!” teriak Ibu dan memaksa anak tersebut untuk turun. Entah kenapa anak tersebut sangat menurut pada Ibu dan tak membantah sedikitpun.
Sinopsis A Werewolf Boy
Keesokan harinya
Su Ni membuka tumpukan-tumpukan buku dengan sepotong jagung yang asyik di makannya. Ibu muncul dan bertanya kenapa Su Ni tidak makan dan dijawab Su Ni jika dirinya tidak ingin makan bersama anak tersebut. Ibu kembali bertanya kapan Su Ni akan belajar, karena tujuan kepindahan mereka adalah demi kesehatan Su Ni dan agar Su Ni bisa belajar dengan tenang dan kembali dijawab Su Ni jika dirinya akan belajar setelah menemukan buku pelajarannya.

Su Ni menatap tumpukan kardus di hadapannya. Buku-buku pelajarannya terletak di deretan kardus paling bawah dan tentu saja bukan hal yang mudah untuk memindahkan tumpukan kardus yang menindihnya. Su Ni berbalik ke belakang dan yang ada hanyalah anak lelaki aneh yang sibuk dengan pensilnya (pensil milik petugas polisi yang tanpa sengaja dijatuhkan), tidak mungkin Su Ni meminta tolong pada anak tersebut. Mau tak mau Su Ni mencoba dengan segenap kekuatan yang dimilikinya tetapi tetap saja tumpukan kardus tersebut tak mampu dipindahkannya. Su Ni merasakan seseorang berjalan ke arahnya dan benar saja saat Su Ni berbalik anak lelaki yang tidak disukainya berjalan mendekat.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni berteriak menyuruh anak tersebut untuk mundur tetapi bukannya mendengar anak tersebut justru semakin mendekat. Su Ni terjatuh dan berteriak memanggil nama Ibunya meminta pertolongan sambil menjambak rambut anak lelaki yang berniat kurang ajar padanya. Anak tersebut menatap Su Ni dengan tatapan mengejek. Su Ni berusaha mengatur deru nafasnya dan segera menarik kardus tumpukan bukunya dengan cepat. Su Ni terlihat salah tingkah, anak tersebut ternyata berniat menolongnya dan bukannya ingin berbuat kurang ajar padanya. Hehehe
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni menyadari tatapan anak tersebut yang terus menerus memandangi jagung miliknya. Su Ni mengerti dan memberikan sepotong jagung sebagai ucapan terima kasih atas pertolongannya. Anak lelaki tersebut kemudian melengos pergi dan kembali asyik dengan aktifitas awalnya menulis.

Ji Tae muncul dan mulai mengecoh karena rumah masih tampak berantakan dan tak ada seorang lelaki pun yang membantu keluarga Su Ni (sepertinya sindiran). Ji Tae mencoba membantu Su Ni memindahkan kardus yang sempat diangkat anak lelaki, tetapi sayangnya kardus tak bisa diangkat dan Ji Tae akhirnya memilih menyerah.
Su Ni yang kesal dengan kehadiran Ji Tae meminta Ji Tae untuk segera pergi tetapi Ji Tae justru memaksa Su Ni untuk ikut bersama dengannya ke Seoul. Tiba-tiba Ji Tae meringis kesakitan, entah apa yang membuatnya menjadi seperti itu.
Sinopsis A Werewolf Boy
Tatapan tajam anak lelaki yang sekarang tinggal di rumah Su Ni membuatnya memutuskan pergi meskipun sebenarnya dirinya tak ingin. Su Ni hanya berdiri dan tiba-tiba ucapan “terima kasih” meluncur dari bibirnya. Anak lelaki yang selama ini dibencinya sudah menolongnya sebanyak 2 kali hari ini.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni tak lagi pusing dengan cara makan anak tersebut meskipun pada kenyataannya Su Ni belum mau makan satu meja dengannya. Su Ni justru tiba-tiba tertarik untuk mengajari anak tersebut.
“Ensiklopedia Pelatihan anjing peliharaan”.
Keesokan harinya
Su Ni terlihat sibuk memasak kentang. Sesekali pandangannya tertuju pada Ibunya yang juga sibuk dengan kegiatannya sendiri.
“Ibu dimana dia?” tanya Su Ni
“siapa? Cheol Soo?” tanya Ibu balik dan masih fokus dengan kerjaannya
“Cheol Soo?” tanya Su Ni
“Ya. Aku putuskan untuk memanggilnya Cheol Soo, waktu itu Ayahmu menginginkan putra dengan nama Cheol Soo, tapi setelah Soon Ja lahir aku merasa tidak enak meskipun itu bukan kesalahanku” jawab Ibu
“di mana dia?” tanya Su Ni sekali lagi
“Soon Ja membawanya keluar, dia begitu berani”.

Soon Ja bermain dengan 2 teman barunya (Dong Seok dan adiknya Dong Mi) di hamparan padang rumput yang luas. Mereka berlarian dan tiba-tiba salah satu dari mereka, Dong Mi terjatuh dan menangis. Cheol Soo yang melihatnya buru-buru mengangkat Dong Mi dan kembali ikut berlari menyusul Soon Ja (wah, Cheol Soo baik banget ya).
Sinopsis A Werewolf Boy
Soon Ja dan Dong Seok bermain baseball berdua tanpa melibatkan Dong Mi yang pada akhirnya membuatnya menangis karena tidak diajak ikut bermain bersama (sedangkan Cheol Soo sendiri tidak terlalu ambil pusing). Dong Seok membuat Home Run dan giliran bermain kali ini adalah Dong Mi, tetapi dimana Cheol Soo?

Cheol Soo sudah berada di seberang sana dengan bola baseball di mulutnya. Soon Ja dan Dong Seok heran karena lari Cheol Soo sangat cepat dan meminta Cheol Soo melempar bolanya. Tapi apa yang terjadi, Cheol Soo melempar bolanya sangat sangat jauh (maklum kekuatan serigala).
Sinopsis A Werewolf Boy
Tiba-tiba Su Ni muncul. Nafasnya terdengar ngos-ngosan karena berjalan terlalu jauh menyusul adiknya dan Cheol Soo.
“apa yang di kantong Unnie?” tanya Soon Ja penasaran melihat saku kantong Su Ni terlihat menggembung

Su Ni, Soon Ja, Dong Seok dan Dong Mi berdiri di hadapan Cheol Soo.
“Cheol Soo… jika aku bilang tunggu maka jangan makan dan tunggu (Su Ni mengeluarkan kentang dari dalam kantongnya), baik.. tunggu” perintah Su Ni namun Cheol Soo justru melahap habis kentang yang diberikan Su Ni kepadanya. Soon Ja yang bingung dengan tindakan aneh kakaknya memilih pergi melihat kambing yang katanya bisa makan kertas.
“ya,,, jika aku bilang tunggu maka jangan makan, mengerti” ulang Su Ni sekali lagi sedikit kesal.

Su Ni bersiap mengeluarkan kentang dari dalam sakunya dan meminta Cheol Soo untuk menunggu hingga Su Ni memberikannya aba-aba tetapi apa yang terjadi, Cheol Soo justru menyerang Su Ni dan berusaha merebut kentang dari tangan Su Ni hingga mengakibatkan tangan Su Ni berdarah.
Sinopsis A Werewolf Boy
“kamu membuatku tanganku berdarah (Su Ni meringis kesakitan), tetapi kamu melakukannya dengan cukup baik, setidaknya kamu sudah belajar menunggu, mengerti? Sekarang, bila kukatakan makan maka makan” perintah Su Ni. Su Ni menyodorkan kentang pada Cheol Soo dan meminta Cheol Soo menunggu. Su Ni tersenyum senang karena Cheol Soo sudah mengerti dan sebagai balasannya Su Ni mengelus kepala Cheol Soo.
Sinopsis A Werewolf Boy
Saat makan siang pun Cheol Soo melakukannya dengan sangat baik. Keadaan tersebut membuat Ibu dan yang lainnya heran. Su Ni sebagai guru Cheol Soo justru bersikap biasa saja dan meminta yang lainnya untuk kembali makan.

“Aku kehilangan keyakinan dan jatuh ke dalam jurang… mati dan putus asa”.

Su Ni kini tak tertarik lagi menulis di buku diarynya dan lebih tertarik membaca buku ensiklopedia pelatihan anjing.
Sinopsis A Werewolf Boy
Pelajaran selanjutnya terus dilakukan Su Ni, mulai dari mengajar Cheol Soo menggosok gigi (walaupun pada akhirnya Cheol Soo menelan sisa pasta gigi), melipat selimut dan menyimpannya ke dalam lemari, mengikat tali sepatu dan meletakkan piring kotor di wastafel.. hehehe, Cheol Soo selalu menginginkan agar Su Ni mengelus kepalanya setiap kali Cheol Soo melakukan sesuatu hal yang baik dan membuat Su Ni merasa bosan sendiri.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni memotong rambut Cheol Soo tetapi hal tersebut justru membuat Cheol Soo tertidur, hehehe (jadi ingat film The Way Home).

Ibu meminta Su Ni segera bersiap-siap karena mereka akan berangkat ke pasar berbelanja. Cheol Soo memandang lekat ke arah Su Ni berharap bisa diikutkan dalam perjalanan mereka dan Ibu setuju^^

Cheol Soo merasa aneh atau bisa dikatakan penasaran terhadap suasana pasar yang sangat ramai. Suasana yang baru pertama kali ini dirasakannya. Perhatiannya teralihkan secara penuh pada seekor sapi yang baru saja melewatinya dan secara tidak sengaja terpisah dari rombongan.
Sinopsis A Werewolf Boy
Sementara Ibu yang berniat memilihkan baju baru untuk Cheol Soo terkejut saat menyadari Cheol Soo tak berada di dekat mereka. Ibu, Su Ni, Soon Ja mulai panik dan berteriak memanggil nama Cheol Soo. Soon Ja lah yang berhasil menemukan sosok Cheol Soo yang berdiri di penjual jajanan makanan.
Ahjussi penjual makanan memarahi Cheol Soo karena hendak mengambil makanannya tanpa membayar beruntung Ibu muncul dan meminta kepada Ahjussi untuk membungkuskannya satu untuk Cheol Soo dan satu untuk Soon Ja. Sayang karena terlalu kepanasan, Cheol Soo harus meniup-niup bibirnya.
Su Ni mengingatkan Cheol Soo agar jangan kemana-mana tanpa memberitahukan mereka namun perhatian Cheol Soo justru teralihkan pada beberapa orang pekerja yang sibuk memindahkan beberapa batang besi dan beberapa detik kemudian salah satu batang besi tersebut jatuh ke bawah dan menimpa Cheol Soo, Su Ni dan Soon Ja. Semua orang yang berada di pasar terkejut bukan main tak terkecuali Su Ni dan Soon Ja yang perlahan melepaskan diri dari dekapan Cheol Soo yang melindungi mereka. Mereka bukannya terkejut pada jatuhnya batang besi secara tiba-tiba tetapi pada reaksi Cheol Soo yang tak merasakan sakit apa-apa dan bersikap seolah yang barusan saja menimpanya hanyalah sebuah besi permainan.
Ibu segera membawa Cheol Soo ke rumah sakit. Dokter atau bisa dikatakan dukun mulai memeriksa keadaan Cheol Soo dan menyimpulkan jika Cheol Soo hanya menderita luka memar ringan. Ibu sedikit tak percaya dan hal tersebut menyinggung hati sang dokter. Dokter akhirnya memeriksa denyut nadi Cheol Soo untuk pembuktian sekali lagi dan raut wajahnya seketika berubah (sepertinya dokter tak merasakan denyut nadi Cheol Soo). Pada akhirnya Dokter menyarankan agar mereka membawa Cheol Soo ke rumah sakit sesuai keinginan Ibu, wkwkwkwk.
Sinopsis A Werewolf Boy
Soon Ja sibuk membagikan permen kepada Dong Mi, Dong Seok dan Cheol Soo. Sementara di dalam rumah Su Ni terus saja mencuri pandang dan berharap Soon Ja mengajaknya untuk bergabung bersama.
Cheol Soo terpana pada pot yang berisi tanaman pemberian Dong Mi.

“ini kacang, bila dia disiram dia akan tumbuh” ucap Dong Mi. Su Ni ikut memperhatikan tanaman Cheol Soo. Keinginannya untuk diajak bergabung bersama Soon Ja dan teman adiknya berserta Cheol Soo akhirnya terwujud.

Hal yang pertama kali mereka lakukan adalah melihat kambing yang bisa memakan kertas dan menirukan suara kambing. Tiba giliran Su Ni, semua tertawa tak terkecuali Cheol Soo, hehehe…
Lanjut ke permainan sepak bola. Dimana-mana bola sepak kan ditendang, Cheol Soo justru memegangnya dengan tangan. Soon Ja mengajari Cheol Soo jika bola sepak seharusnya ditendang bukannya dipegang tetapi apa yang terjadi Cheol Soo justru menendangnya terlalu jauh.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni dan yang lainnya bermain hingga sore hari. Tibalah saat mereka harus berpisah dan kembali ke rumah masing-masing. (Lucu, dengar Ibu Su Ni dan Nenek Dong Mi… mereka cukup berteriak “waktunya makan” dan semuanya bergegas pulang, hehehe… jadi ingat film animasi Caroline)

Waktunya makan malam
Su Ni mengajarkan Cheol Soo cara makan dengan menggunakan sumpit. Awalnya terasa sulit bagi Cheol Soo tapi dengan usaha yang gigih Cheol Soo bisa melakukannya. Sementara Soon Ja meminta kepada ibunya untuk membelikannya bola kasti karena bola kepunyaannya tanpa sengaja dilempar Cheol Soo hingga ke kandang kambing. Soon Ja juga bertanya sampai kapan Cheol Soo akan tinggal di rumah mereka? Pertanyaan Soon Ja membuat Su Ni terus menerus menatap Cheol Soo, entah kenapa hatiya terasa berat untuk berpisah dengan Cheol Soo padahal dulu Su Ni sangat membenci Cheol Soo.
Ji Tae akhirnya kembali dari Seoul bersama dengan seorang gadis. Kondisinya yang tengah mabuk dan sibuk berbicara dengan gadis disampingnya membuatnya tanpa sengaja menabrak kandang kambing. Ji Tae mengumpat dan menyalahkan gadis yang duduk disampingnya karena sedaritadi mengajaknya ngobrol. Ucapannya seketika terhenti saat menyadari sosok seseorang yang berdiri tak jauh dari mobilnya, dialah Cheol Soo.

Keesokan harinya
Su Ni membuka jendela dan mendapati Cheol Soo sedang menyirami tanaman pemberian Dong Mi dengan hati-hati. Su Ni memanggil Cheol Soo ke dalam rumah.
Sinopsis A Werewolf Boy
Pelajaran hari ini adalah menulis. Cheol Soo berusaha mengikuti huruf yang tertulis di buku meskipun pada akhirnya hasil tulisan Cheol Soo belum terlalu bagus. Su Ni selanjutnya meminta Cheol Soo untuk mengikutinya berbicara tetapi yang terjadi Cheol Soo hanya memandangi Su Ni hingga membuat Su Ni salah tingkah.

Pandangan Cheol Soo tiba-tiba teralih pada sebuah benda yang diletakkan di sudut kursi. Entah karena penasaran atau mungkin merasa lelah berlatih menulis Cheol Soo terus memandangi benda tersebut.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni duduk di atas sofa dengan sebuah gitar di pangkuannya. Walaupun Su Ni sudah lama tidak memainkan gitar tersebut tetapi Su Ni akan mencoba memainkannya di hadapan Cheol Soo.

Senar dipetik dan Cheol Soo merasa terkejut karena benda yang sedaritadi diperhatikannya mengeluarkan suara yang sangat merdu terlebih suara merdu Su Ni yang mampu menghipnotisnya.

♪ Aku menunggu sepanjang malam ♪
♪ Hingga matahari terbit di jendela ♪
♪ Karena ketika pagi datang ♪
♪ Aku bisa bertemu dengannya ♪
♪ Terima kasih, sudah menungguku ♪
♪ Terima kasih, sudah melihat mataku ♪
♪ Terima kasih, pangeranku tersayang ♪
♪ Untuk muncul di depanku ♪

Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni mengakhiri pertunjukan kecilnya. Cheol Soo mendekati Su Ni dan mengelus kepala Su Ni seperti yang biasa dilakukan Su Ni disaat dirinya melakukan suatu hal yang baik. Su Ni merasa malu dan beranjak berdiri ketika mendengar bunyi dering telepon.
Su Ni berusaha mengabaikan telepon yang baru saja diterimanya. Telepon dari kantor daerah yang mengabarkan jika mereka sudah menemukan tempat yang tepat untuk Cheol Soo.
Sinopsis A Werewolf Boy
Su Ni lebih memilih bermain dengan Cheol Soo. Su Ni mengambil sebuah hanbok dari lemari dan meminta Cheol Soo untuk memakainya. Su Ni tertawa senang, tertawa bahagia melihat Cheol Soo memakai Hanbok. Bukannya bertambah ganteng, penampilan Cheol Soo kali ini benar-benar mengundang gelak tawa siapapun yang melihatnya terlebih ketika Su Ni mendandani Cheol Soo dan Cheol Soo hanya terdiam dan pasrah. (Ngakak liat scene ini, wkwkwkwk)

Tapi…
Suara Ibu yang baru saja pulang mengagetkan Su Ni. Su Ni terkejut bukan main dan mengajak Cheol Soo untuk segera bersembunyi. Su Ni tidak mungkin keluar dengan tampang yang berantakan…. Ternyata selain mendandani Cheol Soo, Su Ni juga mendandani dirinya sendiri.
Sinopsis A Werewolf Boy
Pulangnya Soon Ja, kedatangan Dong Mi, Dong Seok serta Nenek mereka yang membawa ubi semakin memperparah keadaan. Terlebih tempat Su Ni memilih untuk bersembunyi adalah kamar Ibunya yang saat ini pintunya sedang terbuka lebar dan posisi mereka menghadap keluar pintu.
Cheol Soo yang memiliki indera penciuman yang tajam apalagi menyangkut soal makanan mulai mengintip dari balik tempat persembunyian dan keberadaannya disadari Dong Mi yang bergegas mendekatinya guna memberikannya ubi. Alhasil keberadaaan Su Ni dan Cheol Soo ketahuan Ibu dan yang lainnya, wkwkwkwk….
Sinopsis A Werewolf Boy
Cheol Soo hanya duduk menunggu di kursi.. entah apa yang ditunggunya sementara Ibu dan Soon Ja sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Pintu di depan Cheol Soo terbuka, Su Ni keluar dalam kondisi baru saja selesai mandi. Su Ni tersenyum malu pada Cheol Soo dan tanpa menunggu aba-aba Cheol Soo bergegas mengikuti Su Ni.
“tunggu” ucap Su Ni dan bergegas masuk ke dalam kamar.
Cheol Soo hanya berdiri di luar dan sesekali mondar mandir. Beberapa detik kemudian Cheol Soo memutuskan tidur di depan pintu kamar Su Ni. Sementara Su Ni sendiri di balik selimut tak henti-hentinya memandangi pintu kamarnya. Su Ni bangun dan menarik kasur serta selimutnya mendekat ke pintu. Ah So Sweet….

Sebuah mobil berhenti di depan kediaman keluarga Su Ni. Ji Tae turun dan berjalan dalam keadaan sempoyongan menuju rumah Su Ni (Ji Tae sedang mabuk). Entah apa yang akan dilakukannya di saat semua penghuni rumah sedang tertidur.
Sinopsis A Werewolf Boy
Langkah Ji Tae membawanya menuju kamar Su Ni. Kunci rumah berada di tangannya termasuk kunci kamar Su Ni, secara Ji Tae adalah pemilik rumah yang ditempati Su Ni dan keluarganya sekarang. Sepasang mata memperhatikannya dan terlihat tidak senang dengan apa yang sedang dikerjakan Ji Tae.
Saat Ji Tae hendak membuka kamar Su Ni, Su Ni lebih dulu membuka pintu kamarnya…
“apa yang kamu lakukan tengah malam begini?” tanya Su Ni membuka pembicaraan. Saat ini dirinya dan Ji Tae berada di pekarangan.
“Hei, sudah berapa kali kukatakan jangan bicara dengan nada tinggi. Gadis ini tak tahu cara berterima kasih. Pertama, ayo pergi bersama akan kubelikan kamu sesuatu hal yang enak (Su Ni melirik ke arah mobil Ji Tae. Ji Tae tak sendiri…)” ajak Ji Tae. Ji Tae sedang di bawah pengaruh alkohol.
Su Ni berbalik dan itu artinya pertanda menolak namun Ji Tae tentu saja tak tinggal diam dan menarik pergelangan tangan Su Ni dengan paksa.
“ayolah, mari kita bicara” ucap Ji Tae.

Tepat di belakang Su Ni, Cheol Soo terlihat berusaha menahan amarah. Su Ni meminta Cheol Soo untuk tetap diam dan tak melakukan apa-apa tetapi sikap Ji Tae dan tingkah kasarnya pada Su Ni dan kemunculan semua teman-temannya membuat Cheol Soo tak mampu menahan lagi amarahnya. Dalam waktu sekejap Cheol Soo akhirnya berubah menjadi manusia serigala.
=BERSAMBUNG=

Part selanjutnya aku serahkan kepada rekan duet mautku Ari^^
Bye bye...

Written &Image : Dewi Rf [Blog|Facebook]
Posted Only : pelangidrama.net
DON'T REPOST TO OTHER SITE!!!!!!!!!!!!
HARGAI KERJA KERAS PENULIS!!!

5 Responses so far.

  1. wahh salah ambil bagian kayaknya aku, ini kocak bikin ketawak ngakak lha bagianku ngabisin persedian tissue ya #eh wkwkwkwkkwkw

    pas Su Ni dandanin Cheol Soo ngakak guling2 ntu hahahaha

  2. Anonim says:

    keren sinopnya. .

    d tggu part 2nya

  3. Anonim says:

    seru bgt ni film! Chemistry park bo young sama song jong ki dapet bgt. Tapi ini ceritanya suni sama choel soo umur brp ya? Kok kayaknya masih remaja bgt..

  4. Anonim says:

    Aaaa.. Song Jong Ki cute bgt dsini.. ><

    Mnta link lanjutannya donk ka.. Ak pnasaran akhirannya sperti apa..
    •♔τ̲̅н̲̅a̲̅и̲̅κ̲̅ч̲̅o̲̅u̲̅♔• Ya ka..

    *ak newbie dsini.. :)

  5. huhuhuhuhu,, pengen nonton ini ga kesampaian mulu hiks,,the next part

Leave a Reply

RULES BERKOMENTAR:
*Jangan lupa Like dan ReTweet Postingan di atas.
*Gunakan bahasa sopan.
*Sertai nama dalam berkomentar.
*Sebelum tanya episode selanjutnya, lihat dulu INDEX Sinopsis, bila belum ada, harap bertanya baik-baik.
*Kami akan sangat menghargai komentar berupa support dan kritik yang membangun demi perbaikan kualitas Pelangi Drama

 
Pelangi Drama © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger . Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here